Grobogan, Harianmuria.com – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Grobogan memberangkatkan 30 atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Forki Jawa Tengah 2026.
Kompetisi karate bertajuk Piala Bambang Raya itu digelar pada Sabtu–Minggu, 4–5 April 2026, di GOR Paku Bumi, Kabupaten Magelang.
Kontingen Grobogan akan bersaing dengan ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah pada kejuaraan yang dikenal ketat dan penuh talenta muda berbakat.
Prosesi pelepasan atlet dan ofisial berlangsung di kompleks Alun-Alun Purwodadi, Jumat, 3 April 2026 siang.
Ketua Forki Grobogan, Andry Fajar Irianto, mengatakan pihaknya tidak memasang target medali tertentu namun menegaskan bahwa kontingen Grobogan berangkat dengan tekad kuat untuk menjadi juara umum.
“Kami berangkatkan 30 atlet, targetnya juara umum,” ujarnya.
Andry menekankan pentingnya kedisiplinan para atlet selama mengikuti pertandingan, termasuk menjaga kekompakan dan saling membimbing antarlevel usia maupun perguruan.
“Ingat, kalian harus disiplin. Senior harus membimbing yang junior. Di sini tidak ada perguruan, kita semua Forki Grobogan,” tegasnya.
Kejurprov Forki Jateng 2026 ini dipandang sebagai panggung penting untuk mengukur kualitas dan jam terbang atlet.
Andry menjelaskan bahwa agenda tahunan tersebut sekaligus menjadi try out bagi karateka Grobogan yang telah mengantongi tiket Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Forki Grobogan sudah meloloskan atlet pada tujuh kelas di Porprov mendatang. Untuk kategori putri, masing-masing ada kelas -55 kg, -68 kg, dan +68 kg. Sementara untuk putra ada kelas -75 kg, -67 kg, -60 kg, serta nomor Kata Perorangan Putra.
Selain atlet-atlet unggulan, pihaknya juga mengikutsertakan karateka potensial untuk menambah pengalaman bertanding di level provinsi.
“Kami memberikan ruang bagi karateka Grobogan untuk merasakan atmosfer Kejurprov Jateng. Ini agenda tahunan yang sangat kompetitif untuk mengasah mental bertanding,” tambah Andry.
Jurnalis: Ahmad Abror











