PATI, Harianmuria.com – Sesuai dengan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menetapkan masa kampanye dimulai Rabu, 25 September 2024 hingga Sabtu, 23 November 2024. Para pasangan calon Bupati Pati dan Gubernur Jawa Tengah pun sudah diperbolehkan untuk melakukan orasi dan kampanye untuk menjelaskan visi misi demi kemenangan tanggal 27 November mendatang.
“Mulai hari ini Rabu 25 September sampai nanti tiga hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara adalah masa kampanye,” kata Komisioner KPU Pati, Nusgraheni Yudistaiani.
Sementara itu menanggapi masa kampanye yang telah dimulai, anggota DPRD Pati Jaza Khoerul Sofyan mengajak awak media untuk bersama-sama menjaga kondusifitas. Salah satunya adalah menghindari berita-berita hoax atau palsu karena dikawatirkan bisa memecahbelah ketentraman di masyarakat.
Masuki Masa Pencalonan, DPRD Pati Minta Masyarakat Dewasa Hadapi Perbedaan Pilihan
Menurut pria yang akrab disapa Saprol itu, komunikasi bersama dengan wartawan cukup penting untuk mengajak menjaga kondusifitas dengan memberikan informasi yang akuntabel berdasarkan fakta di lapangan.
“Alhamdulillah sore ini saya silaturahmi bersama beberapa wartawan di ruang pers DPRD Pati. Kita makan bersama. Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin. Apalagi menjelang Pilkada ini, mudah-mudahan media dapat memberikan informasi yang akurat demi kondusifitas,” kata Saprol saat berbincang bersama sejumlah awak media di ruang pers DPRD Pati, Selasa, 24 September 2024.
Saprol menambahkan, pentingnya peranan media dalam memberikan informasi seputar Pilkada. Sebab melalui media itulah, tahapan demi tahapan Pilkada bisa diakses dimana saja dan kapan saja.
Termasuk untuk menginformasikan calon-calon yang maju dalam kontestasi Pilkada untuk bisa melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar peduli dengan masyarakat.
“Jangan sampai ada hoax karena bisa menimbulkan fitnah. Media ini penting karena juga memberikan informasi seputar pelaksanaan Pilkada. Serta background dan visi misi calon bupati dan gubernur demi lahirnya pemimpin Pati yang amanah terhadap rakyat,” imbuh politisi dari partai Golkar itu.
Jika ditemukan adanya berita yang tidak berimbang, wakil rakyat asal Kecamatan Winong itu lantas meminta kepada wartawan yang bersangkutan untuk segera melakukan klarifikasi sebagai pembanding berita yang berimbang. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











