• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Usai Kasus 6 Dokter Magang Meninggal, Program Internsip di Jateng Kembali Berjalan

Sekar Sari by Sekar Sari
27 Agustus 2026
in Semarang
67 2
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Zulfachmi saat ditemui di kantornya, Kamis, 27 Agustus 2026. (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Zulfachmi saat ditemui di kantornya, Kamis, 27 Agustus 2026. (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

531
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Sebanyak 10.564 dari sekitar 12.000 dokter magang dalam Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) sempat diliburkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 30 Juli hingga 14 Agustus 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan buntut kasus kematian enam dokter magang yang terjadi sepanjang 2026. Kemenkes kemudian melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program internsip, termasuk melakukan skrining kesehatan bagi para peserta.

Di Jawa Tengah, tercatat sebanyak 1.552 peserta mengikuti program internship yang terdiri dari program internsip dokter gigi dan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI). Para peserta tersebut tersebar di 33 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Zulfachmi mengatakan bahwa kegiatan dokter magang di wilayahnya kini telah kembali berjalan normal.

“Sekarang sudah mulai masuk kembali. Itu ada jadwalnya masing-masing, tapi intinya sudah selesai dan normal kembali. Program ini dijalankan selama satu tahun, enam bulan di rumah sakit dan enam bulan di puskesmas,” ujar Zulfachmi saat ditemui di kantornya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurutnya, selama program internship dihentikan sementara, pelayanan kesehatan di sejumlah rumah sakit tetap berjalan normal dan tidak mengalami kendala berarti.

Ia menjelaskan, peserta internship masih berstatus dokter magang sehingga keberadaan mereka bukan merupakan satu-satunya penentu dalam pelayanan di rumah sakit.

“Selama libur pelayanan tidak terganggu. Mereka hanya tamu, kalau tidak ada ya tidak apa-apa, tidak menjadi masalah,” ungkapnya.

Zulfachmi menambahkan, evaluasi terhadap pelaksanaan program dokter magang merupakan kewenangan Kemenkes serta pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Hasil evaluasi dari daerah nantinya dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Namun, hingga saat ini, pihaknya mengaku belum menerima laporan terkait adanya permasalahan atau kasus khusus yang terjadi di lapangan.

“Tapi selama ini tidak ada masalah. Kalau evaluasi tidak sampai ke saya berarti aman-aman saja, karena biasanya kalau ada sesuatu pasti sampai ke saya,” jelasnya.

Ia mencontohkan, peserta yang berdasarkan pemeriksaan kesehatan diketahui memiliki kondisi tertentu, seperti kelainan jantung atau gangguan darah, dapat dihentikan dari program internship.

“Misalnya ada yang dicurigai harus dihentikan PIDI-nya karena alasan kesehatan. Temuan dari hasil check-up, misalnya ada yang jantung bocor atau gangguan darah, memang harus dihentikan. Tapi saat ini belum ada laporan,” katanya.

Sementara itu, terkait penempatan peserta internship, Zulfachmi mengatakan prosesnya disesuaikan dengan data kependudukan dan usulan dari kabupaten/kota. Data peserta kemudian diusulkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan dikoordinasikan dengan fakultas atau institusi pendidikan yang menghasilkan lulusan dokter.

Menurutnya, penempatan peserta dilakukan melalui proses seleksi tingkat nasional berdasarkan usulan sebelumnya.

“Ini nanti ada seleksi tingkat nasional untuk menempatkan di mana, sesuai dengan usulan sebelumnya. Kota yang mengusulkan dan ada syarat-syaratnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, daerah yang mengusulkan penempatan peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain kesediaan memberikan tunjangan, menyediakan fasilitas tempat istirahat, serta adanya komitmen rumah sakit dalam mendukung pelaksanaan program internship.

“Kabupaten dan kota yang mengusulkan harus bersedia memberikan tunjangan, menyiapkan sarana istirahat, kemudian ada komitmen dari rumah sakit untuk tidak ada pembagian kasus terhadap penempatan yang luar biasa,” pungkasnya.

Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Sekar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: DINKES JATENGProgram Internsip Doktersemarang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Tuntutan Demo di Depan DPR Berbeda, Massa Mahasiswa GERAM Dicemooh Ojol

Next Post

Jelajah Batealit Diluncurkan, Wisata Alam hingga UMKM Jepara Dikemas Terpadu

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Cegah Banjir di Jalan Gajah dan Medoho, Pemkot Semarang Perlebar Drainase

Cegah Banjir di Jalan Gajah dan Medoho, Pemkot Semarang Perlebar Drainase

by ulfa puspa
9 Oktober 2026
523

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang memperbesar kapasitas saluran drainase di Jalan Gajah dan Jalan Medoho untuk mencegah limpasan air ke bahu jalan. DPU juga...

2.982 Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

2.982 Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

by ulfa puspa
9 Oktober 2026
2.3k

SEMARANG, Harianmuria.com – Sebanyak 2.982 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan dialihkan menjadi penuh waktu tanpa tes. Berdasarkan...

Perubahan APBD 2026 Pemkot Semarang Defisit Rp219,2 Miliar, Ini Penyebabnya

Perubahan APBD 2026 Pemkot Semarang Defisit Rp219,2 Miliar, Ini Penyebabnya

by ulfa puspa
28 September 2026
529

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Semarang bersama DPRD setemoat menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam perubahan anggaran...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dewan Pati Dorong Faskes Swasta dan RSUD Saling Perkuat Layanan Kesehatan

Dewan Pati Dorong Faskes Swasta dan RSUD Saling Perkuat Layanan Kesehatan

11 Mei 2026
544
Kabupaten Blora yang menyimpan keindahan di wisata alamnya. (Instagram @nshoim/Harianmuria.com)

10 Wisata Alam di Blora yang Masih Asri dan Paling Menarik, Wajib Dikunjungi Wisatawan

19 Oktober 2022
1.3k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya