• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

Basuki by Basuki
20 Oktober 2025
in Kajian Agama, Artikel
67 5
Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Anis Sholeh Ba’asyin dan Dr Abdul Jalil dalam NgAllah Suluk Maleman “Sejarah Dimulai Dari Rumah” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Suluk Maleman edisi ke-166 digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025, mengusung tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”. Kegiatan ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban.

Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadis “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke ibunya. Ia justru memiliki sudut pandang terkait bagaimana seorang ibu mempersiapkan surga bagi anaknya.

“Barangkali bisa juga, bagaimana ibu mendidik anak-anaknya agar dapat selamat di dunia dan akhirat. Cara ibu mendidik anak bisa jadi akan sangat berpengaruh ke anaknya kelak,” celetuk Anis membuka ruang kontemplasi dalam acara tersebut.

Ibu adalah Sekolah Pertama Anak

Anis menekankan bagaimana seorang perempuan dan ibu harus benar-benar terdidik, karena ibu merupakan ruang sekolah pertama bagi anak-anaknya.

“Ibu akan menciptakan peradaban. Mengambil dari masa lampau dan nilai-nilai yang diserap untuk diajarkan ke anak-anaknya. Maka ibu harus benar-benar terdidik untuk menciptakan generasi masa depan,” katanya.

Ia juga menyoroti syair Kahlil Gibran tentang anak merupakan anak panah yang dilepaskan. Penggalan sastra itu bukan mengajarkan bagaimana orang tua terpisah dari anak-anak namun sebaliknya.

“Anak panah sebelum diluncurkan tentu akan dipersiapkan dengan sedemikian rupa. Bagaimana arahnya, kekuatan hentakan dan lainnya. Persiapan sedemikian rupa itu agar anak punya nilai yang dasar sehingga mampu diaplikasikan saat dewasa,” imbuhnya.

Makna Emansipasi dan Tantangan Kapitalisme

Anis justru menyayangkan pemahaman emansipasi yang kerap disalahartikan. Emansipasi banyak dipahami tentang kebolehan istri bekerja hingga meninggalkan tugas utamanya dalam mendidik anak-anaknya.

“Emansipasi sebenarnya harus lebih kepada keterdidikan. Karena dengan pendidikan itu akan berpengaruh besar,” tambahnya.

Meski begitu, Anis menyadari saat ini ada sistem besar yang membuat hal itu harus terjadi. Yakni kapitalisme. Sistem itu memaksa kedua orang tua sama-sama sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Sistem kapitalisme, lanjut Anis, memaksa orang untuk hidup dengan standar hidup tertentu. Ironisnya standar itu didasarkan pada yang bersifat duniawi. Hal itu pulalah yang memaksa kedua orang tua bekerja bersama-sama agar bisa memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

“Anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua justru mendapatkannya dari gawai yang tentu banyak memiliki sisi negatif,” terangnya.

Peradaban Dimulai dari Rumah

Saat anak bermain dengan lingkungan tentu akan mudah diperhatikan dan dikontrol. Hal itu justru jauh berbeda dengan penggunaan gawai. Sistem pengawasan akan semakin sulit dan dengan nilai yang tidak lagi bisa terkontrol.

“Dulu orang tua bisa mengontrol bagaimana tindak laku, maupun dengan siapa saat anaknya bermain. Tapi sekarang tidak bisa. Karena bukan lagi anak keluar untuk menemukan nilai-nilai di lingkungan. Namun sekarang justru nilai luar yang masuk ke ruang keluarga tanpa terkontrol,” khawatir Anis.

Oleh karena itulah Anis menyebut peradaban harus dimulai dari rumah. Masa depan seharusnya dibentuk dari rumah.

“Ada situasi yang dapat direnungkan. Jika seorang anak tiba-tiba datang ke orang tuanya membawa uang hasil korupsi, lantas bagaimana sikap orang tua? Apakah menolak, menerima atau bahkan bangga? Sikap seperti inilah yang kemudian juga akan berdampak besar pada peradaban kita nantinya,” urainya.

Anis juga memberi contoh lainnya. Seorang istri yang mengatakan ketertarikannya pada hal bersifat duniawi seperti mobil atau rumah, akan menjadi godaan terbesar seorang suami untuk berperilaku korupsi nantinya.

“Maka tonggak pertama penjagaan harus dari rumah. Nilai-nilai harus dibangun dari rumah. Ibu membangun pintu surga, tapi bapak membuka pintu dunia,” ujar dia.

Anis juga mengingat pengajaran dari KH Abdullah Salam. Dimana selalu beranggapan perempuan harus terdidik untuk mendidik anaknya. Oleh karena itulah dia menyayangkan anggapan sekolah hanya untuk bekerja.

“Dulu itu profesi ibu rumah tangga justru yang paling mulia. Kenapa sekarang malah dianggap rendah?” sesalnya.

Budayawan asal Kudus, Dr Abdul Jalil menambahkan nilai yang diajarkan Al Ghozali pada 700 tahun lalu mengajarkan urutan prioritas dalam menjalani hidup. Yakni ilahi, agama, kecerdasan otak, baru kapital dan terakhir nilai keluarga.

“Tapi kenapa sekarang terbalik, kapital dan keluarga justru menjadi nomor empat dan lima. Sementara ilahi, agama dan kecerdasan justru menjadi belakang?” tuturnya.

Kapitalisme Menggeser Prioritas Hidup

Abdul Jalil menyebut sistem kapitalisme lah yang membuat fenomena itu terjadi. Dalam sistem itu memberi penegasan bahwa nilai itu adalah kapital. Sehingga menempatkan siapapun yang memiliki uang banyak yang menang.

“Maka saya bersepakat dengan Bib Anis, bahwa peradaban harus dimulai dari terkecil yakni keluarga. Penting juga menyamakan persepsi antar keluarga akan nilai apa yang dipakai dalam keluarga tersebut,” terangnya.

Menurut Abdul Jalil, lini tersebut juga harus merangkum keluarga inti, keluarga besar mau pun lingkungan pendidikan. Ini yang harus diperkuat, karena harus menghadapi tantangan dari lingkungan makro yang tidak sederhana.

Diskusi yang begitu mendalam membuat ribuan masyarakat yang menyaksikan secara langsung maupun lewat berbagai kanal media sosial itu terlarut dalam ngaji budaya Suluk Maleman. Penampilan musik dari Sampak GusUran membuat acara yang rutin digelar setiap bulan itu kian hangat.

Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinBerita PatiemansipasiIbu pusat peradabankapitalismengaji budayanilai keluargaPati Hari Inipendidikan ibuSuluk Maleman 166
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

3 Tahun Berlalu, Penggusuran Rumah Warga Lorok Indah Pati Masih Sisakan Persoalan

Next Post

Warga Tunggulsari Kendal Dirikan Posko, Kawal Pemeriksaan Kades dan Tolak Galian C

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi protes di Polsek Cluwak, Selasa, 13 Oktober 2026. (Dok. LBH Semarang/Harianmuria.com)

Konflik Lahan 174 Hektare, Warga Karangsari Pati Desak Polisi Hentikan Kriminalisasi Petani

by Redaksi
14 Oktober 2026
529

PATI, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi Polsek Cluwak untuk mendesak kepolisian menghentikan proses hukum terhadap petani yang terlibat konflik agraria...

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
646

PATI, Harianmuria.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati mulai menyiapkan langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif. Partai berlambang Kabah ini memasang target meraih tujuh hingga sembilan kursi...

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. (Harianmuria.com)

Pengawasan Trotoar Pati Dikritik Sudewo, Plt Bupati Chandra Bakal Minta Penjelasan Kementerian PU

by Redaksi
10 Oktober 2026
603

PATI, Harianmuria.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra akan menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, Jawa...

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
536
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
597
Pantai Rembang yang menyimpan pemandangan eksotis dengan pohon cemara. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Pantai Eksotis di Rembang dengan Pemandangan Pohon Cemara yang Rimbun

17 Oktober 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya