• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Warga Kehilangan Bansos akibat Perubahan Data Desil, Kades di Lombok Barat Walk Out Rapat

Redaksi by Redaksi
13 Oktober 2026
in News
64 4
Bimtek Verifikasi dan Validasi DTSEN Desil Nol yang diselenggarakan Dinsos PPPA Kabupaten Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (12/10/2026). (Istimewa)

Bimtek Verifikasi dan Validasi DTSEN Desil Nol yang diselenggarakan Dinsos PPPA Kabupaten Lombok Barat di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (12/10/2026). (Istimewa)

523
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

LOMBOK BARAT, Harianmuria.com – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), memilih walk out atau meninggalkan rapat bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) serta Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (12/10/2026).

Aksi tersebut dipicu kekecewaan para kades terhadap penjelasan mengenai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya pengelompokan kesejahteraan masyarakat atau desil yang dinilai berkaitan dengan perubahan status penerima bantuan sosial (bansos).

Kepala Desa Gapuk, Nurdin, mengatakan sejumlah warga yang sebelumnya menerima bantuan tiba-tiba kehilangan bantuan setelah kategori desil mereka berubah.

Sementara itu, pemerintah desa mengaku kesulitan menjelaskan perubahan tersebut karena tidak mengetahui secara pasti proses pemutakhiran datanya.

“Yang tadinya warga kami mendapat bantuan, tiba-tiba terputus karena naik klaster atau desil. Akhirnya, masyarakat menuduh kepala desa yang merekayasa data,” ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, persoalan tersebut menempatkan pemerintah desa dalam posisi sulit. Kepala desa menjadi pihak pertama yang dimintai penjelasan oleh warga ketika bantuan sosial mereka dihentikan, meskipun perubahan kategori desil tidak selalu berasal dari pendataan pemerintah desa.

Ia menyayangkan pertemuan yang diharapkan dapat menjawab persoalan tersebut justru berakhir dengan kekecewaan. Para kades menilai belum ada kejelasan mengenai pembagian tanggung jawab pengelolaan dan pemutakhiran data antara BPS, Dinsos, dan pemerintah desa.

Nurdin berharap pemerintah menyinkronkan data sosial ekonomi dari berbagai instansi, termasuk data yang dimiliki pemerintah desa, agar kebijakan bantuan sosial lebih sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Harapan kami, ada satu data yang benar-benar terintegrasi. Dinas Sosial berkoordinasi dengan BPS, kemudian disinkronkan dengan data lainnya, termasuk data yang dimiliki desa. Jangan sampai setiap pihak berjalan sendiri-sendiri dan akhirnya saling melempar tanggung jawab,” katanya.

Ia bahkan menyatakan pemerintah desa siap mengambil tanggung jawab lebih besar dalam pengelolaan data apabila diberikan kewenangan dan mekanisme yang jelas.

Dinsos Lobar Jelaskan Fungsi Desil dalam Penyaluran Bansos

Kepala Dinsos PPPA Lombok Barat Arief Suryawirawan membenarkan sebagian kepala desa meninggalkan rapat yang digelar di Aula Kantor Bupati Lombok Barat tersebut.

Arief menjelaskan, pertemuan itu sebenarnya bertujuan menyosialisasikan Desil 0 sekaligus mempersiapkan proses verifikasi dan validasi DTSEN yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober 2026.

“Tujuan awalnya memang untuk sosialisasi Desil 0. Kami juga mengundang teman-teman BPS untuk menjelaskan DTSEN dan apa yang dimaksud dengan desil,” ujarnya.

Menurut Arief, proses verifikasi dan validasi melibatkan BPS karena menggunakan aplikasi yang berkaitan dengan pengelolaan data tersebut. Namun, sebagian kepala desa menyampaikan keberatan ketika materi mengenai penerapan desil dibahas.

Ia menegaskan, desil merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat sehingga pemerintah kabupaten tidak dapat begitu saja menghapus atau mengganti sistem tersebut. Pemkab Lombok Barat berada pada posisi sebagai pengguna data sekaligus pihak yang mendorong perbaikan akurasi data.

Arief juga meluruskan pemahaman mengenai hubungan desil dengan bantuan sosial. Warga yang masuk Desil 1 hingga Desil 4 tidak otomatis ditetapkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun bantuan lainnya.

“Desil 1 sampai 4 memang menjadi salah satu syarat utama untuk mendapatkan bantuan. Tetapi tidak otomatis langsung menerima PKH, BPNT, atau bantuan lainnya. Tetap harus diusulkan dan memenuhi persyaratan yang berlaku,” katanya.

Selain persyaratan program, penetapan penerima bantuan juga mempertimbangkan kuota yang tersedia, baik secara nasional maupun di masing-masing daerah. Karena itu, masuk dalam kelompok desil tertentu tidak serta-merta menjamin seseorang menerima bantuan sosial.

Perubahan Data Desil Jadi Sorotan Pemerintah Desa

Kepala Desa Cendi Manik, Mahdi, juga menyoroti penjelasan dalam rapat yang menyebut desil tidak berkaitan langsung dengan bantuan sosial. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak sejalan dengan persoalan yang dihadapi pemerintah desa ketika warga mempertanyakan perubahan status bantuan.

Mahdi mengatakan para kepala desa meminta agar sistem desil dievaluasi, bahkan dihapus, karena dinilai menjadi persoalan bagi aparat desa yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Gapuk Nurdin menilai koordinasi antara Dinsos, BPS, perangkat daerah terkait, dan pemerintah desa perlu diperkuat agar data sosial ekonomi yang digunakan dalam kebijakan pemerintah dapat dipertanggungjawabkan.

Menanggapi persoalan tersebut, Arief menyebut pihaknya telah meminta pendamping PKH lebih aktif berkoordinasi dengan kepala desa, kepala dusun, dan kepala lingkungan. Koordinasi itu diperlukan untuk menjelaskan perubahan data, termasuk alasan seorang warga tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan.

(Ichan/Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita NTBberita NTB hari inidata bansosdata desil Lombok BaratDTSEN Lombok Baratkades walk outPemkab Lombok Barat
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Next Post

Usai Verval, Bendahara Kopdes Merah Putih di Rembang Diberi Pelatihan Administrasi

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez memacu motornya dalam sesi latihan bebas MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (9/10/2026). (Antara/Harianmuria.com)

MotoGP Indonesia 2026 Dimulai, Pembalap Dunia Jajal Lintasan Sirkuit Mandalika di FP1

by Redaksi
9 Oktober 2026
541

LOMBOK TENGAH, Harianmuria.com – Rangkaian MotoGP Indonesia 2026 resmi memasuki sesi latihan di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/10/2026). Persaingan perebutan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
517
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bumdes Buat Kebun Durian

Bumdes Buat Kebun Durian

2 Februari 2022
685
MENERANGKAN: Bukit Pengusen, salah satu objek wisata di desa Gulangpongge. (Instagram @patihitsku/Harianmuria.com)

Liburan ke Desa Gulangpongge, Nikmati Pemandangan Lereng Gunung Muria dan Tujuh Objek Wisata Lainnya

7 September 2022
998

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya