BLORA, Harianmuria.com – Rencana pendirian kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Blora mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Blora. Pembangunan kampus ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Blora.
Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Chandra Tirtaka, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap hadirnya kampus ternama dari Yogyakarta di Blora lewat skema Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
“Kami, mewakili masyarakat Blora dari sisi legislatif, siap mengawal dan mendukung penuh agenda besar UNY di Blora,” ujarnya lewat pean teks, Minggu, 20 Juli 2025.
Kampus UNY Gairahkan Ekonomi Lokal
Chandra berharap proses pembangunan bisa segera dimulai, terlebih dengan kajian potensi daerah yang sudah dilakukan tim dari UNY. Ia meyakini kehadiran kampus ini akan mendorong pergerakan ekonomi dan membuka banyak peluang, termasuk di sektor swasta.
“Ini langkah bersama untuk membangun Blora. Kehadiran UNY akan menggairahkan ekonomi lokal, mulai dari sektor usaha hingga pendidikan,” jelasnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Blora sedang menyiapkan tiga lokasi calon lahan untuk pembangunan kampus, yaitu Kecamatan Blora Kota, Kecamatan Cepu, dan Kecamatan Kunduran
Chandra menyebut kebutuhan lahan untuk pembangunan kampus UNY mencapai sekitar 10 hektare, dan pihak legislatif akan terus mengawal proses ini hingga terealisasi.
Baca juga: Pembangunan Kampus UNY di Blora Tetap Lanjut, Nilai Investasi Capai Rp100 Miliar
Sebelumnya, Rektor UNY Prof. Sumaryanto menegaskan bahwa pembangunan kampus di Blora akan mengedepankan prinsip kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami ingin tidak hanya UNY yang jaya, tapi juga Blora dan warganya. Kampus ini hadir untuk membawa manfaat besar,” ungkapnya.
Prof. Sumaryanto juga menjelaskan bahwa kampus di Blora tak hanya akan terdiri dari gedung perkuliahan, tetapi juga akan dilengkapi fasilitas olahraga, stadion, hingga kolam renang bertaraf internasional sebagai pusat kegiatan mahasiswa dan masyarakat.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki











