• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Festival Unen-Unen, Generasi Muda Rembang Dikenalkan Ragam Seni Budaya Daerah

ulfa puspa by ulfa puspa
28 September 2026
in Rembang, News
67 2
Pertunjukan seni pada Festival Unen-Unen di Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang pada Sabtu, 26 September 2026. (dok for Harianmuria.com)

Pertunjukan seni pada Festival Unen-Unen di Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang pada Sabtu, 26 September 2026. (dok for Harianmuria.com)

528
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang mengupayakan percepatan regenerasi pelaku seni melalui Festival Unen-Unen.

Festival Unen-Unen yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang pada Sabtu, 26 September 2026 menyuguhkan berbagai pertunjukan seni; ada barongsai dan leang-leong, barongan ndas papat, unen-unen rengel hingga geguritan.

Agenda festival tersebut bukan sekadar memberikan hiburan. Festival Unen-Unen menjadi ruang edukasi, memperkenalkan dan melestarikan seni budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pelaksana tugas  Kepala Dinbudpar Rembang, Isti Choma Wati, mengatakan Festival Unen-Unen sengaja dikemas agar masyarakat tertarik datang sekaligus mengenal lebih jauh seni dan kebudayaan Rembang.

“Ini kegiatan dari Dinbudpar, pementasan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Rembang. Namun kita menggunakan nama Festival Unen-Unen agar masyarakat penasaran dan akhirnya mengetahui bahwa festival ini menampilkan kesenian dan kebudayaan Rembang,” jelas Isti.

Menurut Isti, edukasi kepada anak-anak menjadi salah satu bagian penting dalam festival. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat regenerasi pelaku seni sekaligus memastikan kesenian daerah tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

“Kita rangkul semua agar regenerasi kita lebih cepat. Di SMP kemarin ada 100 siswa dan hari ini SD juga 100 siswa,” katanya.

Upaya regenerasi pelaku seni dilakukan secara berkelanjutan. Sebalumnya, Dinbudpar juga menggelar Rembangan Fest sekitar dua pekan lalu yang melibatkan sekitar 100 pelajar SMP dalam edukasi pembuatan wayang dari jerami.

Sementara melalui Festival Unen-Unen, edukasi diberikan kepada pelajar SD melalui kegiatan mewarnai.

Menurutnya, pelibatan pelajar dari sekolah negeri maupun swasta menjadi upaya memperluas pengenalan seni budaya. Dengan demikian, pendidikan budaya tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

Tidak hanya pelajar, kelompok-kelompok seni juga diberikan ruang untuk tampil. Kesenian tradisional Rembang seperti Barongan Ndas Papat dan Unen-Unen Rengel tampil berdampingan dengan barongsai dan leang-leong.

Isti menjelaskan, keberagaman pertunjukan tersebut menjadi bentuk keterbukaan festival terhadap berbagai komunitas seni. Setiap kelompok mendapatkan kesempatan untuk berkembang sekaligus memperkenalkan keseniannya kepada masyarakat.

Bagi para pelaku seni, ruang tampil seperti ini menjadi penting untuk menjaga keberlangsungan kesenian.

Salah satu pemain barongsai, Stephen, mengaku senang dapat tampil dalam Festival Unen-Unen.

“Harapan saya barongsai semakin lama semakin maju dan rakyat semua bisa melihat barongsai tersebut. Semoga event-event seperti ini bisa lancar, terus maju dan sering digelar supaya menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wisnu, warga Desa Kabongan Kidul, menilai festival tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi masyarakat. Ia mencontohkan pertunjukan Barongan Ndas Papat yang belum banyak dikenal masyarakat.

“Seperti tadi ada pertunjukan Barongan Ndas Papat yang tidak banyak orang tahu. Bahkan musik seperti ini bisa memberikan wawasan yang lebih bagi masyarakat Rembang,” tuturnya.

Selain pertunjukan seni, suasana festival juga diperkuat dengan hadirnya berbagai kuliner tradisional seperti kacang, telo godhok, dan kopi lelet. Masyarakat dapat menikmati sajian tersebut sembari menyaksikan pertunjukan seni.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangDinbudpar RembangPemkab Rembangrembang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Puskesmas Lama Sluke Rembang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Next Post

Pemkot Pekalongan Dorong Pekalongan Art Week Perkuat Seni dan Ekonomi Kreatif

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
512

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
533

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
534
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

25 Mei 2026
773
Gorengan khas Korea. (Freepik/Harianmuria.com)

Rekomendasi Gorengan Khas Korea yang Bisa Kamu Jadikan Menu Takjil

27 Februari 2023
1.4k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya