• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Penulisan Ulang Sejarah oleh Kemenbud Tuai Kritik: Keluarga Pahlawan Tak Pernah Dilibatkan

Basuki by Basuki
30 Mei 2025
in News, Semarang
67 3
Keluarga pahlawan kritik rencana penulisan ulang sejarah nasional.

Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Jawa Tengah Haryo Goeretno. (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

536
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Rencana Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk melakukan penulisan ulang sejarah nasional menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk dari keluarga pahlawan nasional.

Salah satunya datang dari Haryo Goeretno, putra ketiga Pahlawan Revolusi Kolonel Sugiono. Ia menyayangkan tidak adanya pelibatan keluarga pahlawan dalam proses tersebut.

Pak Yoyok, sapaan Haryo, mengungkapkan keheranannya atas proyek penulisan ulang sejarah ini. Ia mempertanyakan arah dan tujuan kebijakan tersebut, serta menilai bahwa pemerintah tidak transparan dan tidak inklusif.

“Kalau sejarah mau di-update, apanya yang mau diluruskan? Kenapa keluarga pahlawan tidak dilibatkan?” ujarnya di Semarang, Jumat (30/5/2025).

Sebagai Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Jawa Tengah, Pak Yoyok menyebut bahwa sejak 1990-an, keluarga pahlawan tidak pernah diajak berdiskusi dalam proyek sejarah apa pun. Ia mengingat, terakhir kali pelibatan dilakukan saat penulisan sejarah pada tahun 1970-an.

Pak Yoyok juga menduga bahwa proyek ini hanya mengacu pada literatur yang sudah ada, tanpa menyertakan sumber primer dari saksi sejarah atau narasi baru yang lebih kontekstual. Ia menilai, fokus penulisan ulang terlalu sempit jika hanya menyoroti nilai-nilai kepahlawanan tanpa memahami latar sosial-politik saat itu.

Ia menegaskan pentingnya penulisan sejarah yang menyeluruh, dari era Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi, termasuk tragedi Reformasi 1998 yang menurutnya tidak boleh dihapus dari ingatan kolektif bangsa.

“Peristiwa 98 adalah bagian penting. Kalau narasi tentang PKI tidak diubah, itu wajar agar menjadi pelajaran. Tapi sejarah yang lain jangan dihilangkan.”

Negara Tidak Boleh Jadi Penulis Sejarah

Kritik juga datang dari Prof Wasino, Ketua Masyarakat Sejarawan Jawa Tengah dan Guru Besar Sejarah Universitas Negeri Semarang. Ia menilai bahwa negara tidak seharusnya menjadi pelaku utama dalam penulisan sejarah nasional.

“Pemerintah seharusnya memfasilitasi, bukan menulis sejarah. Kalau ditulis oleh negara, narasinya bisa tunggal dan itu berbahaya,” tandasnya.

Menurut Wasino, di era demokrasi pasca-Reformasi, sejarah seharusnya dibentuk oleh berbagai perspektif, bukan dominasi satu lembaga negara.

Kemenbud Belum Beri Penjelasan Resmi

Diketahui, proyek penulisan ulang sejarah nasional ini melibatkan lebih dari 100 sejarawan, tetapi hingga kini Kemenbud belum memberikan penjelasan resmi terkait metodologi, sumber data, maupun keterlibatan publik. Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga belum menanggapi berbagai kritik yang muncul dari masyarakat, akademisi, dan keluarga pahlawan.

(RIZKY SYAHRUL – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangIKPNIInfo Semarangkeluarga pahlawanKemenbudpenulisan ulang sejarahsejarah nasionalsejarawan
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Rembang: Bulki, Si Jumbo Berbobot 900 Kg

Next Post

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Bojong Pekalongan Bakar Dapur Rumah Sendiri

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
531

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
584

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
710

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
986

SEMARANG, Harianmuria.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Gedung Pandanaran, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang belum melakukan persiapan pindahan. Sejumlah kepala OPD mengaku masih...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi ibu hamil. (Freepik/Harianmuria.com)

Dokter Spesialis Ungkap Anak Dapat Terpapar Polusi Udara Sejak Kandungan hingga Lahir

20 Agustus 2023
582
Lewat Semarang Sehat, Wali Kota Agustina Perluas Akses Layanan Kesehatan

Lewat Semarang Sehat, Wali Kota Agustina Perluas Akses Layanan Kesehatan

11 Juni 2025
720

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya