BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora membuka seleksi jabatan pimpinan tinggi ratama atau jabatan kursi kepala dinas di empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini diisi pelaksana tugas (Plt).
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan saat ini terdapat enam kursi jabatan OPD yang masih diisi oleh Plt, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan), Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (Dinas Dalduk KB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Bupati Arief menjelaskan untuk pengisian jabatan kepala dinas tersebut memerlukan proses hingga izin dari Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI).
“Izin BKN turun kemarin, dan tadi malem saya minta ke BKPSDM. Begitu izin BKN turun untuk mengumumkan seleksi terbuka, untuk pengisian JPT, kepala dinas,” terangnya, Kamis, 16 April 2026.
6 Jabatan Kepala Dinas Kosong, DPRD Blora Desak Penataan Pejabat Definitif
Namun, pengisian jabatan kepala dinas tidak dilakukan seluruhnya. Pemkab Blora akan membuka seleksi di empat OPD, masing-masing Dinrumkimhub, DPUPR, Sekwan, dan BPBD.
“Yang dua menyusul, tahapan berikutnya akan puteran. Istilahnya kami akan cari yang kompeten itu kepala dinas lain. Kita tempatkan di Dalduk KB dan Bapperida,” sambung Bupati.
Bupati telah melakukan rotasi hingga pengisian jabatan kepala dinas yang kosong pada awal tahun 2026, yaitu BPPKAD dan Dindukcapil, sementara dua lainnya staf ahli bupati.
Dalam seleksi JPTP, Pemkab Blora akan melibatkan Mabes Polri dan tiga perguruan tinggi (PT) yaitu UNS Surakarta, Unissula Semarang, dan IAI Khozinatul Ulum Blora.
Sekda Blora dan kepala Dinrumkimhub Rembang juga akan terlibat dalam proses seleksi terbuka JPTP Pemkab Blora.
“Karena memang mensyaratkan harus ada pejabat JPTP dari tempat lain,” katanya.
Banyak Jabatan Kosong di Pemkab Blora Diisi Plt, Masa Jabatan Diduga Lampaui Batas
Bupati Arief berkomitmen dalam pengisian JPTP Blora akan berjalan transparan, tanpa ada mahar atau jual beli jabatan sehingga proses seleksi dijalankan sesuai kemampuan peserta.
“Proses-proses itu sesuai kemampuan dan kompetensi yang ada,” ujarnya.
Sedangkan untuk kekosongan di eselon 3 dan eselon 4 akan dilakukan pada tahap berikutnya. Pasalnya pengisian serupa harus mendapatkan restu dari BKN RI.
“Kami sudah menyiapkan untuk pengisian berikutnya, step by step (langkah demi langkah). Minggu-minggu ini akan kita usulkan ke BKN,” katanya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











