• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Atasi Kenaikan Harga Kedelai Impor, Disperindag Jateng Sarankan Swasembada Kedelai Lokal

Shinta Kusuma by Shinta Kusuma
8 Maret 2022
in Semarang
69 3
Pengrajin Kedelai

CEK: Salah seorang perajin kedelai di Kota Semarang sedang mengecek kondisi kedelai olahannya, belum lama ini. (Adhik Kurniawan/Harianmuria.com)

551
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Permasalahan harga kedelai yang menyerang Jawa Tengah merupakan kasus yang menimpa Nasional, yakni terkait kebijakan 80 persen impor dan 20 persen lokal. Menyikapi hal itu, Pemerintah harus mengadakan Swasembada Lokal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo. Dia mengatakan, untuk mengatasi harga impor yang sedang mahal, pemerintah sedang menyiapkan skenario.

“Jadi harga impor sudah mahal. Pemerintah Pusat sedang susun subsidi kedelai impor. Harga Rp10.600 didapatkan dari impor, sampai sini sekitar Rp11.000-an. Jauh dari harga acuan Rp6.000-an,” kata Sambodo.

DPRD Pati : Harga Kedelai Naik Sudah Ada Prediksi Sejak Tahun Lalu

Sambodo mengungkapkan, perlu adanya swasembada kedelai lokal untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebab, meski stok kedelai banyak, namun masih terkendala harga tinggi akibat adanya impor.

“Kami perlu dari sektor hulu, ada swasembada kedelai agar kita tidak tergantung impor. Juga dalam pengolahan produksi, ukurannya atau harganya bisa disesuaikan. Tidak ada ketentuan menaikkan harga tempe dan tahu goreng. Jadi Pemerintah berpikir skema subsidi. Apakah nanti pengurangan biaya impor subsidi ke pengecer itu sedang direncanakan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, selain komoditas minyak, kedelai turut mengalami kenaikan harga, bahkan sempat memicu aksi protes mogok produksi. Namun, para perajin tempe di Kota Semarang, Jawa Tengah, enggan melakukan aksi mogok produksi seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain.

Kendati demikian, sejumlah cara tetap dilakukan untuk bisa menjalankan produksi di tengah-tengah kenaikan harga tersebut. Salah satunya melakukan penyesuaian ukuran tempe. Namun, masih ada sejumlah perajin yang tidak bisa melakukan apa-apa karena hanya seorang pengecer. (Lingkar Network | Adhik Kurniawan – Harianmuria.com).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: KEDELAI
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

DPRD Jepara Harapkan PCNU Jaga Marwah Jamaah

Next Post

Pemkab Kudus Bagikan 14.016 Liter Minyak Goreng

Shinta Kusuma

Shinta Kusuma

Berita Terkait

Kedelai

Pemasaran Kedelai Lokal Pati Diserobot Produk Impor, Bapanas Turun Tangan

by Ika Tamara
3 Januari 2025
564

PATI, Harianmuria.com - Petani kedelai di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengaku pemasaran hasil produksinya diserobot oleh produk kedelai impor. Sehingga serapannya lambat. “Kami ditikung kedelai impor. Sehingga pemasaran...

STOK: Kedelai impor yang tersedia di Primer Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten Kudus. (Antara/Harianmuria.com)

Naik Lagi, Harga Kedelai Impor di Kudus Jadi Rp 14 Ribuan Per Kilo

by Sekar Sari
30 November 2022
589

KUDUS - Harga jual kedelai impor di Kabupaten Kudus kembali naik. Harga jual yang semula Rp 13.900 per kilogram meningkat menjadi Rp 14.200 per kilogram.

Pedagang tahu di pasar Bitingan mengeluh dan khawatir pembeli berkurang setelah harga tahu naik, Kamis (29/9). (Hasyim Asnawi/Harianmuria.com)

Harga Tahu dan Bahan Pokok Naik, Pedagang Khawatir Kehilangan Pelanggan

by Sekar Sari
30 September 2022
546

KUDUS - Naiknya harga kedelai beberapa waktu lalu berimbas pada kenaikan harga jual tahu di pasaran. Hal ini membuat para pedagang tahu di Pasar Bitingan Ploso, Kecamatan Jati, Kudus mengeluh. Mereka...

BEKERJA: Karyawan pabrik tahu sedang menjalankan aktivitas membuat tahu. (Muslichul Basid/Harianmuria.com)

Ongkos Produksi Meningkat, Harga Tahu Per Blek Naik Rp 5 Ribu

by Sekar Sari
28 September 2022
626

JEPARA - Usai harga bahan bakar minyak (BBM) naik, kini harga komoditas kedelai ikut merangkak. Hal ini mempengaruhi biaya produksi tahu dan harga jual di pasaran.

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
514
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
724
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Penyanyi Cilik Pati Krishna Sakti Raih Juara 1 Kompetisi di Thailand, Jadi Inspirasi Anak Muda

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pintu masuk Sendang Sani yang menyimpan cerita mistis dan mitos tentang sumber mata airnya. (Dokumen Pribadi/Harianmuria.com)

Sendang Sani Desa Tamansari, Cerita Mistis Kemunculan Bulus dan Mitos Sumber Mata Air

16 September 2022
857
TERSAJI: Sate kambing. (Freepik/Harianmuria.com)

Tips Mengolah Daging Kambing Bebas Kolestrol saat Idul Adha

25 Juni 2023
536

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya