• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Rembang Manfaatkan 7 Drone Pertanian Genjot Produksi Padi dan Atasi Hama

ulfa puspa by ulfa puspa
20 Februari 2026
in Rembang, Highlight, News
77 2
Pemanfaatan drone pertanian di lahan padi Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Pemanfaatan drone pertanian di lahan padi Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

604
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Memasuki musim tanam pertama (MT-1) 2026, Pemerintah Kabupaten Rembang mengoptimalkan tujuh unit drone pertanian untuk mempercepat penyemprotan pestisida, pemupukan, hingga perawatan tanaman padi.

Pemkab Rembang memanfaatkan alat pertanian modern tersebut untuk menekan biaya operasional petani sekaligus menjaga produktivitas panen di tengah serangan hama dan perubahan cuaca.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan penggunaan drone menjadi terobosan baru dalam mendukung efektivitas pengelolaan lahan pertanian.

“Drone ini salah satu alat baru. Untuk pemupukan bisa, untuk pestisida bisa, untuk perawatan tanaman juga bisa,” ujarnya pada Kamis, 19 Februari 2026.

Tujuh unit drone tersebut akan melayani wilayah barat, tengah, hingga timur Kabupaten Rembang. Dengan jangkauan lebih luas dan waktu kerja lebih singkat, proses penyemprotan dinilai jauh lebih efisien dibandingkan metode manual.

“Kita sudah punya tujuh unit. Nanti segera dioptimalkan untuk melayani area wilayah barat, timur, maupun tengah,” imbuh Agus.

Selain hemat waktu dan tenaga, drone mampu menyebarkan cairan pestisida maupun pupuk secara lebih merata. Hembusan angin dari baling-baling membuat cairan menjangkau bagian bawah tanaman yang sulit tersentuh penyemprotan konvensional.

“Kalau manual tentu lebih lama. Dengan drone lebih cepat. Hama yang ada di bawah tanaman juga bisa terjangkau,” jelasnya.

Agus mengatakan teknologi drone pertanian juga dirancang aman. Ketinggian terbang dan volume semprotan dapat diatur sesuai umur dan kondisi tanaman, sehingga tidak merusak batang maupun perakaran padi.

Manajemen Unit Jasa Pelayanan (UPJA) Alsintan Kabupaten Rembang, Suheriyanto Andri Wahyudi, menuturkan drone pertanian mulai digunakan sejak 2025. Sebelum diterjunkan ke sawah, calon operator wajib mengikuti pelatihan khusus dan dinyatakan lulus.

Tarif layanan penyemprotan menggunakan drone dipatok Rp200 ribu per hektare, dengan tambahan biaya BBM untuk transportasi. Pengangkutan drone beserta perlengkapannya menggunakan kendaraan roda tiga atau Viar.

Dari tujuh unit drone pertanian milik Pemkab Rembang, empat diantaranya merupakan drone merek Ferto yang diterima melalui program Petani Milenial. Drone ini memiliki kapasitas tangki 17 liter untuk pestisida cair dan mampu membawa pupuk hingga 10 kilogram.

“Permintaan cukup tinggi, terutama bagi petani yang mengelola lahan lebih dari satu hektare. Penyemprotan dengan drone sangat membantu, khususnya saat fase padi bunting tua,” ujarnya.

Pada Februari ini, mayoritas tanaman padi MT-1 di Rembang mulai memasuki fase keluar malai. Penyemprotan difokuskan pada pemberian nutrisi seperti MKP dan KCL cair, serta fungisida dan pestisida untuk mengendalikan hama belalang dan ulat.

Optimalisasi drone pertanian ini menjadi bagian dari transformasi pertanian berbasis teknologi di Rembang. Dengan sistem kerja yang lebih cepat, presisi, dan efisien, Pemkab berharap produksi padi MT-1 2026 meningkat dan kesejahteraan petani semakin membaik.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangDintanpan Rembangkabupaten rembangpertanian modernrembang
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Komisi C DPRD Pati Dorong Pemkab Usulkan Anggaran Penataan Alun-Alun Kembangjoyo

Next Post

Perkuat Ketahanan Pangan, DPRD Pati Dukung Program 1 Hektare 10 Ton

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
513

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
535

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
536
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

20 Oktober 2022
4.5k
Dinkes Kota Pekalongan Optimalkan Pencegahan DBD Melalui PSN dan Fogging Fokus

Dinkes Kota Pekalongan Optimalkan Pencegahan DBD Melalui PSN dan Fogging Fokus

8 Oktober 2026
524

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya