REMBANG, Harianmuria.com – Rumah BUMN Rembang yang berlokasi di halaman sisi barat Taman Kartini kini tampil dengan wajah baru. Mulai tahun 2026, fasilitas pendamping UMKM tersebut resmi bertransformasi menjadi toko oleh-oleh khas Kabupaten Rembang.
Koordinator Rumah BUMN Rembang, Achmad Ghufron Nurrosyid, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mendongkrak penjualan produk UMKM lokal.
“Sejak berdiri pada 17 Agustus 2020 atau sekitar 4,5 tahun lalu, Rumah BUMN lebih berfungsi sebagai galeri display produk. Sekarang kita ubah menjadi toko oleh-oleh. Tampilan ruangan, rak produk, semuanya kita perbarui,” terang Ghufron, Selasa, 27 Januari 2026.
Pria yang akrab disapa Ipong itu menjelaskan transformasi Rumah BUMN bertujuan mendorong pemasaran produk UMKM asli Rembang agar lebih dikenal luas, khususnya oleh masyarakat dan wisatawan yang melintas di jalur Pantura.
“Kita ingin semakin nge-push produk dari teman-teman UMKM. Sekarang jumlah produknya semakin banyak, mencapai ratusan item. Dan yang penting, semua produk asli Rembang, tidak ada titipan dari luar daerah,” tegasnya.
Seiring perubahan konsep tersebut, jam operasional Rumah BUMN Rembang juga diperpanjang. Jika sebelumnya hanya buka pukul 08.00–17.00 WIB, kini Rumah BUMN melayani pengunjung hingga malam hari.
“Sekarang buka setiap hari, Senin sampai Minggu, mulai jam delapan pagi sampai jam sepuluh malam. Lokasinya strategis, berada di pinggir jalur Pantura, sehingga sangat mudah dijangkau,” terangnya.
Tak hanya mengunggulkan kelengkapan produk, Rumah BUMN Rembang juga berani menjamin harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan tempat lain.
“Kami memastikan harga produk di toko oleh-oleh Rumah BUMN menjadi yang termurah di Kabupaten Rembang,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











