BLORA, Harianmuria.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1, Kabupaten Blora, konsisten menyajikan menu daging sapi minimal satu kali dalam sepekan bagi para penerima manfaat.
Demi menjaga kualitas, pihak pengelola SPPG bahkan memilih membeli sapi hidup yang kemudian disembelih secara mandiri.
Komitmen Sejak Awal Operasional Dapur
Kepala yayasan pengelola SPPG Ngawen 1 Blora, Febrian Candra, menegaskan bahwa komitmen penyajian menu daging sapi mingguan telah ditetapkan bahkan sebelum dapur mulai beroperasi.
“Kami di SPPG Ngawen 1 berkomitmen memberikan menu daging sapi satu minggu sekali untuk memberikan variasi menu bergizi,” ujar Febrian Candra, Kamis, 18 Desember 2025.
SPPG Ngawen 1 sendiri mulai beroperasi sejak 4 Agustus 2025, dan komitmen tersebut terus berjalan hingga kini. Kebijakan itu mendapat respons sangat positif dari guru dan penerima manfaat di sekolah.
Baca juga: SPPG Ngawen 1 Blora Sembelih Sapi Sendiri, Kualitas Menu MBG Dipuji Anggota DPR
Gunakan Sapi Premium, Olahan Variatif
Dalam setiap penyajian, SPPG Ngawen 1 menerapkan pengolahan daging sapi yang bervariasi agar anak-anak tidak bosan. Seluruh menu juga dihitung kandungan gizinya oleh ahli gizi agar nilai nutrisi tetap terjaga.
“Setiap minggu olahan daging sapi kami buat berbeda. Untuk kualitas, kami memilih sapi premium dan melibatkan orang yang paham memilih sapi terbaik, lalu disembelih di tempat pemotongan,” jelas Candra.
Jika stok daging dari sapi yang dibeli kurang mencukupi, pihak dapur baru menambah daging dari pasar. Namun, hanya bagian daging yang digunakan tanpa jeroan.
Layani 3.740 Siswa dan 241 Kelompok B3
Saat ini, SPPG Ngawen 1 melayani 3.740 siswa. Melalui komitmen penyajian daging sapi, pihak pengelola berharap kebutuhan protein anak sekolah dapat terpenuhi secara optimal.
“Tujuan kami mendukung program pemerintah pusat sesuai niat awal, yaitu pemenuhan gizi anak sekolah,” tegas Candra.
Selain siswa, SPPG Ngawen 1 juga melayani 241 penerima manfaat dari kelompok B3: ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita (non-PAUD).

Daging Sapi Efektif Atasi Masalah Gizi
Ahli Gizi SPPG Ngawen 1, Novianti Lestari, menjelaskan konsumsi daging sapi sangat penting bagi anak usia pertumbuhan karena mampu memenuhi kebutuhan gizi makro dan mikro.
“Gizi makro seperti protein dibutuhkan dalam jumlah besar, sementara gizi mikro seperti vitamin dan mineral juga sangat penting. Konsumsi daging sapi mampu memenuhi kedua nutrisi itu,” jelas Novianti.
Ia menambahkan, daging sapi sebagai daging merah memiliki kualitas protein terbaik dan dapat membantu menekan angka anemia, yang umumnya dialami ibu hamil.
“Di SPPG Ngawen 1 ini, penerima manfaat kelompok B3 mencapai 214 orang. Konsumsi daging sapi secara rutin sangat membantu,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki











