KUDUS, Harianmuria.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memimpin langsung kegiatan korve di kawasan Jalan R. Agil Kusumadya, Jumat, 26 Juni 2026. Bersama jajaran pemerintah dan masyarakat, ia membersihkan aliran sungai mulai dari perempatan Rumah Sakit Mardirahayu hingga depan Kantor PLN Kudus.
Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00 hingga 08.00 WIB itu diawali dengan langkah sederhana. Sam’ani berjalan kaki dari kediamannya menuju lokasi sebelum bergabung dengan peserta korve untuk membersihkan sungai.
Aksi gotong royong tersebut meliputi pengerukan sedimentasi, pengangkutan sampah menggunakan truk sampah, pemangkasan tanaman liar di sepanjang bantaran sungai, hingga penyiraman tanaman penghijauan.
Pantauan di lokasi menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi. Para peserta bahu-membahu mengangkat sampah dan membersihkan endapan lumpur yang memenuhi aliran sungai. Banyaknya sampah yang berhasil diangkut menjadi gambaran masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Di sela kegiatan, Bupati Sam’ani mengaku prihatin karena masih banyak ditemukan sampah di aliran sungai. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
“Kita harus saling peduli dan merawatnya. Kalau bukan kita, siapa lagi. Dimulai dengan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah rumah tangga, dan tidak membuang sampah ke sungai,” ujarnya.
Ia menegaskan, kebersihan sungai menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Sebab sampah dan sedimentasi yang menumpuk dapat menghambat aliran air sehingga memicu genangan di sejumlah wilayah.
“Kalau sungainya bersih, aliran air menjadi lancar sehingga potensi banjir juga bisa diminimalkan. Karena itu, menjaga sungai harus menjadi kebiasaan kita bersama,” katanya.
Sam’ani juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan korve tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Alhamdulillah antusiasme peserta pagi ini sangat bagus. Mereka bersemangat membersihkan sungai ini dan sekitarnya,” tambahnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Sekar











