• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Usai Viral Patok Tarif, Jasa Penyeberangan Jembatan Petungkriyono Menghilang

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
14 Februari 2025
in News, Pekalongan, Viral
70 0
Sejumlah relawan membantu masyarakat menyeberangkan sepeda motor melalui tali gantung di Jembatan Tembelan, belum lama ini.(Istimewa/Harianmuria.com)

Sejumlah relawan membantu masyarakat menyeberangkan sepeda motor melalui tali gantung di Jembatan Tembelan, belum lama ini.(Istimewa/Harianmuria.com)

541
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Setelah viral karena dianggap mematok tarif mahal, warga yang biasa menyeberangkan sepeda motor menggunakan kerekan tali di jembatan darurat Tembelan, Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan tidak tampak lagi di lokasi. Antrean sepeda motor pun mengular di tepi Sungai Welo.

“Setelah viral kemarin, relawan tidak ada. Kemarin viral karena ada papan tulisan tarifnya, kendaraan besar Rp30 ribu,” kata Tarjoyo, seorang guru SD di Desa Yosorejo, Petungkriyono yang hendak menyeberang, Jumat (14/2/2025).

“Adanya relawan sebenarnya sangat membantu sih, daripada memutar lewat Banjarnegara memakan waktu tiga jam,” sambungnya.

Sebelum viral karena memasang tarif, lanjut Tarjoyo, para relawan di jembatan itu membantu menyeberangkan dengan suka rela.

“Kalau toh tidak ada tulisan (tarif), yang meminta diseberangkan pun pastinya akan memberikan uang imbalan sebagai ucapan terima kasih. Kami tidak keberatan kok,” ujar dia.

Pemotor lain yang hendak menyeberang, Selviana, mengatakan hal senada. “Ya, sekarang harus memutar. Muternya jauh kalau lewat Kalibening (di Kabupaten Banjarnegara), ada tiga jam lebih,” ucapnya.

Dalam kondisi normal, Selviana hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 45 menit dari rumahnya di Kecamatan Doro menuju Desa Yosorejo, Petungkriyono. “Kami tidak keberatan kok (membayar jasa penyeberangan). Hanya karena viral, akhirnya dihentikan,” keluhnya.

Lantaran antrean sepeda motor yang hendak menyeberang makin banyak, sejumlah warga sekitar akhirnya turun tangan untuk membantu. Menurut warga, butuh sekitar delapan sampai sepuluh orang untuk mengoperasikan kerekan sling untuk menyeberangkan motor.

“Yang di bawah cukup empat orang. Di atas minimal lima sampai enam orang. Kan posisinya naik, perlu tenaga lebih banyak,” kata warga setempat, Suwardi.

Sebagian pemotor yang mengantre pun turut membantu warga untuk mengoperasikan alat penyeberangan darurat tersebut. “Iya, saya membantu narik, ternyata berat sekali. Lebih-lebih kalau menarik motor dari bawah sana, berat,” kata Feri, pemotor asal Desa Kasimpar, Petungkriyono, yang akan ke wilayah Doro.

Untuk diketahui, Jembatan Tembelan di Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, itu putus akibat banjir Sungai Welo pada Senin (20/1/2025) lalu. Sementara menunggu jembatan itu diperbaiki, warga membuat jembatan bambu serta kerekan untuk barang hingga motor.

Diberitakan sebelumnya, jasa penyeberangan motor menggunakan tali di atas Sungai Welo, Dukuh Tembelan, Petungkriyono, belakangan ini mulai menerapkan tarif tertentu. Kabar itu viral di media sosial. Polisi kemudian mendatangi lokasi.

“Alhamdulillah, setelah kami berdialog dengan relawan dan warga, mereka sepakat untuk tidak memasang tarif dan juga menarik biaya kepada warga masyarakat yang hendak menyeberang,” kata Kapolsek Petungkriyono Iptu Eko Widiyanto.

Adapun kabar tarif penyeberangan di Petungkriyono salah satunya diunggah di akun Instagram @pekalonganinfo. Dalam unggahan tersebut dinarasikan ada tarif tertentu dalam setiap kali penyeberangan.

“Seharusnya fasilitas penyeberangan tersebut dapat digunakan secara bebas oleh masyarakat umum. Namun kini fasilitas tersebut justru dikomersialisasi. Untuk mengangkut barang atau kendaraan pulang-pergi, pengguna harus membayar sekitar Rp60.000, dengan tarif Rp30.000 sekali menyeberang, serta Rp5.000 per karung barang. Selain itu, beberapa warga lokal di Petungkriyono juga mengeluh karena tarif tersebut dianggap terlalu mahal,” tulis akun tersebut.

(FAHRI AKBAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PekalonganJembatan daruratJembatan darurat TembelanPetungkriyono
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Cegah Pangkalan Nakal, Pemkab dan Aparat Kudus Awasi Penjualan Elpiji Subsidi

Next Post

Jelang HUT Kabupaten Semarang, Pusaka Kiai Ageng Pandanaran Dijamas

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Bencana hujan angin di Petungkriyono, Pekalongan, menyebabkan 100 pohon pinus tumbang, timpa rumah warga dan sekolah, serta sempat lumpuhkan akses jalan utama.

Hujan Angin Petungkriyono Tumbangkan 100 Pohon Pinus, 6 Rumah Warga Rusak

by Basuki
25 September 2025
529

Hujan deras disertai angin kencang di Petungkriyono, Pekalongan, tumbangkan 100 pohon pinus. Enam rumah, satu sekolah, dan sejumlah bangunan rusak. Kerugian ditaksir Rp100 juta.

Lapangan padel pertama di Kota Pekalongan ditargetkan menjadi wadah pembinaan atlet Padel menuju PON 2028.

Wali Kota Pekalongan Resmikan Lapangan Padel Pertama, Siap Cetak Atlet PON 2028

by Basuki
11 Agustus 2025
544

Wali Kota Pekalongan meresmikan Lapangan Padel pertama di kota tersebut. Fasilitas ini ditargetkan menjadi wadah pembinaan atlet Padel menuju PON 2028.

Ismanto dan istrinya kaget terima tagihan pajak Rp2,8 miliar akibat NIK dicatut.

NIK Dicatut, Buruh Jahit Pekalongan Kaget Dapat Tagihan Pajak Rp2,8 Miliar

by Basuki
9 Agustus 2025
519

Buruh jahit di Pekalongan kaget terima tagihan pajak Rp2,8 miliar akibat NIK dicatut. KPP Pratama klarifikasi, bukan penagihan, tapi verifikasi data.

Pemkab dan DPRD Kabupaten Pekalongan resmi sahkan APBD Perubahan 2025.

APBD Perubahan 2025 Kabupaten Pekalongan Disahkan, Pendapatan Daerah Naik Rp68,35 Miliar

by Basuki
8 Agustus 2025
519

Pemkab dan DPRD Kabupaten Pekalongan sahkan APBD Perubahan 2025. Pendapatan naik Rp68,35 miliar, belanja naik Rp119 miliar, defisit ditutup dari SiLPA 2024.

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
596
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Lentog Tanjung, salah satu kuliner khas Kudus. (Instagram @naha_hanif7/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Kuliner Khas Kudus Kota Kretek yang Wajib Dicoba

22 September 2022
994
Ilustrasi keluarga yang telah menentukan parenting tepat untuk anak meskipun sibuk bekerja. (Unsplash/Harianmuria.com)

Tips Pengasuhan Anak untuk Orang Tua yang Sibuk Bekerja

16 Juli 2023
563

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya