JEPARA, Harianmuria.com – Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia melakukan kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Jepara guna mengenal lebih dekat perkembangan industri kerajinan dan UMKM daerah. Kunjungan tersebut disambut oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, di Aula Lantai 2 Galeri Dekranasda Jepara, pada Kamis, 4 Juni 2026.
Penyambutan diawali dengan peragaan busana yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya perajin binaan Dekranasda Jepara. Produk-produk yang dipamerkan meliputi fesyen berbahan tenun Troso, batik khas Jepara, hingga berbagai kerajinan yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat.
Komisaris Independen Bank Jateng, Darsono, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk mengenal lebih dekat perkembangan sektor kerajinan dan UMKM di Jepara.
Menurutnya, berbagai produk yang ditampilkan menunjukkan kualitas yang baik dan memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas.
“Kami melihat potensi industri kreatif Jepara sangat luar biasa. Produk-produknya memiliki ciri khas dan nilai tambah yang kuat. Kami berharap sektor perbankan dapat terus berperan dalam mendukung pengembangan usaha melalui akses pembiayaan maupun program pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Darsono menambahkan, kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana sektor ekonomi kreatif mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, menyambut baik kunjungan FKDK sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan industri kerajinan dan UMKM di Jepara.
Ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan, sangat penting untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat daya saing produk.
“Kehadiran rombongan menjadi penyemangat bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk terus berkarya. Kami berharap kerja sama dan kolaborasi yang terjalin dapat membuka lebih banyak peluang bagi pengembangan industri kreatif Jepara,” kata Laila.
Sebagai bentuk penghargaan, Dekranasda Kabupaten Jepara menyerahkan cendera mata kepada perwakilan rombongan FKDK yang diterima langsung oleh Darsono.
Setelah acara penyambutan, para tamu diajak mengunjungi Gerai Dekranasda untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk unggulan hasil karya perajin lokal. Rombongan tampak antusias mengamati beragam kerajinan yang dipamerkan.
Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke Museum R.A. Kartini. Di lokasi tersebut, para peserta memperoleh informasi mengenai perjalanan hidup dan perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan serta kesetaraan bagi perempuan Indonesia.
Rangkaian kegiatan berlanjut ke Sentra Ukir Mulyoharjo, tempat para tamu menyaksikan secara langsung proses pembuatan ukiran khas Jepara yang telah dikenal hingga pasar internasional. Kunjungan ditutup di Sentra Tenun Troso untuk melihat aktivitas produksi kain tenun yang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Jepara.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid











