GROBOGAN, Harianmuria.com – Masyarakat Kabupaten Grobogan antusias mengikuti Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bersubsidi. Layanan kesehatan yang digelar di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada Senin, 31 Agustus 2026 ini tercatat diikuti 1.000 warga.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Grobogan, Endah Yuli Ratnawati, menuturkan layanan kesehatan ini merupakan program agar warga mendapatkan vaksin pencegah kanker leher rahim dengan biaya lebih terjangkau.
Vaksinasi ini merupakan bagian dari program Sejuta Vaksin untuk ASN dan Keluarga yang diselenggarakan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bekerja sama dengan Loka POM Grobogan dan Dinkes Grobogan.
“Hari ini ada kegiatan vaksinasi HPV kerja sama dengan Loka POM Grobogan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dalam rangka sejuta vaksin untuk ASN dan keluarga yang penyelenggaranya adalah Korpri,” kata Endah.
Menurutnya harga normal vaksin HPV dapat mencapai jutaan rupiah untuk satu kali pemberian. Melalui program ini, masyarakat kini bisa memperoleh vaksin HPV dengan harga yang lebih terjangkau karena mendapat subsidi.
“Biasanya harganya bisa mencapai jutaan untuk satu kali vaksin. Disubsidi oleh Korpri sehingga harganya dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujarnya.
Program tersebut menyasar perempuan usia 10 tahun ke atas. Vaksin HPV diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap kanker leher rahim atau kanker serviks yang disebabkan oleh infeksi HPV.
“Untuk sasarannya mulai dari 10 tahun ke atas untuk wanita. Vaksin HPV ini sebagai pencegahan terhadap kanker leher rahim pada wanita,” jelasnya.
Pemberian vaksin dilakukan dalam tiga dosis. Dosis pertama dan kedua diberikan dengan jarak satu bulan, sedangkan dosis kedua menuju dosis ketiga berjarak tiga bulan.
Pelaksanaan di Aula Dinkes Grobogan kali ini merupakan pemberian dosis kedua sekaligus membuka vaksinasi dosis pertama untuk batch kedua. Sebelumnya, vaksinasi telah dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Grobogan.
“Pertama kali dulu dilakukan di Pendopo Kabupaten Grobogan, yang kedua di Dinkes. Kita membuka pelayanan dosis satu batch kedua,” ungkap Endah.
Untuk mempercepat pelayanan terhadap 1.000 peserta, Dinkes Grobogan mengerahkan 23 bidan dari tiga puskesmas. Para tenaga kesehatan itu membantu proses vaksinasi sehingga pelayanan terhadap peserta dapat berjalan lebih lancar.
Tak hanya melalui program Korpri, Dinkes Grobogan juga telah menjalankan vaksinasi HPV bagi anak usia sekolah melalui bidang pengendalian penyakit. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pencegahan infeksi HPV sejak usia sekolah.
Sementara itu, Endah mengungkap peluang pelaksanaan batch ketiga vaksinasi HPV masih terbuka. Namun, kepastian pelaksanaannya masih menunggu animo masyarakat dan kebijakan Korpri pusat.
“Sementara ini belum ada info untuk batch ketiganya, mungkin nanti menunggu animo dari masyarakat dan tergantung dari Korpri pusat untuk pelaksanaannya,” kata Endah.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Utia Lil











