SEMARANG, Harianmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mengingatkan pentingnya menyosialisasikam kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
Saleh menyatakan hal tersebut dalam merespons rencana pemerintah mengganti LPG menjadi Dimethyl Ether (DME) untuk keperluan sehari-sehari. Peralihan LPG ke DME ini diproyeksikan dimulai tahun 2026.
“Sosialisasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan. Seperti sebelumnya ketika LPG hadir menghapus penggunaan minyak tanah,” ungkapnya.
Sosialisasi akan mempermudah masyarakat mengetahui perbedaan LPG dan DME serta manfaatnya, sehingga tetap merasa aman dan tenang ketika menggunakannya.
“Jadi, ketika program pemerintah itu dijalankan, masyarakat sudah lebih siap menghadapi dan menerima kebijakan energi baru itu serta beradaptasi,” terangnya.
Sebagai informasi, pemerintah akan mengalihkan penggunaan LPG ke DME untuk menekan impor LPG. DME merupakan bahan bakar berasal batu bara kalori rendah yang dinilai bersifat ramah lingkungan, tidak merusak ozon, dan bisa menggunakan infrastruktur tabung LPG eksisting. (Adv)












