REMBANG, Harianmuria.com – Banjir mendadak kembali melanda Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, pada Kamis malam, 8 Januari 2026.
Air tak hanya menutup ruas vital Jalan Lasem–Pamotan, tetapi juga masuk ke permukiman warga, mengakhiri masa aman banjir yang bertahan hampir tiga tahun terakhir.
Air Naik Cepat, Kendaraan Banyak Mogok
Kepala Desa Pamotan, A. Maskur Rukhani, mengatakan banjir kali ini terjadi secara cepat dan di luar kebiasaan. Aparat desa bersama warga langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi serta mengevakuasi kendaraan yang mogok akibat genangan air.
“Kami langsung turun malam itu. Banyak motor mogok karena air naiknya cepat,” ungkap Aang, sapaan Maskur Rukhani.
Saluran Air Menyempit, Banjir Terjadi Lagi
Menurut Aang, wilayah tersebut sebelumnya tergolong aman banjir setelah dilakukan penataan saluran air. Namun, banjir kembali terjadi dan memunculkan tanda tanya serius.
“Dulu ini langganan banjir. Setelah saluran ditata, sekitar tiga tahun aman. Sekarang kejadian lagi,” tegasnya.
Aang menyoroti penyempitan selokan sebagai salah satu penyebab utama. Di sisi timur jalan, lebar saluran yang semula memadai kini menyusut drastis akibat pembangunan.
“Dulu lebar, sekarang tinggal sekitar 1,5 meter. Pernah ditertibkan, tapi menyempit lagi. Kalau jalur air dikorbankan untuk bangunan, banjir itu tinggal menunggu waktu,” jelasnya.
Kiriman Air dari Perbukitan Picu Genangan
Selain persoalan drainase, banjir juga dipicu oleh derasnya kiriman air dari perbukitan Dusun Banyu, Desa Kalitengah, Kecamatan Pancur. Kondisi wilayah yang mulai gundul diduga kuat mengurangi daya resap air.
“Semalam kiriman air dari arah Dusun Banyu besar sekali,” imbuhnya.
Sekolah Terdampak, Aktivitas Belajar Tertunda
Meski air telah surut pada Jumat pagi, 9 Januari 2026, dampak banjir masih terasa. Sejumlah sekolah dasar terdampak genangan sehingga aktivitas belajar mengajar terpaksa ditunda.
“Kemungkinan sekolah harus kerja bakti dulu sebelum kegiatan dimulai,” pungkas Aang.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











