• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

LBH Semarang Tegaskan Terus Kawal Kasus Intimidasi Sukatani Oleh Polisi

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
3 Maret 2025
in News, Semarang
71 1
Aksi panggung band Sukatani dalam salah satu konsernya. (Instagram/Harianmuria.com)

Aksi panggung band Sukatani dalam salah satu konsernya. (Instagram/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang menegaskan akan tetap mengawal band Sukatani yang diduga telah telah mendapat intimidasi oleh polisi karena lirik lagu Bayar, Bayar, Bayar.

Pengabdi Bantuan Hukum LBH Semarang Cornel Gea mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendampingi dan fokus pemulihan band Sukatani, sembari mengumpulkan bukti. Selain itu, kini mereka juga fokus menyuarakan kebenaran, terkait kebohongan polisi yang menyatakan tidak melakukan intimidasi.

“Keinginan kami dan Sukatani sekarang cuma menyampaikan kebenaran kepada orang-orang, bahwa semua pernyataan polisi soal mereka tidak melakukan intimidasi adalah kebohongan,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Senin (3/3/2025).

“Dan dengan tegas Sukatani menolak tindakan pura-pura baik kepolisian dengan menawarkan Sukatani jadi Duta Polri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cornel juga menyatakan bahwa pemecatan personel band Sukatani yakni Novi Chitra Indriyaki sebagai pengajar di sebuah sekolah, juga dilakukan dengan semena-mena.

“Juga meluruskan kebohongan yang disampaikan yayasan bekas tempat Novi mengajar. Yaitu Novi memang benar-benar dipecat tanpa ada ruang untuk klarifikasi,” tuturnya.

Akan tetapi pihaknya juga menjelaskan bahwa kini belum ada upaya untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. “Soal upaya hukum lanjutan belum kami putuskan,” tandasnya.

Sebelumnya, band bergenre punk new wave Sukatani akhirnya buka suara dan mengaku telah mendapat tekanan dan intimidasi dari pihak kepolisian. Bahkan, tekanan itu telah mereka alami sejak Juli 2024. Hal ini diungkapkan melalui unggahan dalam akun Instagram @sukatani.band pada Sabtu (1/3/2025).

“Kami dalam keadaan baik namun dalam proses recovery pascakejadian bertubi yang selama ini kami hadapi sejak Juli 2024,” tulis band tersebut.

Dalam unggahan itu band Sukatani secara gamblang mengakui secara langsung bahwa mereka mendapat tekanan dari pihak kepolisian yang mengakibatkan kerugian pada band tersebut.

“Tekanan dan intimidasi dari kepolisian terus kami dapatkan, hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu yang berjudul Bayar, Bayar, Bayar kami unggah melalui media sosial. Kejadian tersebut membuat kami mengalami berbagai kerugian baik secara materil maupun nonmateril,” terang band Sukatani.

Selain itu, mereka juga menegaskan telah menolak tawaran menjadi Duta Polisi. “Bahkan khususnya kepada Sukatani, tawaran menjadi Duta Polisi dari Kapolri, dengan itu kami menolak dengan tegas tawaran menjadi Duta Kepolisian tersebut.”

Lebih lanjut, mereka juga menyinggung terkait pemberhentian vokalis Novi Chitra Indriyaki alias Twistter Angels, dari sekolah tempatnya mengajar.

“Kami meluruskan bahwa Twister Angel benar-benar diberhentikan (Pemutusan Hubungan Kerja) secara sepihak oleh Yayasan tempatnya mengajar dengan alasan ‘Twister Angel termasuk salah satu personel Sukatani Band Punk’. Namun, pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan ruang dan kesempatan bagi Twister Angel untuk dimintai keterangan,” ungkap Sukatani.

“Bahkan, dalam surat pemecatan yang diterima sama sekali tidak menjelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel sebagai personel Sukatani sebagai pelanggaran berat,” imbuh band asal Purbalingga tersebut.

Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan keterangan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto bahwa kepolisian tidak melakukan intervensi dan tekanan atas video klarifikasi oleh personel band Sukatani.

“Nihil, tidak ada intervensi, kami hanya ingin tahu bagaimana lagu tersebut, dan kami tidak masalah karena mengkritik polisi,” jelasnya beberapa waktu lalu.

(SYAHRIL MUADZ – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bayar Bayar BayarintimidasiLBH SemarangPolisiPurbalinggaSukatani
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Bus Jepara-Pati Tabrak Motor dan Rumah Warga, 3 Korban Dilarikan ke RS

Next Post

Akibat Korsleting, Ruangan di SMPN 2 Jepara Hangus Terbakar

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

LBH Semarang Minta Polrestabes Tangguhkan Penahanan Tersangka Kericuhan May Day, Ini Alasannya

LBH Semarang Minta Polrestabes Tangguhkan Penahanan Tersangka Kericuhan May Day, Ini Alasannya

by Basuki
5 Mei 2025
537

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang berupaya menangguhkan penahanan para tersangka kasus kericuhan aksi May Day di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (1/5/2025).

Pemecatan Vokalis Sukatani Sebagai Guru Dikritik Menteri HAM, Kepsek Buka Suara

Pemecatan Vokalis Sukatani Sebagai Guru Dikritik Menteri HAM, Kepsek Buka Suara

by Basuki Rahardjo
24 Februari 2025
784

Vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati mendadak dipecat sebagai guru tak lama setelah viralnya lagu Bayar, Bayar, Bayar. Kabar pemecatan ini langsung mendapat kritikan keras dari Menteri Hak...

Lagu Band Sukatani Di-Takedown, Polda Jateng Bantah Ada Intervensi

Lagu Band Sukatani Di-Takedown, Polda Jateng Bantah Ada Intervensi

by Basuki Rahardjo
22 Februari 2025
582

Belakangan tengah viral lagu band Sukatani yang berjudul Bayar, Bayar, Bayar di-takedown dari berbagai platform usai dimintai klarifikasi oleh Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah (Jateng).

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

1.853 Peserta PBI BPJS Kesehatan Rembang Dinonaktifkan pada Juni 2026, Kenapa?

1.853 Peserta PBI BPJS Kesehatan Rembang Dinonaktifkan pada Juni 2026, Kenapa?

9 Juni 2026
742
Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
558

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya