• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Rembang, 2 Jam Sudah Ludes

ulfa puspa by ulfa puspa
6 Maret 2026
in Rembang, News
67 2
Warga mengantre mendapatkan sembako murah di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Rembang pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Warga mengantre mendapatkan sembako murah di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Rembang pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

529
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Rembang begitu tinggi. Baru dibuka pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi,ratusan paket bahan pokok bersubsidi langsung diserbu warga hingga nyaris habis dalam waktu sekitar dua jam.

Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dintanpan Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, mengatakan kegiatan tersebut juga terhubung melalui telekonferensi dengan Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh daerah yang menggelar program serupa.

“Jadi hari ini Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang mengadakan acara GPM serentak se-Jawa Tengah. Ada 35 kabupaten yang melaksanakan secara bersamaan dan kita juga mengikuti zoom bersama yang dihadiri Bapak Gubernur Jawa Tengah,” ujarnya.

Gerakan pangan murah juga dikolaborasikan dengan program gerakan pangan murah dari APBD Kabupaten Rembang yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejumlah komoditas penting dijual dengan harga subsidi, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.

“Produk yang kita subsidi antara lain beras, minyak, gula, bawang merah, bawang putih dan cabai. Ini memang komoditas yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Bahkan sejak pukul 07.00 WIB masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasar.

Dintanpan Rembang menyiapkan sekitar 500 paket bahan pangan. Namun, tingginya minat warga membuat sebagian komoditas cepat habis.

“Tadi sangat ramai sekali, masyarakat sudah antre sejak jam tujuh pagi. Kita sediakan 500 paket dan sepertinya masih kurang karena pengunjungnya sangat banyak. Yang habis lebih dulu itu minyak dan gula, kemudian sekarang beras juga hampir habis,” ungkap Ajeng.

Untuk menjaga pemerataan, pembelian dibatasi dengan sistem menggunakan KTP. Setiap satu KTP maksimal dapat membeli dua item per komoditas.

Misalnya minyak goreng maksimal dua liter per orang, beras dijual dalam kemasan 5 kilogram sehingga satu KTP bisa membeli maksimal 10 kilogram. Sementara bawang merah, bawang putih, dan cabai dijual per setengah kilogram.

Harga yang ditawarkan pun cukup jauh di bawah harga pasar. Beras misalnya, dari harga pasar sekitar Rp67.500 per 5 kilogram dijual hanya Rp58.000. Telur yang di pasar berkisar Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram dijual Rp27.000 per kilogram.

Minyak goreng yang biasanya dijual Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter ditawarkan Rp14.000 per liter. Sedangkan gula pasir yang di pasaran mencapai Rp17.500 dijual Rp16.000 per kilogram. Untuk bawang merah, bawang putih dan cabai disubsidi sekitar Rp4.000 dari harga pasar.

Ajeng menambahkan, secara umum harga sejumlah komoditas saat ini mulai mengalami penurunan, meski beberapa masih relatif tinggi seperti telur yang masih berada di atas Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, salah satu warga Rembang, Winarsih mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut. Meski sudah mengantre, ia tidak mendapatkan semua kebutuhan karena sebagian sudah habis.

“Ini sangat membantu masyarakat. Walaupun tadi sudah antre, tapi beberapa barang sudah habis duluan karena memang banyak yang beli,” ujarnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangGerakan Pangan Murahkabupaten rembangpangan murahrembang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Stok MinyaKita di Pasar Sidomakmur Blora Langka Sejak Awal Ramadhan

Next Post

Kandang Ayam di Mejobo Kudus Tuai Protes Pihak Sekolah dan Warga

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
572

REMBANG, Harianmuria.com – Pembangunan Embung Kaliombo di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang ditarget rampung akhir tahun 2026. Sementara itu progres pembangunan hingga Oktober mencapai 77 persen atau...

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
526

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
525

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
544

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Omah Jadoel Patiayam: Wisata Nostalgia di Kudus dengan Nuansa Tempo Dulu

Omah Jadoel Patiayam: Wisata Nostalgia di Kudus dengan Nuansa Tempo Dulu

24 Mei 2025
749
Ilustrasi wanita berhijab. (Freepik/Harianmuria.com)

Bahaya! Pemakaian Hijab yang Salah Bisa Bikin Kepala Botak, Berikut Tips Menurut Ahli

10 September 2023
639

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya