REMBANG, Harianmuria.com – Kabupaten Rembang akan menjadi salah satu daerah yang mendapat layanan angkutan rintisan antarprovinsi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada 2027.
Rute yang direncanakan akan menghubungkan Kecamatan Lasem dan Kecamatan Pamotan di Kabupaten Rembang dengan Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo, mengatakan program tersebut telah masuk dalam perencanaan Kementerian Perhubungan karena merupakan layanan lintas provinsi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Karena lintas provinsi itu kewenangan Kementerian Perhubungan. Itu sudah masuk di perencanaan Kementerian Perhubungan,” ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurut Purnomo, Kabupaten Rembang tidak termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sehingga tidak memperoleh layanan transportasi darat khusus berupa bus atau shuttle berpendingin udara yang menghubungkan pusat kota dengan destinasi wisata.
Meski demikian, layanan angkutan rintisan yang disiapkan diperkirakan akan menggunakan armada bus Damri.
Sebagai bentuk kesiapan menyambut program tersebut, Dishub Kabupaten Rembang mulai melakukan pemeliharaan dua terminal, yakni Terminal Lasem dan Terminal Pamotan.
“Kita antisipasi dengan pemeliharaan Terminal Lasem sama Pamotan,” katanya.
Meski trayek Lasem-Jatirogo saat ini masih tersedia, Purnomo mengakui jumlah penumpangnya masih sangat minim.
Oleh karena itu, kehadiran angkutan rintisan dari pemerintah pusat diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus menghidupkan kembali layanan transportasi umum di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid











