• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

199 Wilayah di Rembang Rawan Bencana, Pemkab Bentuk Destana

ulfa puspa by ulfa puspa
16 April 2026
in Rembang, News
72 1
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, dalam acara penilaian ketangguhan desa program Desa Tanggap Bencana pada Rabu, 15 April 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, dalam acara penilaian ketangguhan desa program Desa Tanggap Bencana pada Rabu, 15 April 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

561
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menggenjot penilaian ketangguhan desa dalam upaya mempercepat pembentukan desa tangguh bencana (Destana. Dari total 199 desa yang masuk kategori rawan bencana, baru 33 desa yang telah terbentuk.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, mengatakan penilaian dilakukan melalui program Desa Tanggap Bencana dan Penilaian Ketangguhan Desa (PKD).

“Hari ini dilakukan penilaian. Dari 199 desa rawan bencana, baru 33 yang sudah terbentuk. Sisanya kita dorong melalui penilaian ini,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.

Hasil penilaian ketangguhan desa tersebut akan diketahui dalam waktu dekat.

“Hari ini masih proses. Kemungkinan minggu depan sudah keluar hasilnya,” imbuhnya.

Dalam penilaian itu, desa akan dikelompokkan ke dalam tiga level ketangguhan, dari kategori rendah hingga utama. Indikator penilaian mencakup kesiapsiagaan infrastruktur, regulasi di tingkat desa, hingga alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana.

“Kalau masih rendah, harus segera dibentuk dan ditingkatkan. Ini soal kesiapsiagaan,” tegasnya.

Hanies menambahkan, target pemerintah daerah dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) adalah seluruh desa rawan bencana dapat terbentuk menjadi desa tangguh dalam kurun waktu 3 sampai 6 tahun ke depan.

“Kita mulai tahun ini, bertahap. Yang belum harus segera menyusul,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah kabupaten, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, pusat, sampai masyarakat dan dunia usaha, semua punya tanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Rembang, M. Luthfi Hakim, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam kesiapsiagaan bencana.

“Kita tidak bisa sendiri. Harus ada kolaborasi, koordinasi, dan sinergitas,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh elemen, mulai dari relawan, masyarakat, akademisi hingga media, perlu dilibatkan dalam sistem penanggulangan bencana.

“Yang penting saat kejadian, masyarakat tidak panik. Kita tahu harus berbuat apa, lalu dikoordinasikan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa potensi bencana tersebar di seluruh wilayah Rembang.

“Di 14 kecamatan semuanya ada desa rawan. Totalnya 199 desa sesuai kajian risiko bencana,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangdesa rawan bencanaDesa Tangguh Bencanakabupaten rembangrembang
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Harga Bahan Pangan Naik, Dapur MBG di Blora Gandeng UMKM Lokal

Next Post

Pemkab Blora Segera Buka Seleksi JPTP 4 Kepala Dinas Usai Dapat Izin BKN

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
581

REMBANG, Harianmuria.com – Pembangunan Embung Kaliombo di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang ditarget rampung akhir tahun 2026. Sementara itu progres pembangunan hingga Oktober mencapai 77 persen atau...

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
526

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
525

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
545

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi seorang perempuan yang takut atau fobia komitmen karena gamophobia. (Freepik/Harianmuria.com)

Mengenal Gamophobia, Fobia Komitmen yang Bikin Kamu Takut Nikah

1 Desember 2022
705
ILUSTRASI: Jeruk Pamelo yang sering dikira sama dengan jeruk bali. (Facebook/Harianmuria.com)

Sering Dikira Sama, 8 Perbedaan Jeruk Pamelo Khas Pati dengan Jeruk Bali

23 September 2022
3.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya