• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Saat Dunia Memperketat Standar, Indonesia Memilih Memperkuat Biosekuriti

Sekar Sari by Sekar Sari
2 Juli 2026
in Nasional
69 0
Badan Karantina Indonesia (Barantin) saat audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

Badan Karantina Indonesia (Barantin) saat audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

534
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Di tengah semakin ketatnya persyaratan perdagangan global, Indonesia memilih menjawab tantangan dengan memperkuat sistem biosekuriti nasional. 

Bagi pemerintah, keamanan hayati bukan lagi sekadar instrumen pengawasan, melainkan fondasi untuk menjaga kepercayaan pasar internasional sekaligus memastikan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di tingkat global. 

Komitmen tersebut ditegaskan Badan Karantina Indonesia (Barantin) dalam audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha guna menghadirkan sistem perdagangan yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing nasional. 

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan bahwa pemerintah tengah melakukan transformasi besar terhadap paradigma layanan karantina. Jika sebelumnya karantina sering dipersepsikan sebagai tahapan administratif yang memperlambat arus perdagangan, kini fungsi tersebut diarahkan menjadi instrumen strategis yang melindungi investasi, menjaga kualitas komoditas, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk Indonesia. 

“Negara harus hadir memberikan kepastian bagi dunia usaha. Biosekuriti bukan hambatan perdagangan, melainkan jaminan mutu yang meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia. Semakin kuat sistem biosekuriti kita, semakin besar pula peluang ekspor nasional berkembang,” tegas Karding. 

Sebagai wujud nyata transformasi tersebut, Barantin telah mengintegrasikan seluruh layanan karantinanya ke dalam National Logistic Ecosystem (NLE) melalui Indonesia National Single Window (INSW). Integrasi ini berhasil menyederhanakan proses layanan, mengurangi duplikasi dokumen, mempercepat proses di pelabuhan, serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi perhatian dunia usaha. 

Namun, menurut Karding, peran pemerintah tidak berhenti pada penyederhanaan birokrasi. Barantin juga mengambil langkah aktif menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi eksportir Indonesia di pasar internasional. Salah satu contohnya adalah penanganan persoalan ekspor sarang burung walet yang sempat mengalami penangguhan sementara oleh General Administration of Customs of China (GACC). 

Alih-alih menyerahkan persoalan tersebut kepada pelaku usaha, pemerintah melakukan investigasi ilmiah melalui pengujian laboratorium menggunakan metode ICP-MS untuk mengidentifikasi penyebab tingginya kandungan aluminium pada produk. 

Kajian tersebut menghasilkan temuan penting bahwa kandungan aluminium bukan berasal dari air maupun lingkungan alami, melainkan akibat gesekan produk dengan material bangunan berupa dinding beton dan papan kayu di rumah walet. 

Berbekal temuan tersebut, Barantin bersama asosiasi eksportir segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) skrining bahan baku, memperkuat sistem ketertelusuran (traceability), sekaligus melakukan diplomasi teknis dengan otoritas karantina Tiongkok agar kepercayaan terhadap produk Indonesia dapat segera dipulihkan.

“Kami menyelesaikan persoalan berdasarkan data ilmiah, bukan asumsi. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya mengawasi, tetapi juga hadir mendampingi pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan ekspor Indonesia,” ujar Karding.

Kolaborasi tersebut turut tercermin dari kinerja ekspor nasional yang tetap menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026. Komoditas kelapa sawit beserta turunannya masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai ekspor mencapai Rp32,03 triliun. 

Di sektor perkebunan, kopi biji mencatatkan nilai ekspor Rp6,9 triliun, sedangkan pinang biji mencapai Rp2,9 triliun. Di sektor hewan, sarang burung walet tetap menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia dengan nilai ekspor mencapai Rp3,6 triliun.

Sementara itu, komoditas udang dan tuna terus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam perdagangan hasil perikanan dunia. Selain mendukung kelancaran ekspor, Barantin juga terus menjalankan fungsi perlindungan terhadap sumber daya hayati nasional. 

Sepanjang semester pertama tahun ini, pengawasan karantina berhasil mencegah masuk dan keluarnya berbagai komoditas berisiko yang berpotensi membawa hama dan penyakit lintas negara, sehingga mampu menghindarkan Indonesia dari potensi kerugian ekonomi hingga ratusan miliar rupiah. 

Melalui kolaborasi yang semakin erat bersama APINDO, asosiasi eksportir, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Barantin optimistis Indonesia mampu memperkuat posisinya sebagai preferred hub komoditas biologis di kawasan Asia Tenggara. 

Pemerintah menegaskan bahwa daya saing ekspor tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume produksi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan sistem biosekuriti yang kredibel, layanan publik yang cepat, serta kepastian regulasi yang memberikan rasa aman bagi dunia usaha. 

Dengan semangat tersebut, Barantin akan terus memperkuat pelayanan, memperluas kolaborasi, dan memastikan setiap produk Indonesia yang memasuki pasar global membawa standar mutu yang mampu bersaing sekaligus membanggakan nama bangsa.

Jurnalis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: BarantinBerita Jakarta Terkinijakarta
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Rembang Siapkan Embung Irigasi untuk Petani, Anggarannya Rp250 Juta

Next Post

720 Siswa Kurang Mampu di Blora Terima Bantuan Pendidikan Jelang Tahun Ajaran Baru

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Plt Kepala Karantina Jateng Riswan memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah, Senin (17/8/2026). (Dok. Barantin)

Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

by Redaksi
17 Agustus 2026
505

SEMARANG, Harianmuria.com – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) menggaungkan semangat kemerdekaan untuk memperkuat kedaulatan hayati melalui pengawasan komoditas pertanian, perikanan, dan produk...

Kementerian UMKM dan Barantin Terbitkan Dokumen Ketelusuran Produk Ekspor | Harianmuria

Kementerian UMKM dan Barantin Terbitkan Dokumen Ketelusuran Produk Ekspor

by Redaksi
16 Agustus 2026
513

PANGKALPINANG, Harianmuria.com — Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) menerbitkan dokumen ketelusuran (traceability) komoditas unggulan daerah, sebagai syarat wajib dimiliki pelaku UMKM untuk mengekspor produk."Inilah yang...

Ekspor Lada Putih Bangka Belitung Tembus Rp148,9 Miliar, Ini Catatan Barantin | Harianmuria

Ekspor Lada Putih Bangka Belitung Tembus Rp148,9 Miliar, Ini Catatan Barantin

by Redaksi
16 Agustus 2026
511

BANGKA TENGAH, Harianmuria.com — Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyebutkan tren ekspor lada putih atau "Muntok White Pepper" Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama 2026 terus mengalami peningkatan, sehingga dapat...

Tembus Pasar AS, Karantina Sulawesi Selatan Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan Kakap dan Kerapu | Harianmuria

Tembus Pasar AS, Karantina Sulawesi Selatan Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan Kakap dan Kerapu

by Redaksi
13 Agustus 2026
535

MAROS, Harianmuria.com — Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) mengawal proses pengiriman 17,5 ton produk perikanan unggulan menuju pasar Amerika Serikat. Pengawasan...

Load More

BERITA UTAMA

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
509
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
527
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
529
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dibuka Bupati Kendal, Juwero Food Festival Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Triharjo

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Antusiasme Balap Tinggi, Blora Diwacanakan Punya Sirkuit Dragbike Permanen

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Gubernur Anwar Hafid Minta Forum Pemuda Sulteng Jadi Motor Pembangunan Daerah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Festival Menjadi Gresik Ajak Warga Cintai Kota Lewat Seni dan Kuliner

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dalam Suluk Maleman edisi 165, Anis Ba'asyin ingatkan penguasa bahwa rakyat bukan musuh, melainkan raksasa tidur yang bisa meledak jika ketidakadilan terus terjadi.

Suluk Maleman Edisi 165: Rakyat bukan Musuh

22 September 2025
549
Kudus, salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah. (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah

3 November 2022
2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya