• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sambut 36 Biksu Thudong Internasional, Kota Pekalongan Simbol Toleransi

Basuki by Basuki
3 Mei 2025
in News, Pekalongan
79 1
Para banthe (biksu) Thudong beristirahat sejenak di Klenteng Po An Thian, Kota Pekalongan, dalam rangkaian perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur, Sabtu (3/5/2025).

Para banthe (biksu) Thudong beristirahat sejenak di Klenteng Po An Thian, Kota Pekalongan, dalam rangkaian perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur, Sabtu (3/5/2025).

615
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Sebanyak 36 biksu dari empat negara disambut hangat oleh masyarakat Kota Pekalongan dalam rangkaian perjalanan spiritual Thudong Internasional 2025.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (3/5/2025), dengan titik penyambutan di wilayah Wiradesa dan Biara, yang menjadi lokasi transit para biksu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur.

Thudong adalah perjalanan ritual para bhante (biksu) yang dilakukan dengan berjalan kaki sepanjang ribuan kilometer. Tradisi ini juga dianggap sebagai perjalanan spiritual.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, kehadiran para biksu Thudong merupakan momen istimewa yang menunjukkan semangat toleransi di Kota Batik.

“Kurang lebih sama seperti dua tahun lalu, hanya lokasinya berbeda. Tahun lalu di Kanzuz Sholawat, sekarang di Biara. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tadi kita mulai dari Wiradesa, bahkan kegiatan ini dikawal personel TNI dan Polri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan dukungan lintas sektoral.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kota Pekalongan adalah kota yang sangat toleran. Ini semua berkat dukungan dari Kementerian Agama, Pemerintah Kota, FKUB, dan elemen lainnya. Mudah-mudahan semangat seperti ini terus terjaga agar Pekalongan semakin baik,” tandasnya.

Tahun ini, kehadiran para biksu menjadi lebih semarak karena tidak hanya berasal dari Thailand, tetapi juga dari Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan bahkan Amerika Serikat.

“Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan,” imbuh Wali Kota.

Sementara itu, Penanggung Jawab Thudong Internasional 2025 Prabu Dias menjelaskan, perjalanan dimulai dari Bangkok, Thailand, pada 6 Februari 2025. Para biksu menempuh perjalanan darat sejauh ribuan kilometer melintasi Thailand selama 41 hari, Malaysia selama 29 hari, dan Singapura selama 4 hari, sebelum tiba di Indonesia melalui Batam pada 16 April 2025.

“Setelah istirahat di Batam, kami melanjutkan perjalanan ke Supamahat dan memulai perjalanan ke Candi Borobudur sejak 20 April. Hari ini kami resmi tiba di Pekalongan, dan akan terus berjalan hingga mencapai puncak stupa Borobudur pada 10 Mei 2025 pukul 17.00 WIB,” terang Prabu.

Usai tiba di Borobudur, para biksu akan mengikuti rangkaian prosesi Waisak, termasuk pengambilan air suci di Jumprit, Rasa Manggung, pada 11 Mei, dan prosesi utama Waisak pada 12 Mei. Mereka dijadwalkan berada di Jakarta pada 13 Mei, lalu kembali ke negara masing-masing pada 14 Mei 2025.

Prabu mengaku terharu dengan sambutan luar biasa masyarakat Indonesia. “Di sepanjang jalan, mungkin ada ratusan ribu orang dari berbagai agama menyambut kami dan memberi makanan serta minuman,” tuturnya

“Para banthe sampai bilang,‘Indonesia adalah rumah kedua kami.’ Ini tidak mereka temui di negara lain, bahkan ada yang pernah dirampok saat Thudong,” sambung Prabu.

Khusus di Kota Pekalongan, Prabu menilai penyambutan dilakukan dengan sangat istimewa.

“Forkopimda hadir lengkap, bahkan Pak Wali Kota menyambut langsung. Di sepanjang Pulau Jawa, baru Pekalongan yang menyambut sekomplet ini. TNI, Polri, dan berbagai organisasi lokal turut membantu menjaga dan mendampingi para banthe,” ujarnya.

(FAHRI AKBAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banthebiksuInfo Pekalongankota pekalonganthudongthudong internasional 2025waisak
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Bahlil Sebut Jateng Kunci untuk Tambah Perolehan Kursi Golkar di 2029

Next Post

Pemanfaatan Sumur Minyak Tua Rakyat di Blora Dapat Restu Menteri ESDM

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Sebanyak 22 dapur SPPG di Kota Pekalongan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai standar Badan Gizi Nasional untuk menjamin keamanan pangan.

Penuhi Standar BGN, 22 Dapur SPPG Kota Pekalongan Kantongi SLHS

by Basuki
8 Januari 2026
591

Sebanyak 22 dapur SPPG di Kota Pekalongan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai standar BGN untuk menjamin keamanan pangan.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meninjau penanganan tanggul jebol di Pabean, pastikan pengungsi mulai ditangani.

Wali Kota Pekalongan Pastikan Penanganan Tanggul Jebol Berjalan, Pengungsi Mulai Ditangani

by Basuki
8 Januari 2026
559

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meninjau penanganan tanggul jebol di Pabean. Pemkot bergerak cepat bersama warga, pengungsi mulai ditangani.

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.

Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

by Basuki
7 Januari 2026
595

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.

Stok darah golongan A dan AB di PMI Kota Pekalongan menipis di awal 2026, warga diajak segera donor darah demi menjaga ketersediaan transfusi.

Stok Darah A dan AB Menipis di Awal 2026, PMI Kota Pekalongan Ajak Warga Segera Donor

by Basuki
6 Januari 2026
609

Stok darah golongan A dan AB di PMI Kota Pekalongan menipis di awal 2026. PMI mengajak warga segera donor darah demi menjaga ketersediaan transfusi.

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
532
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

MENERANGKAN: Gerbang pintu masuk ke makam waliyullah Syeikh Saridin. (Istimewa/Harianmuria.com)

Jadi Sosok yang Dianggap Waliyullah, Inilah Para Tokoh Penyebar Agama Islam di Pati

30 Agustus 2022
1.5k
Ilustrasi anak-anak membaca. (Freepik/Harianmuria.com)

Simak Tips untuk Mendorong Minat Baca Buku pada Anak

2 Juni 2023
670

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya