• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Atap Kelas SDN Kawengen 02 Semarang Ambrol, Sekolah Terpaksa Berlakukan 2 Shift

Basuki by Basuki
30 Juli 2025
in News, Pendidikan, Semarang
69 1
Atap tiga kelas di SDN Kawengen 02 Semarang ambrol saat liburan sekolah.

Plt Kepala Sekolah dan para guru di SDN Kawengen 02 menunjukkan atap ruang kelas yang rusak.(Lingkar Network/Harianmuria.com)

542
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Kondisi gedung di SDN Kawengen 02, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, memprihatinkan. Tiga ruang kelas di sisi kanan sekolah mengalami kerusakan parah setelah atap plafon ambrol akibat rangka kayu yang rapuh dimakan rayap.

Plafon Ambruk Saat Libur Sekolah

Plt Kepala Sekolah SDN Kawengen 02, Suharto, menjelaskan insiden tersebut terjadi saat libur sekolah, sehingga tidak memakan korban. Namun, material plafon yang runtuh memenuhi ruangan kelas dan menyebabkan proses pembelajaran terganggu.

“Ambrolnya plafon karena kerangka atap sudah rapuh dimakan rayap. Ini terjadi saat liburan, jadi tidak ada korban. Tapi ruang kelas jadi tidak bisa digunakan,” ujar Suharto, Rabu, 30 Juli 2025.

Suharto menambahkan, kerusakan mulai terlihat sejak Juni 2025 ketika pihak sekolah melakukan pembersihan menjelang tahun ajaran baru 2025/2026. Saat itu, struktur atap terlihat bergelombang dan beberapa eternit sudah ambrol sebagian.

“Waktu itu kami curiga karena plafon mulai ambrol setengah dan struktur atap tampak tidak rata. Sayangnya, sebelum tahun ajaran baru dimulai, plafon benar-benar runtuh,” jelasnya.

Sekolah Berlakukan Sistem 2 Shift

Sebagai langkah darurat, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua shift, yakni pagi dan siang hari, untuk menjaga keselamatan siswa. Langkah ini disosialisasikan kepada para orang tua murid melalui pertemuan khusus.

“Kami harus memberlakukan dua shift karena tiga kelas tidak bisa digunakan. Ini untuk keselamatan siswa. Total siswa kami lebih dari 260, jadi terpaksa kami atur sistem rombel dan shift,” paparnya.

Namun, sistem dua shift ini menuai keluhan dari sejumlah orang tua, terutama mereka yang bekerja. Jam masuk pukul 10.00 WIB dianggap menyulitkan karena tidak sinkron dengan jadwal kerja orang tua.

“Banyak orang tua keberatan, terutama yang anaknya masuk siang. Mereka kesulitan antar-jemput karena bertabrakan dengan jam kerja,” ungkap Sadi, salah satu guru SDN Kawengen 02.

Gedung Tua, Belum Pernah Direhab Total

Bangunan sekolah tersebut dibangun sekitar tahun 1995 dan belum pernah mengalami peremajaan menyeluruh. Menurut Suharto, hanya pernah dilakukan perbaikan minor di bagian tiang teras, sementara kerangka atap tidak pernah diganti.

“Kerusakan ini diperparah serangan rayap. Kayu-kayu kerangka plafon sudah lapuk dan tidak kuat lagi menopang beban atap,” tegasnya.

Sekolah Minta Perhatian Pemkab Semarang

Melihat kondisi gedung yang rusak parah, pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Semarang, khususnya dalam perbaikan sarana prasarana pendidikan.

“Kami sangat berharap Pemkab bisa segera turun tangan untuk merehabilitasi gedung sekolah ini. Agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan normal kembali, dan siswa bisa belajar dengan nyaman dan aman,” kata Suharto.

Sadi menambahkan, kerusakan ruang kelas ini berpotensi menurunkan efektivitas pembelajaran. Ia menyebut bahwa materi yang disampaikan guru kemungkinan hanya bisa terserap sekitar 60 persen karena keterbatasan ruang belajar.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, kualitas pembelajaran menurun. Kami minta agar sekolah ini jadi prioritas dalam program rehabilitasi pendidikan di Kabupaten Semarang,” pungkasnya.

Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: atap kelas SD ambrolberita pendidikan semarangBerita SemarangInfo Semarangkerusakan sekolahrayap rusak plafon sekolahSDN Kawengen 02 Semarangsekolah dua shiftsemarang hari ini
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Mantan Wali Kota Semarang Mbak Ita Dituntut 6 Tahun, Suami 8 Tahun Penjara

Next Post

100 Hewan Peliharaan Divaksin Rabies Gratis di Rembang Expo 2025, Warga Antusias

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
531

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
584

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
710

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
986

SEMARANG, Harianmuria.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Gedung Pandanaran, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang belum melakukan persiapan pindahan. Sejumlah kepala OPD mengaku masih...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bupati Demak tekankan transformasi layanan RSUD Sunan Kalijaga.

HUT ke-76 RSUD Sunan Kalijaga Demak, Bupati Tekankan Transformasi Layanan

11 Juli 2025
626
Edukasi pra pendaftaran pekerja migran menjadi bentuk pelindungan negara sebelum bekerja, dengan memperkuat literasi, informasi, prosedur, dan posisi tawar PMI.

Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia sebagai Bukti Kehadiran Negara Dalam Memberikan Pelindungan Sebelum Bekerja

18 Agustus 2026
577

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya