• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

2 Bus Listrik Resmi Diluncurkan, Pemkot Semarang Targetkan 27 Unit Beroperasi November

utia by utia
23 September 2026
in Semarang, News
70 2
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau bagian dalam bus listrik usai peluncuran di Balaikota Semarang, Rabu (23/9). (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau bagian dalam bus listrik usai peluncuran di Balaikota Semarang, Rabu (23/9). (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

553
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Semarang resmi meluncurkan dua unit bus listrik. Transportasi publik ini akan dioperasionalkan untuk mendukung layanan Trans Semarang menuju energi hijau.

Peluncuran bus listrik tersebut berlangsung di Balai Kota Semarang, Rabu, 23 September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas).

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, kehadiran bus listrik tidak sekadar menambah armada Trans Semarang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi sekaligus mengenalkan penggunaan kendaraan listrik kepada masyarakat.

“Jadi ini adalah gerakan lingkungan untuk mengurangi emisi di Kota Semarang. Kita berharap bus listrik, kemudian angkutan lainnya, ada taksi listrik, lalu masyarakat akan mulai tahu dan merasa yakin kalau penggunaan mobil listrik itu tidak akan repot,” katanya.

Menurut Agustina, masih terdapat keraguan di masyarakat mengenai penggunaan kendaraan listrik. Salah satunya berkaitan dengan ketersediaan lokasi pengisian daya serta kemampuan baterai setelah digunakan dalam jangka panjang.

Karena itu, ia menerangkan Pemkot Semarang ingin menunjukkan secara langsung bahwa kendaraan listrik dapat digunakan untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.

“Dengan kita memberi angkutan Trans Semarang satu bus listrik, maka masyarakat akan merasa, oh iya, ini waktunya mungkin menggunakan kendaraan listrik. Tentu sustainability-nya itu akan terjaga,” ujarnya.

Ia menuturkan elektrifikasi armada Trans Semarang akan dilakukan secara bertahap. Dua bus yang diluncurkan menjadi tahap awal sebelum seluruh armada yang direncanakan masuk secara bertahap.

Agustina menyebut, total terdapat 27 bus listrik yang dipersiapkan untuk Koridor 1 Trans Semarang. Armada tersebut nantinya melayani rute Terminal Mangkang-Penggaron.

Berdasarkan informasi operasional Trans Semarang, 27 unit tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara penuh pada November 2026, dengan 25 unit untuk operasional dan dua unit sebagai cadangan.

Agustina juga menyoroti keberadaan armada lama yang masih menghasilkan emisi dari knalpot. Ia bahkan menyebut asap hitam dari kendaraan tersebut sebagai “cumi-cumi darat”.

“Kita harus mengatakan perlahan-lahan selamat tinggal cumi-cumi darat,” katanya.

Ia menegaskan, pengurangan armada konvensional tidak akan dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap seiring datangnya armada baru.

“Saya minta masukan masyarakat yang masih mengeluarkan cumi-cumi darat, laporkan saja kepada Pemerintah Kota supaya nanti dipanggil sama Dishub dan diminta untuk segera proses, sama seperti bus yang lain-lainnya untuk mengganti bus yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Ardie Bakrie, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung elektrifikasi transportasi di Kota Semarang. Menurutnya, pengembangan bus listrik tersebut juga melibatkan industri nasional, termasuk Hino dan Laksana sebagai produsen karoseri.

“Ya tentu kita mempunyai komitmen untuk membangun elektrifikasi di Semarang. Tidak hanya kami dari Hino VKTR, juga Laksana sebagai karoseri yang telah memiliki TKDN 40 persen,” kata Ardie.

Sedangkan, Direktur Teknik PT Laksana Bus Manufaktur, Stefan Arman, mengapresiasi kepercayaan Pemkot Semarang terhadap industri dalam negeri.

“Kami dari Laksana pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkot Semarang yang telah memberikan kepercayaan dan terus mengubah tata kota Semarang ini menjadi sebuah kota yang lebih sustainable,” ujarnya.

Stefan menjelaskan, bus listrik tersebut dirancang khusus untuk kebutuhan transportasi perkotaan dengan intensitas penggunaan yang tinggi. Bagian frame menggunakan material stainless steel, sementara panel interior dan eksterior menggunakan material ringan yang dirancang untuk menunjang usia pakai kendaraan.

“Ini memang semuanya dikhususkan, didesain untuk kebutuhan bus listrik, untuk bus perkotaan. Jadi, itu salah satu keunggulan dari bus yang kami sudah produksi,” jelasnya.

Dari sisi baterai, bus listrik Trans Semarang memiliki kapasitas sekitar 340 kilowatt hour (kWh). Jarak tempuh maksimalnya disebut mencapai sekitar 250 kilometer. Namun, untuk menjaga kesehatan baterai, jarak operasional yang disiapkan berada di kisaran 200 hingga 240 kilometer.

Pengisian daya dilakukan di pool operator dengan daya sekitar 150 kW. Pengisian baterai hingga penuh diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam.

“Kita desain bus ini memang digunakan untuk one time charging. Jadi, setelah dia selesai beroperasi di malam hari itu dilakukan charging di malam hari, pagi harusnya sudah siap beroperasi untuk penuh satu hari kerja operasional,” katanya.

Sementara untuk harga, satu unit bus listrik tersebut berada di kisaran Rp4,5 miliar. Meski harga awal kendaraan listrik relatif tinggi, Stefan mengatakan bus listrik memiliki sejumlah karakteristik yang mendukung operasional transportasi perkotaan.

Salah satunya ketika bus melewati jalan menanjak. Motor listrik memiliki torsi tinggi sehingga kendaraan dinilai lebih responsif dibandingkan bus berbahan bakar diesel.

“Bus listrik ini justru kalau medannya nanjak turun ini memiliki keuntungan. Yang pertama, dia mempunyai torque yang sangat tinggi, jadi untuk nanjak itu justru lebih responsif daripada bus diesel,” jelasnya.

Jurnalis: Syahril Muadz/Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarang Hari IniBerita Semarang Terkinibus listrik
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Warga Damarwulan Jepara Didorong Buka Peluang Ekonomi Baru lewat Ternak Ayam Petelur

Next Post

Karhutla Marak Terjadi saat Kemarau di Grobogan, Mayoritas Dipicu Kelalaian Manusia

utia

utia

Berita Terkait

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

by utia
16 Oktober 2026
512

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pehubungan (Dishub) mulai memperkuat pengawasan pengelolaan parkir melalui penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu.  Penguatan itu dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan...

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

by utia
16 Oktober 2026
511

SEMARANG, Harianmuria.com - Sebanyak 64 koleksi sejarah kini dipamerkan di Gedung Lawang Sewu, Semarang, untuk mengajak masyarakat membaca kembali perlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Pameran bertajuk “Dari Semarang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

by utia
15 Oktober 2026
546

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai mengeruk 33 sungai dan membenahi saluran drainase di sejumlah titik. Langkah ini sebagai antisipasi banjir menjelang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

by utia
15 Oktober 2026
518

SEMARANG, Harianmuira.com - Ratusan guru SMP di wilayah Kota Semarang turut serta dalam lomba literasi dan numerasi yang digelar Dinas Pendidikan setempat. Lokasi perlombaan berbasis City Map ini...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
534
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

29 Juli 2026
621
Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

26 Februari 2025
613

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya