• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Bukan Hanya Hubungan Seksual LSL, Penyakit Cacar Monyet Dapat Menular Semua Orang

Sekar Sari by Sekar Sari
22 Agustus 2022
in News
85 4
Bukan Hanya Hubungan Seksual LSL, Penyakit Cacar Monyet Dapat Menular Semua Orang | Harianmuria
682
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Pada 19 Agustus 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kasus cacar monyet  atau monkeypox di temukan di wilayah DKI Jakarta. Mengutip dari Kompas.com, penyintas yang merupakan seorang lelaki berusia 27 tahun terkonfirmasi sebelumnya memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

Penyakit yang sempat dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai penyebab dari kasus karena hubungan seksual laki-laki dengan sesama jenis (LSL) atau gay ini nyatanya juga dapat menjangkit siapapun. Meskipun demikian, banyaknya kasus cacar monyet paling banyak ditemui pada komunitas gay dan biseksual tersebut.

Sebagaimana yang telah dimuat di Webmd.com, seorang ahli penyakit menular Northwestern Medicine, Robert L. Murphy mengatakan jika cacar monyet bukanlah penyakit menular seksual, melainkan penyebarannya dapat terjadi dari kontak fisik melalui lesi atau kontak eranya saja.

 Dokter umum Jakarta Timur, dr. Tania Savitri mengungkap jika cacar monyet merupakan penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh hewan (virus zoonis), kasus ini pertama kali ditemukan pada 1958 di daerah Afrika Tengah dan Barat.

Berawal dari penelitian yang dilakukan instansi kesehatan yang sengaja mengumpulkan kera untuk dipelihara di laboratorium pada 1958. Namun kasus pertama yang menjangkit manusia dimulai pada 1970 di daerah Kongo, Afika Selatan. Kasusnya pun kian meluas hingga 2022 dengan rincian sebagai berikut:

Pada 2003 ada 47 kasus di Amerika Serikat, pada 2003 ada 3 kasus di Inggris, pada 2018 ada satu kasus di Israel, pada 2019 ada 1 kasus di Singapura, dan pada 2022 ada 4 kasus di Inggris. Data ini diambil dari Centers of Diseases Control and Prevention (CDC), yang menghimpun banyaknya kasus cacar monyet menyerang manusia.

Namun kesalahpahaman tersebut terlanjur mempengaruhi masyarakat, Juru Bicara Kemenkes, Syahril mengungkap jika semua orang dapat beresiko tertular cacar monyet.

“Kita lakukan pada kelompok tertentu, tapi pada semua orang yang mempunyai risiko, pada pasien-pasien itu dan kita tidak ingin membuat pada suatu kesalahpahaman pada masyarakat,” katanya mengutip dari Halopedeka.com.

Meskipun hingga kini penyakit cacar monyet belum ditemukan pengobatannya, namun setidaknya beberapa gejala dapat diidentifikasikan. Sebagaimana yang dijelaskan Badan Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Kemenkes RI, gejalanya yaitu:

  • Demam akut lebih dari 38oC
  • Pembesaran kelenjar getah bening (limfadenopati)
  • Nyeri oto (myalgia)
  • Sakit punggung
  • Sakit kepala
  • Lesi cacar atau benjolan berisi air ataupun nanah pada seluruh tubuh
  • Kelemahan tubuh (athenia)

Sebagai langkah preventif penyebaran virus ini, beberapa langkah di bawah ini dapat dilakukan agar diri sendiri dan keluarga terlindungi, yaitu

  1. Usahakan hindari kontak langsung dengan hewan yang tengah positif terjangkit virus terutama dari daerah awal ditemukannya cacar monyet
  2. Hindari juga lokasi-lokasi atau spot dimana hewan tersebut sering berkeliaran
  3. Pisahkan pasien yang terjangkit cacar monyet dengan pasien yang terindikasi mudah tertular
  4. Cuci tangan yang benar setelah terpaksa melakukan kontak fisik dengan hewan maupun manusia terinfeksi
  5. Kenakan alat pelindung diri (APD) setiap kali melakukan kontak fisik dengan hewan maupun manusia terinfeksi
  6. Masaklah daging dengan matang dan benar. (Lingkar Network | Harianmuria.com)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Cacar MonyetGayKemenkesLSLmonkeypox
SummarizeShare49SendShare
Previous Post

Dindakop UKM Rembang Siapkan Pedagang Tempati Kota Pusaka Lasem

Next Post

Fasilitas Penyokong Pemeliharaan Lampu Jalan Dinilai Kurang, Dsihub Pati: Butuh Crane

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Penggalakan Eliminasi TBC, Puskesmas Plantungan Kendal Disambangi Kemenkes

Penggalakan Eliminasi TBC, Puskesmas Plantungan Kendal Disambangi Kemenkes

by ulfa puspa
29 September 2026
668

KENDAL, Harianmuria.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Bank Dunia berkunjung ke Puskesmas Plantungan, Kabupaten Kendal untuk program eliminasi tuberculosis (TBC) di Indonesia, Selasa, 29 September 2026. Rombongan...

Rencanakan Puskesmas Kragan 2 Jadi Rumah Sakit, Rembang Minta Dukungan Kemenkes

Rencanakan Puskesmas Kragan 2 Jadi Rumah Sakit, Rembang Minta Dukungan Kemenkes

by ulfa puspa
31 Agustus 2026
584

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengajukan tiga usulan dukungan peningkatan fasilitas kesehatan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tiga usulan yang disampaikan yakni pengadaan MRI (Magnetic Resonance Imaging), pembangunan...

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

by Rosyid
6 Agustus 2026
537

SEMARANG, Harianmuria.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya bakteri Escherichia Coli (E. coli) pada sejumlah sampel makanan dalam kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di...

Sepanjang Januari–Agustus 2025, Kudus mencatat 115 kasus HIV, terbanyak dari kelompok lelaki seks lelaki (LSL).

Kudus Catat 115 Kasus HIV dalam 8 Bulan, Didominasi Kelompok Menyimpang LSL

by Basuki
18 September 2025
535

Sepanjang Januari–Agustus 2025, Kudus mencatat 115 kasus HIV, terbanyak dari kelompok lelaki seks lelaki (LSL). KPA Kudus imbau masyarakat lakukan pemeriksaan dini untuk pencegahan.

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
633
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD Blora Tambah Gedung Baru Senilai Rp8,4 Miliar

RSUD Blora Tambah Gedung Baru Senilai Rp8,4 Miliar

17 Januari 2026
628
Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

26 Februari 2025
613

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya