PATI, Harianmuria.com – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 saat ini sudah memasuki masa pencalonan. Tercatat, sudah ada tiga pasangan calon untuk Bupati Pati dan dua calon untuk Gubernur Jawa Tengah.
Menanggapi pesta demokrasi yang semakin dekat, fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Pati mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh organisasi di desa untuk bersama-sama menjaga kondusifitas.
Ketua Fraksi PDI-P Teguh Bandang Waluyo berasalan, sinergi ini penting dilakukan karena seringkali perbedaan pilihan menimbulkan konflik di dalam masyarakat yang memicu terganggunya keamanan dan ketertiban.
Ciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada, DPRD Pati: Tolong Media Jangan Goreng Berita
“Kami DPRD Pati khususnya dari seluruh anggota dari fraksi PDI-P beberapa waktu lalu juga telah melakukan silaturahmi bersama tokoh masyarakat di Kecamatan Tayu. Ini penting dilakukan untuk menjaga kondusifitas selama masa Pilkada,” kata Bandang.
Bandang tidak ingin pesta demokrasi lima tahunan ini terdapat konflik karena masalah beda pilihan. Untuk itu, masyarakat juga diminta olehnya bersikap dewasa dalam menghadapi perbedaan pilihan.
Karena menurutnya, siapapun yang akan terpilih menjadi Bupati nantinya adalah pemimpin masyarakat Pati keseluruhan tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, siapapun yang menjadi Bupati Pati nantinya diharapkan oleh Bandang bisa membawa kemajuan dan langkah positif bagi masyarakat di wilayah ini.
“Beda pilihan itu wajar, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita menyikapi. Toh siapapun yang jadi nantinya akan menjadi pemimpin kita semua warga Pati,” tutup pria asal Tayu itu. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











