BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan pada Forum Nasional Evaluasi Program Kesehatan yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, pada 26–28 November 2025.
Kinerja Unggul dari Perencanaan hingga Pelaporan
Subkoordinator Seksi Promkesda Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Nanik Sri Mulyaningsih, menjelaskan bahwa pemerintah pusat menilai Blora berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam pemanfaatan dana BOK, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
Menurutnya, seluruh tahapan dinilai efektif, akuntabel, serta berdampak nyata pada peningkatan layanan dasar kesehatan.
“Indikator yang mengantarkan Blora menjadi daerah terbaik antara lain optimalisasi perencanaan dan penyerapan anggaran di seluruh Puskesmas,” jelas Nanik, Minggu, 30 November 2025.
Program Prioritas Kesehatan Meningkat Signifikan
Banyak capaian yang menjadi penilaian penting, antara lain imunisasi dasar lengkap, layanan kesehatan maternal, percepatan penurunan stunting, serta pemerataan kegiatan promotif dan preventif hingga tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, pelaporan kegiatan yang transparan dan tepat waktu serta penguatan kolaborasi lintas sektor – termasuk dukungan pemerintah desa dan kader kesehatan – memperkuat penilaian positif terhadap Blora.
Nanik menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Blora. Menurutnya, penghargaan ini tidak mungkin diraih tanpa kerja sama seluruh lini.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tenaga kesehatan, mulai dari Puskesmas, bidan desa, hingga kader Posyandu. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan
Pemkab Blora menegaskan akan mempertahankan prestasi tersebut dengan memperkuat layanan dasar kesehatan, memperluas program promotif dan preventif, serta memastikan pemanfaatan Dana BOK tetap tepat sasaran dan berdampak nyata.
“Dengan raihan ini, Blora dinilai mampu menerapkan tata kelola anggaran kesehatan yang transparan, efektif, dan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tambah Nanik.
Forum Nasional Evaluasi Program Kesehatan 2025 diikuti sekitar 800 peserta, terdiri dari Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten/kota terpilih, serta jejaring Labkesmas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan Primer dan Komunitas 2025 dengan tema “Mewujudkan Akses Pelayanan Kesehatan Primer dan Labkesmas Berkualitas”.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki











