• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

ICOPE 2025, Wamentan Sudaryono: Industri Sawit Kuatkan Posisi Tawar Indonesia pada Dunia

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
12 Februari 2025
in News
71 2
Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono membuka International Conference of Oil Palm and Environment (ICOPE) 2025 di Bali. (Istimewa/Harianmuria.com)

Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono membuka International Conference of Oil Palm and Environment (ICOPE) 2025 di Bali. (Istimewa/Harianmuria.com)

561
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BALI, Harianmuria.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono mengajak para pelaku usaha dan pengembang kelapa sawit di dunia untuk meningkatkan produktivitasnya demi memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengembangan sumber energi berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Wamentan Sudaryono pada pembukaan Konferensi Internasional Kelapa Sawit dan Lingkungan atau International Conference of Oil Palm and Environment (ICOPE) 2025 yang berlangsung di Bali, Rabu (12/2/2025).

Mas Dar, sapaan Sudaryono, menekankan pentingnya penelitian untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pengembangan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas kelapa sawit.

“Yang pertama tentu saja saya mendorong dilakukannya penelitian kesuburan. Dan kedua, saya mendorong penelitian pada pengembangan agar memiliki produktivitas tinggi. Dengan begitu, kita dapat secara signifikan meningkatkan produksi kelapa sawit nasional dan internasional,” kata Mas Dar.

Wamentan mengungkapkan, sektor perkebunan dan industri kelapa sawit memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian, baik di tingkat nasional maupun internasional. Peranan industri sawit begitu strategis, sehingga dengan meningkatkan produktivitas akan menguatkan posisi Indonesia sebagai pemain kunci sawit global.

Mas Dar juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki target besar dalam mengembangkan biofuel berbasis kelapa sawit, seperti B14, B15, dan saat ini terus berinovasi dalam pengembangan biofuel dengan target B40.

Menurutnya, ini adalah langkah pemerintah Indonesia untuk menjadikan kelapa sawit sebagai bahan multifungsi yang mendukung ketahanan energi dan ekonomi. Apalagi, lebih dari 60 persen minyak dunia dipasok dari sawit Indonesia.

“Dalam program yang kami jalankan, kami telah berinisiatif melakukan peremajaan (replanting). Langkah ini sangat penting untuk mendorong reformasi peremajaan, terutama di perkebunan besar di mana pohon yang sudah tua telah mencapai akhir masa produktifnya,” paparnya.

Pemerintah, lanjutnya, saat ini fokus pada kesejahteraan petani dan pengusaha baru di sektor pertanian. Itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo untuk menciptakan lebih banyak orang kaya baru melalui sektor pertanian.

“Pak Prabowo mengatakan kepada kami tujuan kita bernegara itu adalah membuat sebanyak-banyaknya orang kaya baru. Artinya yang tidak kaya, tidak sejahtera akan jadi tambah sejahtera. Artinya ada kesejahteraan yang meningkat di antara rakyat itu sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua ICOPE 2025 Jean-Pierre Caliman mengungkapkan, konferensi ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dalam penelitian dan pembangunan sawit berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa perubahan iklim menjadi tantangan besar bagi industri kelapa sawit, dengan dampak gelombang panas ekstrem yang dapat merusak ekosistem dan penyerbuk tanaman yang sangat penting untuk produksi pertanian.

“Perubahan iklim telah menyebabkan suhu global meningkat lebih dari 1,5 derajat Celsius, yang mempengaruhi proses penyerbukan dan kualitas serbuk sari. Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” tutur Jean.

Dalam ICOPE 2025, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara para pemangku kepentingan, termasuk petani kecil, akademisi, dan ekonom lingkungan untuk mendorong sawit yang lebih berkelanjutan di masa depan.

(SUBEKAN – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: ICOPEIndustri sawitkelapa sawitWamentan
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Diperas Oknum Pengacara, Warga Ambarawa Laporkan ke Polda

Next Post

ASN Kudus Wajib Kenakan Pakaian Adat dan Caping Kalo Tiap Tanggal 23

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Petani hutan sosial di Blora segera mendapat pupuk subsidi setelah Kementerian Pertanian berkomitmen memasukkan mereka dalam RDKK.

Masuk RDKK, Petani Hutan Sosial Blora Segera Dapat Pupuk Subsidi dari Kementan

by Basuki
30 Oktober 2025
553

Petani hutan sosial di Blora segera mendapat pupuk subsidi setelah Kementerian Pertanian berkomitmen memasukkan mereka dalam RDKK. Wabup Rini berharap program ini terealisasi pada 2026.

Wamentan Sebut Kualitas dan Pengolahan Padi di Jateng Terbaik, Jadi Contoh Provinsi Lain

Wamentan Sebut Kualitas dan Pengolahan Padi di Jateng Terbaik, Jadi Contoh Provinsi Lain

by Basuki Rahardjo
20 Maret 2025
529

Wamentan RI Sudaryono menyebut wilayah Jateng dapat menjadi contoh provinsi lain, karena dapat menyerap kebutuhan padi dengan baik.

Wamentan Sudaryono Gandeng TNI Kawal Harga Gabah Petani Rp6.500

Wamentan Sudaryono Gandeng TNI Kawal Harga Gabah Petani Rp6.500

by Basuki Rahardjo
19 Februari 2025
555

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono menegaskan pentingnya peran TNI dalam mengawal serapan gabah kering panen (GKP) di lapangan untuk memastikan tingkat produksi dan harga tetap stabil.

Berhenti sejak 2018, Operasional Stasiun Pompa Tambakromo Pati bakal Difungsikan Kembali

Berhenti sejak 2018, Operasional Stasiun Pompa Tambakromo Pati bakal Difungsikan Kembali

by Sekar Sari
5 Agustus 2024
593

PATI, Harianmuria.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Pati dengan meninjau Stasiun Pompa Tambakromo yang berada di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati,...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
729
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Menguatkan Profesi Farmasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Menguatkan Profesi Farmasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

12 Mei 2024
568
Resto MVR Kudus: Destinasi Wisata Keluarga Terlengkap dengan Hotel, Waterboom, dan Outbond

Resto MVR Kudus: Destinasi Wisata Keluarga Terlengkap dengan Hotel, Waterboom, dan Outbond

28 Juni 2025
709

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya