REMBANG, Harianmuria.com – Koperasi Desa Merah Putih Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber menjadi gerai pertama yang selesai dibangun di Kabupaten Rembang.
Bahkan, di tingkat Korem 073 Makutarama Salatiga, Kopdes Merah Putih Kedungasem menjadi yang paling awal menyelesaikan pembangunan.
Kepala Desa Kedungasem, Zulianah, mengatakan pembangunan Kopdes Merah Putih di desanya memakan waktu sekitar tiga bulan. Proses pembangunan dimulai pada 17 Oktober 2025 dan selesai tepat pada 17 Januari 2026.
“Pembangunan KDMP di desa kami kebetulan masuk gelombang pertama, sehingga bisa selesai lebih awal,” ujar Zulianah saat ditemui pada Jumat, 30 Januari 2026.
Meski bangunan telah rampung, Zulianah menyebut pengisian barang serta operasional koperasi belum bisa dilakukan. Pemerintah desa masih menunggu petunjuk teknis dan arahan dari pihak terkait di tingkat atas.
“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut, terutama terkait pengoperasian dan pengisian barang,” jelasnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Kedungasem, Serda Andi Teguh Sarwono, mengungkapkan bahwa selama proses pembangunan sempat terjadi kendala, khususnya pada pemasangan atap akibat keterlambatan material.
“Memang sempat terkendala, tapi pihak desa dan pelaksana bisa mengejar waktu, sehingga pembangunan tetap selesai sesuai target,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih Kedungasem menjadi yang pertama selesai di seluruh jajaran Korem 073 Makutarama.
“Betul, ini KDMP pertama yang selesai di jajaran Makutarama,” tandasnya.
Bangunan Kopdes Merah Putih Kedungasem dilengkapi dengan berbagai fasilitas, yakni bangunan toko, gudang, apotek, hingga dua kamar mandi. Total luas lahan mencapai sekitar 34 meter ke samping dan 44 meter ke belakang, dengan luas bangunan sekitar 600 meter persegi atau berukuran 30 x 20 meter.
Terkait jadwal peresmian dan operasional, Serda Andi menyebut hingga kini belum ada kepastian. Pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Kodim Rembang maupun satuan di atasnya.
“Kapan dibuka secara resmi, kami masih menunggu instruksi lebih lanjut,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











