• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kacau, 7 Warga Blora Diduga Ditusuk saat Protes Asap Pabrik PT KRI

Sekar Sari by Sekar Sari
15 November 2024
in News, Viral
69 3
Potret luka tusuk yang dialami salah warga Dukuh Kembang, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora saat melakukan protes terkait pencemaran udara PT Kapur Rembang (KRI) pada Rabu malam, 13 November 2024. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

Potret luka tusuk yang dialami salah warga Dukuh Kembang, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora saat melakukan protes terkait pencemaran udara PT Kapur Rembang (KRI) pada Rabu malam, 13 November 2024. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

551
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 7 warga Dukuh Kembang, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, diduga menjadi korban penusukan oleh karyawan PT Kapur Rembang (KRI) saat melakukan protes terkait pencemaran udara pada Rabu malam, 13 November 2024.

Kepala Desa (Kades) Jurangjero, Suwoto, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kronologi penusukan tersebut bermula ketika sejumlah warga setempat meminta agar pihak PT KRI mengecilkan blower agar tidak terlalu menimbulkan asap pembakaran. Pasalnya, para warga menilai asap pembakaran berbau tak sedap tersebut telah mencemari udara di Desa Jurangjero yang hanya berjarak 700 meter dari lokasi pabrik.

“PT KRI membakar pakai batu bara itu ‘kan asapnya luar biasa, pihak warga minta dikecilkan blowernya,” ucap Suwoto pada Kamis, 14 November 2024.

Namun, kata Suwoto, karyawan PT KRI menolak tuntutan warga dan membantah bahwa asap pembakaran pabrik tidak menimbulkan pencemaran udara di desa sekitar. Warga pun mengajak karyawan PT KRI untuk melakukan pembuktian di Desa Jurangjero, tapi ditolak mentah-mentah.

“Terus bercek-cok, tiba-tiba ngambil gunting untuk ditusukkan. Pulang terus laporan ke saya,” jelas Suwoto.

Ia menyebut, ketujuh warga yang menjadi korban penusukan tersebut yaitu Kamid, Nopa, Botol, Agus, Juwair, Wanto, dan Bogi.

“Bogi (luka) di kepala belakang sama kakinya. Terus Nopa pelipis, jahit enam jahitan. Terus yang ditusuk tadi hanya goresan keras, goresan gunting. Terus lainnya kaki, ada yang bahunya,” terang Suwoto.

Usai mendapati ketujuh warganya menjadi korban penusukan, Kades Suwoto kemudian membawa mereka ke RS PKU Blora untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus membuat visum.

“Yang luka ‘kan tujuh orang, tapi yang divisum dua orang. Yang lima itu kepalanya luka, ada foto-fotonya semua dan ada video-video dari PT itu,” paparnya.

Menurut Suwoto, pelaku penganiayaan dengan penusukan tersebut diduga merupakan karyawan dari PT KRI.

“Orang PT KRI, warga asing itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Suwoto berharap agar PT KRI bisa memenuhi permintaan warga Desa Jurangjero. Menurutnya, selama tak ada bau asap pembakaran tidak akan menimbulkan polemik di lingkungan warga setempat.

Ia pun mengaku sejak berdirinya PT KRI yang berlokasi di Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, pada Maret 2024 lalu, pihaknya beberapa kali telah melaporkan ke sejumlah pihak terkait keluhan warga atas asap pembakaran yang berasal dari pabrik tersebut. Menurutnya, asap pabrik yang berbau menyengat seperti belerang telah mengganggu pernapasan warga setempat. Hanya saja, laporan tersebut tidak mendapat respons dari pihak terkait.

“Padahal sudah saya laporkan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Rembang, Blora, provinsi, sampai pusat,” ucap Suwoto.

Akibat peristiwa penusukan itu, sekitar 110 warga Desa Jurangjero mendatangi Polres Rembang untuk melaporkan insiden tersebut. (Lingkar Network | Subekan – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: bloraInfo Blorakorban penganiayaanpenganiayaanPenusukan
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Curah Hujan Rendah, Hasil Tangkapan Nelayan Rajungan di Rembang Merosot

Next Post

Warga Keluhkan Kondisi Sungai Berbau Busuk Akibat Limbah PG Trangkil, DLH Pati: Belum Ada Aduan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
726

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
523

BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora menerima remisi umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Dari jumlah...

Dindukcapil Catat Penduduk Blora Didominasi Usia Kerja Gen Z dan Milenial

Dindukcapil Catat Penduduk Blora Didominasi Usia Kerja Gen Z dan Milenial

by ulfa puspa
15 Agustus 2026
521

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Blora mencatat jumlah penduduk mencapai 932.138 jiwa dan didominasi usia produktif. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan...

Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

by ulfa puspa
12 Agustus 2026
542

BLORA, Harianmuria.com – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Blora, menggandeng Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora memberikan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan. Kepala SKB Kabupaten Blora, Jumini,...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
514
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
726
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Penyanyi Cilik Pati Krishna Sakti Raih Juara 1 Kompetisi di Thailand, Jadi Inspirasi Anak Muda

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Profil Ali Rif’an, Pendiri Sekaligus Direktur Arus Survei Indonesia

Profil Ali Rif’an, Pendiri Sekaligus Direktur Arus Survei Indonesia

25 Januari 2026
608
Kabupaten Blora yang menyimpan keindahan di wisata alamnya. (Instagram @nshoim/Harianmuria.com)

10 Wisata Alam di Blora yang Masih Asri dan Paling Menarik, Wajib Dikunjungi Wisatawan

19 Oktober 2022
1.2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya