• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemerintah Aceh Sampaikan Update Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

Basuki by Basuki
1 Desember 2025
in News
70 1
Pemerintah Aceh merilis update terbaru penanganan darurat bencana hidrometeorologi 2025, sebanyak 441.842 warga terdampak dan 207.017 mengungsi.

Sekda Aceh M. Nasir. (Dok. Pemerintah Aceh/Harianmuria.com)

546
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BANDA ACEH, Harianmuria.com – Pemerintah Aceh melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menyampaikan perkembangan terkini terkait penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Update tersebut disampaikan pada rapat koordinasi lanjutan yang digelar di Sekretariat Posko Tanggap Darurat, Minggu, 30 November 2025.

441.842 Warga Terdampak, 207 Ribu Mengungsi

Berdasarkan data resmi yang dihimpun hingga Minggu pukul 13.00 WIB, Pemerintah Aceh mencatat jumlah masyarakat terdampak mencapai 441.842 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat 80 orang meninggal dunia, 330 orang mengalami luka berat, 1.284 orang luka ringan, dan 71 orang masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, jumlah pengungsi yang tersebar di berbagai lokasi mencapai 207.017 jiwa yang kini ditampung di 229 titik pengungsian di seluruh wilayah. Pendataan terus dilakukan oleh posko kabupaten/kota untuk memastikan akurasi sehingga memudahkan penanganan lanjutan.

Sekda menjelaskan bahwa kondisi air di sebagian besar wilayah terdampak sudah mulai surut. Meskipun demikian, ia mengatakan endapan lumpur akibat banjir memerlukan penanganan tambahan agar proses evakuasi dan pembersihan dapat berjalan maksimal.

Bantuan Logistik via Laut dan Udara

Terkait distribusi logistik, Pemerintah Aceh mengonfirmasi bahwa bantuan melalui jalur laut yang diberangkatkan sebelumnya telah mendarat di Pelabuhan Krueng Geukueh pada Minggu sore. Sementara itu, wilayah yang masih terisolir juga telah menerima bantuan melalui jalur udara, termasuk di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tamiang.

Selain itu, Nasir turut melaporkan adanya kendala distribusi komoditas pertanian di Aceh Tengah. Ia menjelaskan bahwa 11.000 hektare lahan cabai yang telah memasuki masa panen belum dapat dibawa keluar akibat akses yang masih terbatas.

Untuk itu, Pemerintah Aceh telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar pesawat yang digunakan untuk menyalurkan bantuan logistik dapat digunakan juga untuk memuat hasil panen cabai tersebut agar bisa dibawa keluar dari daerah terdampak.

Fokus Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Terkait masa tanggap darurat yang ditetapkan selama 14 hari, Nasir menegaskan bahwa periode ini harus digunakan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi, mulai dari logistik, pelayanan kesehatan, evakuasi, hingga pemulihan konektivitas.

Ia menambahkan bahwa setelah tahap tanggap darurat selesai, pemerintah akan beralih pada fase pemulihan dan rehabilitasi yang lebih komprehensif.

“Selama 14 hari ini kita pastikan semua masyarakat kita sehat, selamat, dan tidak kekurangan suatu apa pun. Akses logistik dan kesehatan juga harus benar-benar menjangkau mereka yang terdampak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nasir juga menyoroti urgensi penanganan hewan yang terdampak bencana. Ia memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk segera melakukan evakuasi bangkai hewan agar tidak menimbulkan dampak kesehatan dan penyakit menular bagi masyarakat.

Sementara itu, BNPB menyampaikan bahwa distribusi bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara secara keseluruhan telah menjangkau seluruh wilayah terdampak, meskipun jumlahnya masih terbatas. BNPB mendorong agar kabupaten/kota dapat menyampaikan data kebutuhan secara rinci agar penyaluran dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

Pemerintah Aceh merilis update terbaru penanganan darurat bencana hidrometeorologi 2025, sebanyak 441.842 warga terdampak dan 207.017 mengungsi.
Rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Minggu, 30 November 2025. (Dok. Pemerintah Aceh/Harianmuria.com)

Perkuat Koordinasi Lintas Lembaga

BNPB juga terus berkoordinasi dengan BASARNAS untuk menambah jumlah personel ke wilayah-wilayah terisolir guna mempercepat proses evakuasi. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) turut menegaskan bahwa mobilisasi logistik akan terus dilakukan setiap hari guna memastikan tidak ada bantuan yang menumpuk di posko dan semuanya tersalurkan kepada masyarakat secara tepat sasaran.

Adapun terkait perkembangan pemulihan komunikasi, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh melaporkan bahwa perangkat Starlink telah dikirimkan ke beberapa wilayah terdampak seperti Bener Meriah dan Takengon untuk memperlancar koordinasi, mengingat layanan komunikasi konvensional masih belum pulih sepenuhnya.

Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan BPBA, BNPB, TNI-Polri, serta seluruh SKPA dan lembaga terkait demi mempercepat evakuasi, pemulihan akses, dan penyaluran bantuan hingga kondisi di seluruh wilayah terdampak benar-benar pulih seutuhnya.

Sekda juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terjerumus pada informasi yang belum jelas kebenarannya.

Sumber: Pemerintah Aceh
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir acehbencana acehbencana hidrometeorologi acehBNPBtanggap darurat
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Ketum JMSI Hadiri Gala Dinner & Kick-Off HPN 2026: Momentum Perkuat Sinergi Insan Pers

Next Post

APBD Blora 2026 Disetujui, Pendapatan Daerah Dipatok Rp2,22 Triliun

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Petugas menggiring para tersangka korupsi dana siap pakai kebencanaan BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). (Yoga/Harianmuria.com)

Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Tahan 5 Tersangka Termasuk Adik Kepala BNPB Suharyanto

by Redaksi
14 Oktober 2026
520

JAKARTA, Harianmuria.com – Lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi ditahan Komisi...

Sestama BNPB Rustian mengenakan masker dan masuk ke taksi setelah meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 14 Oktober 2026. (Yoga/Harianmuria.com)

Kena OTT KPK, Sestama BNPB Rustian Tak Jadi Tersangka dan Diperbolehkan Pulang

by Redaksi
14 Oktober 2026
518

JAKARTA, Harianmuria.com – Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian meninggalkan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanpa ditahan setelah menjalani pemeriksaan terkait operasi tangkap...

Kudus Ajukan Bantuan Pascabencana Rp394,2 M ke Pusat, Paling Banyak untuk Infrastruktur

Kudus Ajukan Bantuan Pascabencana Rp394,2 M ke Pusat, Paling Banyak untuk Infrastruktur

by ulfa puspa
31 Januari 2026
569

KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah mengajukan permohonan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan pascabencana di Kota Kretek. Sekertaris Daerah (Sekda) Kudus, Revlisianto...

Kudus Ajukan Dana Pemulihan Pascabencana Rp394 M, Fokus Infrastruktur-Pertanian

Kudus Ajukan Dana Pemulihan Pascabencana Rp394 M, Fokus Infrastruktur-Pertanian

by ulfa puspa
24 Januari 2026
522

KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Kudus mengajukan bantuan pendanaan penanganan bencana hidrometeorologi tahun 2026 kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp394,28 miliar.  Usulan dana untuk pemulihan pascabencana tersebut...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Menakjubkan, pemandangan pasri yang indah di kawasan wisata Pulai Gede di sisi utara Pantai Pasir Putih Wates.

Duh! Gara-Gara Gelombang Tinggi Wisata Pulau Gede Rembang Ditutup Sementara

3 Januari 2025
698
Gunung Muria yang memiliki beberapa puncak pendakian. (Instagram @desawisatatempur/Harianmuria.com)

Nikmati Panorama Gunung Muria dari Beberapa Puncak Pendakian Ini

12 Oktober 2022
2.3k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya