PEKALONGAN, Harianmuria.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan terus mengakselerasi penambahan peserta, khususnya segmen pekerja bukan penerima upah (BPU), melalui penguatan peran agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).
Langkah ini ditempuh untuk memperluas jangkauan kepesertaan di sektor pekerja informal yang masih sangat potensial.
Agen Perisai Kunci Perluasan Kepesertaan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Widhi Asti Aprillia Nia, menjelaskan bahwa capaian akuisisi di wilayah Pekalongan belum optimal karena minimnya keterlibatan agen Perisai yang memiliki jaringan kuat di masyarakat. Menurutnya, relasi sosial para agen menjadi kunci penting dalam perluasan kepesertaan.
“Kami butuh Perisai yang punya akses ke komunitas seperti ketua nelayan, kelompok ojek, atau paguyuban becak. Kalau masuk lewat mereka, akuisisinya bisa besar,” tegas Widhi dalam diskusi bersama wartawan, Jumat, 5 Desember 2025.
Fee Agen Perisai Kini Lebih Menarik
Widhi mengungkapkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan kini memberikan fee operasional dalam bentuk nominal rupiah, berbeda dari sebelumnya yang menggunakan persentase iuran. Ini menjadi daya tarik tambahan bagi agen Perisai untuk lebih agresif mengajak pekerja mendaftar.
“Ketika agen berhasil mengakuisisi dan pekerjanya rutin membayar iuran, fee-nya terus berjalan. Waktu saya di Gorontalo, ada agen Perisai yang fee-nya sampai di atas Rp10 juta,” katanya.
Meski begitu, jumlah agen produktif di Pekalongan saat ini masih terbatas. “Yang akuisisinya bagus baru dua agen,” tambahnya.

Potensi BPU Masih Sangat Luas
Meski demikian, Widhi menilai potensi pengembangan sangat besar karena tingkat Universal Coverage Jaminan Sosial (UCJ) Pekalongan masih rendah, sehingga peluang menjaring peserta baru terbuka lebar.
Widhi mendorong para calon agen dan mitra untuk menyasar kelompok tani, gapoktan, hingga komunitas lain yang belum tersentuh.
“Potensi BPU kita luas. Teman-teman bisa masuk ke petani, lihat siapa ketuanya, lalu tawarkan kepesertaan. Akuisisi pertama akan kami dampingi, selanjutnya bisa mandiri,” paparnya.
Di akhir sesi, Widhi bahkan membuka peluang bagi para wartawan untuk turut menjadi agen Perisai.
“Sekalian mengumpulkan berita, sekalian jadi agen juga boleh,” katanya
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











