GROBOGAN, Harianmuria.com – Api abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan masih padam hingga Senin, 2 Februari 2026.
Sebelumnya Api Abadi Mrapen dilaporkan pada sejak Kamis, 1 Januari 2026. Kondisi tersebut membuat pengelola wisata memasang pemberitahuan bahwa objek wisata dalam proses penanganan dan perbaikan.
Menurut keterangan petugas pengelola wisata menduga padamnya Api Abadi Mrapen disebabkan salah satu dari dua aliran gas tertutup endapan lumpur. Akibatnya, gas tidak dapat keluar ke permukaan sehingga api tidak bisa menyala.
Kondisi tersebut masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta menentukan langkah teknis yang diperlukan agar api dapat kembali menyala seperti semula.
Menyikapi peristiwa tersebut, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah berencana meninjau Lokasi objek wisata Api Abadi Mrapen pada Selasa, 3 Februari 2026.
Staff Bidang Energi ESDM Jateng, Rifqy, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Api Abadi Mrapen masih padam. Guna memastikan penyebabnya pihaknya akan turun langsung ke lapangan.
“Kita baru akan cek lokasi, sehingga belum bisa memberikan kesimpulan pasti penyebabnya,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.
Rifqy mengatakan belum dapat memastikan penyebab padamnya api abadi tersebut sebelum mengecek langsung di Lokasi.
“Bisa jadi (ada sumbatan), permasalahan ada disaluran ya. Tapi belum bisa pastikan,” ucapnya.
Sedangkan untuk pengelolaan objek wisata api abadi Mrapen saat ini kewenangan berada di Dinas Pariwisata.
“Apakah masih dibuka atau tidak itu kewenangan di Dispora, kita hanya tehnis saja,” pungkasnya.
Jurnalis: Hanafi
Editor: Ulfa











