• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Festival Garam Dasun di Rembang Gandeng Seniman Terpilih Bikin Lukisan Garam Nasirun

ulfa puspa by ulfa puspa
1 Oktober 2026
in Rembang, News
69 3
Petani garam di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang membuat lukisan garam pada tahun 2023. (dok for Harianmuria.com)

Petani garam di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang membuat lukisan garam pada tahun 2023. (dok for Harianmuria.com)

550
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Sepuluh seniman dari berbagai daerah di Indonesia akan bergabung menciptakan “Lukisan Garam (meneruskan) Nasirun” pada Festival Garam Dasun 2026.

Karya tersebut diproyeksikan menjadi lukisan garam terbesar di dunia dengan kolaborasi seniman dan petani garam Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.

Sepuluh seniman tersebut terpilih melalui proses open call yang dibuka panitia pada 9–25 September 2026. Puluhan portofolio dari berbagai daerah masuk dan kemudian diseleksi oleh kurator bersama panitia Festival Garam Dasun.

Para seniman terpilih memiliki latar belakang beragam. Mereka berasal dari komunitas seni akar rumput, kalangan akademisi, hingga seniman yang memiliki pengalaman mengikuti berbagai kegiatan seni di tingkat nasional dan internasional.

Selanjutnya, sepuluh seniman terpilih tersebut akan menjalani residensi di Desa Dasun pada 14–17 Oktober 2026. Selama empat hari, para seniman tidak hanya berkarya, tetapi juga tinggal di rumah warga dan belajar langsung dari kehidupan petani garam.

Mereka akan mengenal proses produksi garam dari tambak hingga meja, sejarah garam Lasem, tradisi masyarakat pesisir, serta berbagai pengetahuan yang berkembang di lingkungan tambak.

Kurator Festival Garam Dasun, Eggy Yunaedi, mengatakan residensi tersebut menjadi bagian penting dari upaya mempertemukan pengetahuan masyarakat dengan dunia seni.

“Selain ingin memperluas perspektif lewat para seniman yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi diseminasi pengetahuan. Kami ingin pengetahuan tentang garam menyebar, hidup, ditubuhkan, dan diterjemahkan kembali melalui bahasa seni oleh para seniman bersama warga,” ujar Eggy pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Salah satu seniman terpilih dari Yogyakarta, Tri Wahyudi, mengaku bersyukur mendapat kesempatan terlibat dalam program tersebut.

“Saya bersyukur dapat bersama-sama menuangkan kreativitas yang baru, dan bangga bisa terlibat dalam festival bersama masyarakat petani garam yang menjadi bagian dari kearifan lokal budaya Nusantara,” katanya.

Sementara itu, Kharisma Widya Kartika, seniman asal Rembang yang juga terpilih dalam program residensi, berharap proses tersebut dapat memberinya pengalaman baru dalam berkesenian.

Ia ingin mengenal lebih dekat garam Dasun beserta ekosistem yang berada di baliknya, sekaligus mengeksplorasi proses berkesenian secara kolektif dengan garam sebagai medium.

Kolaborasi ini memiliki cerita tersendiri. Sebelum berpulang pada 1 Agustus 2026, maestro seni rupa Indonesia Nasirun sempat bertemu dengan seniman-petani garam Dasun yang didampingi Kurator Eggy Yunaedi.

Dari pertemuan tersebut muncul gagasan untuk membuat karya bersama yang mengangkat garam dan kehidupan petani garam.

Kepergian Nasirun tidak membuat gagasan tersebut berhenti. Sebaliknya, ide tersebut kemudian diteruskan melalui kolaborasi 10 seniman dengan 10 seniman-petani garam Dasun.

Seniman-petani garam Dasun, Mulyono, mengatakan keterlibatan petani dalam proses berkesenian menjadi pengalaman yang berbeda. Selama ini, garam merupakan bagian dari keseharian mereka sekaligus sumber penghidupan.

“Selama ini garam adalah bagian dari keseharian kami sebagai petani, dari tambak hingga menjadi sumber penghidupan. Melalui lukisan dan kolaborasi dengan para seniman dari berbagai daerah, kami ingin garam tidak hanya dilihat sebagai komoditas, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan, pengetahuan, dan cerita masyarakat petani garam,” ujar Mulyono.

Hal senada disampaikan Arief Yulianto, seniman-petani garam yang sebelumnya juga pernah terlibat dalam kolaborasi lukisan garam.

Menurutnya, pertemuan petani dan seniman dari berbagai daerah dapat membuka ruang yang lebih luas agar pengetahuan mengenai garam dikenal masyarakat melalui perspektif seni.

“Kami berharap kolaborasi ini membuat seni dan pengetahuan tentang garam semakin dikenal luas. Apa yang kami lakukan di tambak selama ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika dipertemukan dengan dunia seni, ternyata memiliki banyak cerita dan pengetahuan yang bisa dibagikan kepada masyarakat,” kata Arief.

Daftar Seniman Terpilih di Festival Garam Dasun

Sepuluh seniman yang terpilih dalam program residensi tersebut yakni Tri Wahyudi (Yogyakarta), Putut Pasopati (Pati), Prabowo Setyadi (Jatiwangi), Budi Karya (Jepara), Aqilur Rachman Abdul Charizs (Jakarta), Dwiki Naufal Ilham (Lasem), Sonia Prabowo (Yogyakarta), Munna Laili Hidayana (Kediri), Kharisma Widya Kartika (Rembang), dan Andita Purnamasari (Yogyakarta).

Mereka akan berkolaborasi dengan 10 seniman-petani garam Dasun, yakni Tri Murti, Mulyono, Arif Yulianto, M. Sholeh, Suparlan, Mariyadi, Suparno, Agung Wibowo, Anas Kristiawan, dan Rohmadi.

Proses kolaborasi juga akan mendapat pendampingan teknis dari Sofyan Deer, Yoyok van Badem, De Tejo, Ariz Lukman, dan Eddie Suryono.

Lukisan kolaboratif tersebut diproyeksikan menjadi lukisan garam terbesar di dunia, melampaui karya “Bancaan Rupa” yang dibuat pada 2023 dan telah tercatat dalam Rekor Dunia MURI.

Ketua Panitia Festival Garam Dasun 2026, Angga Hermansah, mengatakan karya tersebut memiliki dua sisi yang saling melengkapi, yakni sebagai ungkapan syukur sekaligus media untuk menyampaikan realitas kehidupan petani garam kepada publik.

“Lukisan garam ini adalah ungkapan syukur para petani garam atas apa yang telah mereka jalani dan warisi dari kehidupan di tambak. Namun pada saat yang sama, karya ini juga menjadi cara mereka menyuarakan realitas yang mereka hadapi kepada publik,” ujar Angga.

Menurut dia, karya tersebut tidak hanya ditempatkan sebagai produk seni, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai pengetahuan dan pengalaman masyarakat.

“Karena itu, kami melihat karya ini bukan hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan antara pengetahuan, pengalaman, rasa syukur, dan suara petani garam,” imbuhnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita Rembangpetani garamrembang
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Juara PPD Nasional 2026, Pembangunan di Kendal Terbaik se-Indonesia

Next Post

Festival Tunas Bahasa Ibu di Rembang, Siswa SD Diajak Lestarikan Bahasa Jawa

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
509

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
513

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Tugu Bandeng yang menjadi ikon kota Pati. (Instagram @patihits.id/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Pati, Ada Bandeng Presto Hingga Telur Lurik

13 September 2022
1.2k
Dinkes Ungkap 3 RSUD Blora Kekurangan Puluhan Dokter Spesialis, Ini Daftarnya

Dinkes Ungkap 3 RSUD Blora Kekurangan Puluhan Dokter Spesialis, Ini Daftarnya

3 Agustus 2026
567

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya