KUDUS, Harianmuria.com – Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menarik minat investor untuk dikembangkan menjadi berbagai fasilitas komersial. Beberapa di antaranya adalah lahan eks Gedung Ngasirah, Taman Bojana, hingga bangunan eks SMP 3 Kudus.
Aset-aset tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk pembangunan pusat perbelanjaan, restoran, hingga hotel berbintang. Pemerintah daerah membuka peluang kerja sama melalui skema sewa lahan.
Lahan eks Gedung Ngasirah yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, kini tengah dalam proses pengembangan. Area tersebut akan dibangun menjadi pusat perbelanjaan dan hiburan modern oleh investor PT Matahari Mas Putra asal Solo.
Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai sekitar Rp17 miliar, dengan nilai sewa lahan sebesar Rp545,3 juta. Lahan seluas kurang lebih 9.600 meter persegi itu direncanakan akan dibangun tiga gedung yang mencakup fasilitas pertemuan, gerai ritel, hingga area bermain.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menyampaikan bahwa proses pembangunan di lokasi tersebut masih berlangsung.
“Proyek pembangunan di lahan ex Gedung Ngasirah saat ini masih proses,” kata Djati Solechah, Kamis, 26 Maret 2026.
Sementara itu, bangunan eks SMP 3 Kudus di Jalan dr. Loekmono Hadi juga akan dimanfaatkan kembali setelah lama terbengkalai. Lokasi tersebut direncanakan menjadi restoran cepat saji, dan saat ini telah memasuki tahap pembongkaran awal.
Djati menjelaskan, nilai sewa lahan untuk aset tersebut sebesar Rp78 juta per tahun dengan masa sewa awal selama lima tahun. Investor memiliki opsi untuk melanjutkan kerja sama hingga tiga periode berikutnya.
“Berdasarkan hasil penilaian KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) itu disewa dalam jangka waktu 5 tahun atau satu periode. Lalu investor ini dapat hak eksklusif untuk bisa melanjutkan sewa selama tiga periode berikutnya, dengan kenaikan harga sewa sesuai inflasi sekitar 15 persen per periode,” ungkapnya.
Selain itu, kawasan Taman Bojana yang berada di sekitar Alun-alun Simpang Tujuh Kudus juga mulai diminati investor. Lokasi tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi hotel berbintang dengan skema kerja sama sewa lahan, serupa dengan proyek lainnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











