• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Cuaca Ekstrim Diprediksi Terjadi Hingga 22 Januari 2022

Aklis Ahmad by Aklis Ahmad
19 Januari 2022
in News
64 4
Ilustrasi ( Istimewa I harianmuria.com)

Ilustrasi ( Istimewa I harianmuria.com)

522
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan adanya potensi peningkatan curah hujan di Provinsi Jawa Tengah. Cuaca ekstrim tersebut diprediksi terjadi hingga 22 Januari 2022 mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengungkapkan, 96.8% wilayah di Indonesia sudah memasuki musim hujan pada Desember 2022. Sehingga periode puncak musim hujan diprediksikan umumnya terjadi pada periode Januari 2022.

Sementara itu, lanjutnya, dari hasil analisis dinamika atmosfer diidentifikasi adanya potensi sirkulasi siklonik di selatan Jawa dan Australia bagian utara. Hal itu dapat membentuk pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Indonesia. “Terutama di bagian selatan ekuator yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah,” ujar Sutikno, Selasa (18/1).

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan untuk periode 16-22 Januari 2022 berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sutikno mengungkapkan, hujan yang terjadi dapat disertai kilat dan angin kencang.

Lebih lanjut, pihaknya memaparkan wilayah-wilayah di Jawa Tengah yang mengalami cuaca ekstrim tersebut. Pada 18 Januari 2022 cuaca ekstrim terjadi di Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten/Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Grobogan, Pati, Rembang, Blora, Cilacap, Kebumen, Purworejo.

“Kemudian terjadi juga di Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri,” jelasnya.

Kemudian untuk 19 Januari 2022 cuaca ekstrim terjadi di Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten/Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Grobogan, Pati, Rembang, Blora, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri.

Selanjutnya 20 Januari 2022 terjadi di Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten/Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Grobogan, Pati, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri.

“Tanggal 21 Januari 2022 cuaca ekstrim terjadi di Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Salatiga, Boyolali, Klaten, Wonogiri,” imbuhnya.

Terakhir, 22 Januari 2022 cuaca ekstrim terjadi di Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Pemalang, Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten Semarang, Blora, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim pada periode tersebut. Sebab berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

“Terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Jadi harus meningkatkan kewaspadaan,” tandasnya. (Lingkar Network I harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: CUACAEKTRIM
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Batik Lasem Resmi Mendapatkan Hak Cipta

Next Post

Jalan Tlogowungu-Lahar Masuk Prioritas Perbaikan Tahun 2022

Aklis Ahmad

Aklis Ahmad

Berita Terkait

Warga Semarang Diminta Waspadai Demam Menggigil, Dinkes: Tak Bisa Dikaitkan dengan Cuaca

Warga Semarang Diminta Waspadai Demam Menggigil, Dinkes: Tak Bisa Dikaitkan dengan Cuaca

by utia
13 Oktober 2026
528

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai demam disertai menggigil, serta tidak menganggapnya sebagai keluhan biasa akibat perubahan cuaca.  Kepala Dinas...

Waspada, 2 Jalan di Blora Ini Rawan Pohon Tumbang saat Hujan Lebat

Waspada, 2 Jalan di Blora Ini Rawan Pohon Tumbang saat Hujan Lebat

by Sekar Sari
21 November 2024
547

BLORA, Harianmuria.com - Hujan lebat yang kerap disertai angin puting beliung sering menerpa wilayah Kabupaten Blora. Warga diminta berhati-hati saat melintasi jalan yang dikanan dan kiri ditumbuhi pepohonan...

Produksi Hio Swa ( Dupa Bakar ) Terkendala Cuaca

Produksi Hio Swa ( Dupa Bakar ) Terkendala Cuaca

by Aklis Ahmad
24 Januari 2022
528

SEMARANG, Harianmuria.com- Cuaca ekstrim di Jawa Tengah. Hal itu merupakan salah satu dampak dari puncak musim penghujan. Salah satu yang paling merasakan perubahannya yakni pembuat hio swa di...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

20 Oktober 2022
4.5k
Ilustrasi bendera berwarna merah, simbol dari hubungan yang redflag. (Freepik/Harianmuria.com)

Red Flag dalam Hubungan, Apakah Itu? Kenali Tanda-Tandanya

30 November 2022
880

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya