REMBANG, Harianmuria.com – Wakil Bupati Rembang, Hanies Cholil Barro’, membuka Expo Pendidikan atau Edufair di Balai Kartini pada Selasa, 27 Januari 2026. Edufair mempertemukan pelajar kelas XII dengan berbagai perguruan tinggi serta pilihan pendidikan lanjutan.
Wabup Hanies menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemkan berkomitmen memberikan dukungan konkret melalui berbagai skema beasiswa.
Skema beasiswa ini khususnya diberikan kepada anak-anak keluarga kurang mampu, tetapi berprestasi, agar tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, program ini sekaligus upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
“Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Rembang yang ingin mengenyam pendidikan tinggi,” ujarnya.
Wabup mengatakan upaya pemerintah tersebut sudah menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Rembang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2026, IPM Rembang tercatat mencapai 73,1 persen, naik satu digit dan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.
Meski demikian, Wabup mengakui bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya memuaskan.
Tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi, khususnya di daerah perdesaan.
Untuk menjawab tantangan itu, Pemkab Rembang mengusung visi besar “Satu Desa, Minimal Satu Sarjana”, yang sebelumnya dikenal dengan konsep “Satu Desa Satu Sarjana”.
“Visi ini bukan sekadar soal jumlah sarjana, tetapi tentang harapan besar agar setiap desa memiliki anak muda terdidik yang mampu kembali ke desanya dan menjadi penggerak kemajuan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran generasi muda terdidik di desa diharapkan dapat berkontribusi di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi, pertanian, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan.
Melalui Edufair ini, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap para siswa mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai pilihan pendidikan lanjutan, sekaligus termotivasi untuk melanjutkan studi demi masa depan pribadi, desa, dan daerahnya.
“Anak-anak Rembang harus berani bermimpi besar. Pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membangun Rembang yang lebih maju,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











