• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 25, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Nelayan Rembang Dibekali Pengetahuan Baca Cuaca, Tingkatkan Keselamatan Melaut

ulfa puspa by ulfa puspa
22 Juni 2026
in Rembang, News
69 1
Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

536
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Nelayan dan masyarakat pesisir di Kabupaten Rembang mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Selama SLCN berlangsung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan materi seputar kondisi cuaca maritim, karakteristik gelombang laut, hingga cara mengakses dan memanfaatkan informasi cuaca yang disediakan BMKG secara daring sebagai dasar dalam menentukan waktu melaut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Mochammad Sofyan Cholid, mengatakan program SLCN sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi nelayan.

Menurutnya, kemampuan membaca informasi cuaca dapat membantu nelayan menyusun perencanaan melaut dengan lebih tepat, sehingga biaya operasional dapat ditekan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di laut.

“Ini bisa mengurangi biaya operasional. SLCN ini juga untuk keselamatan nelayan. Pemerintah daerah juga berpikir bagaimana nelayan ini selamat melalui perlindungan asuransi dengan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk peran pemerintah,” ujarnya.

Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah Raharjo, menegaskan bahwa informasi meteorologi maritim memiliki peran penting bagi kehidupan nelayan. Selain mendukung keselamatan, informasi cuaca juga dapat meningkatkan efektivitas aktivitas penangkapan ikan.

Menurutnya, nelayan yang memahami informasi cuaca akan lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem maupun gelombang tinggi sehingga risiko kecelakaan saat melaut dapat ditekan.

“Informasi cuaca maritim tidak hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan karena aktivitas melaut menjadi lebih efektif,” katanya.

Achadi mengapresiasi dukungan Pemkab Rembang yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir terus diperkuat agar informasi cuaca semakin mudah diakses dan dimanfaatkan oleh para nelayan.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, mengatakan Kabupaten Rembang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan SLCN karena memiliki jumlah nelayan yang besar dengan aktivitas perikanan yang tinggi.

Menurutnya, hingga kini masih banyak nelayan yang mengandalkan pengalaman maupun tanda-tanda alam dalam memperkirakan kondisi cuaca.

Karena itu, melalui program ini BMKG bersama pemerintah berupaya membiasakan nelayan menggunakan informasi cuaca resmi sebagai acuan sebelum melaut.

“Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, kami ingin nelayan semakin terbiasa menggunakan informasi resmi dari BMKG sehingga dapat melaut dengan lebih aman dan terencana,” ujarnya.

Harmusa menambahkan, BMKG saat ini telah menyediakan layanan informasi cuaca maritim secara real time yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Informasi tersebut diharapkan mampu membantu nelayan menentukan waktu keberangkatan, membaca kondisi perairan, hingga mengurangi risiko kecelakaan laut.

Program edukasi serupa, lanjutnya, akan terus digelar di berbagai daerah pesisir lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas literasi cuaca bagi masyarakat nelayan.

“Harapan kami, setelah mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, para nelayan tidak lagi hanya mengandalkan insting atau tanda-tanda alam, tetapi juga memanfaatkan informasi cuaca resmi dari BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan saat melaut. Dengan begitu, keselamatan meningkat, biaya operasional lebih efisien, dan hasil tangkapan nelayan juga dapat lebih optimal,” tutup Harmusa.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita RembangBMKGkabupaten rembangNelayan Rembangrembang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

KP2MI Gandeng IOM Beri Pelatihan Pendamping Nasional Desa Migran EMAS

Next Post

Gempa di Sigi Sulteng, Pemerintah Data Rumah Terdampak dan Siapkan Huntara

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com – Sejumlah kerusakan di Pasar Pamotan menjadi perhatian Bupati Rembang Harno saat berkeliling pasar tradisional tersebut pada Senin, 24 Agustus 2026. Harno menemukan sejumlah bagian bangunan...

Desa Gambiran Rembang Dinilai Berkinerja Baik Cegah Risiko Stunting Lewat KUPASTI

Desa Gambiran Rembang Dinilai Berkinerja Baik Cegah Risiko Stunting Lewat KUPASTI

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
516

REMBANG, Harianmuria.com – Desa Gambiran, Kecamatan Pamotan akan mewakili Kabupaten Rembang sebagai desa yang berkinerja baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tingkat Provinsi Jawa Tengah....

Pati Raya Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, BMKG Imbau Antisipasi Krisis Air

Pati Raya Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, BMKG Imbau Antisipasi Krisis Air

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
515

CILACAP, Harianmuria.com – Wilayah Pati Raya masuk daerah berstatus awas terhadap potensi kekeringan meteorologis dengan curah hujan rendah pada dasarian III Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

Jateng Bersholawat, Ahmad Luthfi Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana di NTT-Sumatra

by ulfa puspa
24 Agustus 2026
517

SEMARANG, Harianmuria.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, serukan solidaritas masyarakat terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan hingga Sumatra. Seruan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jateng Bersholawat...

Load More

BERITA UTAMA

Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

Sudah Beroperasi 20 Tahun, Sejumlah Kerusakan Pasar Pamotan Rembang Jadi Sorotan

24 Agustus 2026
524
Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

Warga Kaliwungu Kendal Sambut Maulid Nabi dengan Tradisi Weh-wehan

22 Agustus 2026
519
Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

Rekonstruksi Historis Libatkan Para Ahli, DPRD Sambut Positif Perubahan Hari Jadi Kudus

21 Agustus 2026
542
Blora Terima Bantuan Rp19,7 M Revitalisasi 31 Sekolah Tahap Satu 2026

Blora Terima Bantuan Rp19,7 M Revitalisasi 31 Sekolah Tahap Satu 2026

21 Agustus 2026
767

TRENDING HARI INI

  • Batik Pramesti Khas Kendal Masuk 12 Besar Wastra Batik Terbaik Nasional

    Batik Pramesti Khas Kendal Masuk 12 Besar Wastra Batik Terbaik Nasional

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Karnaval Pembangunan Tutup Rangkaian Peringatan HUT ke-81 RI di Rembang

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Bupati Arief Kenalkan Kuliner dan Beras Organik Blora ke Gubernur Bengkulu

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bupati Rembang Pastikan Usulan Perbaikan Jalan Lewat IJD Masuk ke Pemerintah Pusat

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Perokok dalam rumah jadi tantangan terbesar menuju capaian PHBS rumah tangga di Blora.

PHBS di Blora Capai 90,38 Persen, Perokok dalam Rumah Jadi Tantangan Terbesar

16 Juli 2025
572
Dinkes Grobogan Jelaskan Soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan

Dinkes Grobogan Jelaskan Soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan

6 April 2026
605

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya