KENDAL, Harianmuria.com – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Muslimat NU Kendal, Niken Larasati Benny Karnadi, mengajak kaum perempuan di Kabupaten Kendal untuk meneladani semangat RA Kartini dalam menjalani kehidupan modern.
Menurut Niken, perempuan masa kini dituntut untuk memiliki ketangguhan, pendidikan, serta kemandirian agar mampu berkontribusi positif di lingkungan sosial.
“Kita harus semangat belajar untuk menjadi perempuan yang maju, mandiri, tangguh, berpendidikan, dan menebar kemanfaatan bagi seluruh umat. Perempuan juga harus percaya diri untuk terjun ke masyarakat dan berani melakukan pekerjaan yang menantang. Perempuan memiliki hak dalam segala hal selama itu merupakan hal yang positif,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
Selain mendorong pemberdayaan, Niken juga menegaskan sikap tegasnya terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama yang terjadi dalam lingkup rumah tangga.
“Saya paling tidak sepakat adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bagaimanapun, kekerasan itu tidak dibenarkan,” tegasnya.
Sebagai upaya konkret, pihaknya telah membentuk program Paralegal Muslimat NU yang berfungsi memberikan pendampingan bagi korban kekerasan maupun ketidakadilan. Program ini tersebar di tiap kecamatan di Kendal dan bekerja sama dengan lembaga bantuan hukum.
“Kita akan membuka ruang bagi mereka untuk bercerita atau melaporkan kekerasan yang mereka alami. Muslimat kita punya paralegal di masing-masing kecamatan. Jadi ketika ada kasus kekerasan kita akan lakukan pendampingan. Dan kita juga kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum,” ungkap Niken.
Di sisi lain, Niken juga menyoroti fenomena perempuan yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri, sementara suami tidak bekerja. Ia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketimpangan peran dalam rumah tangga.
“Saya kurang sepakat karena ini ketidakadilan bagi perempuan. Saya banyak menerima laporan istrinya kerja di luar negeri, suami dikirimi uang tapi uangnya digunakan untuk hal-hal yang positif,” sambungnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memperluas peluang kerja bagi perempuan di Kendal, sehingga mereka tidak perlu bekerja ke luar negeri demi menopang ekonomi keluarga.
“Jadi mereka tidak harus meninggalkan keluarga mereka. Semoga terbuka ruang kerja yang luas di Kabupaten Kendal untuk perempuan. Dan kami dari Muslimat dan PKK juga aktif memberikan pelatihan-pelatihan bagi perempuan untuk bisa membuka usaha sendiri dan menjadi perempuan mandiri,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid











