• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Mirip Sarangan, Waduk Greneng Blora Simpan Potensi Wisata yang Belum Tergarap

Basuki by Basuki
28 Desember 2025
in Blora, News
74 2
Waduk Greneng Blora menyimpan potensi wisata alam mirip Sarangan, tapi belum digarap oleh pemerintah.

Pengunjung menikmati panorama Waduk Greneng dengan perahu wisata. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

584
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Waduk Greneng yang berada di Dukuh Greneng, Desa/Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, memiliki potensi besar sebagai sumber pengairan pertanian sekaligus destinasi wisata alam.

Waduk ini berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Blora dan memiliki luas kurang lebih 64 hektare. Hamparan air yang luas dengan panorama perbukitan di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.

Namun hingga kini, pengelolaannya dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Potensi Wisata Belum Dilirik Pemda

Menurut salah satu pengelola perahu wisata di Waduk Greneng, Sujaedi, keberadaan waduk tersebut masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah daerah.

“Kalau tantangannya ya itu, BBWS Pemali Juana dan Pemkab Blora kelihatannya masih melihat waduk ini sebelah mata,” ujar Sujaedi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Hingga saat ini, fungsi utama waduk masih difokuskan sebagai sumber pengairan lahan pertanian warga. Kendati demikian, waduk tersebut juga dimanfaatkan sebagai wisata air sederhana.

Wisata Perahu dan Potensi Perikanan

Sujaedi mengelola 20 unit perahu yang disewakan kepada pengunjung dengan tarif Rp20 ribu per hari. Perahu-perahu tersebut umumnya digunakan wisatawan untuk memancing atau sekadar berkeliling waduk.

“Banyak yang datang untuk mancing, bahkan ada yang dari Solo. Kalau keliling waduk bisa sampai ke seberang, lewat Dukuh Kelapanan dan Dukuh Ngasinan,” jelas Sujaedi, yang berasal Kecamatan Ngawen dan telah menetap di sekitar Waduk Greneng sejak 1991.

Selain itu, Waduk Greneng juga menyimpan potensi perikanan yang cukup melimpah, seperti ikan tombro, nila, patin, bawal, hingga udang berukuran besar. Namun, potensi tersebut masih bersifat alami dan belum dikembangkan melalui sistem budi daya.

“Masih alami semua. Padahal kalau dikembangkan, potensinya sangat besar,” tambahnya.

Wisatawan: Mirip Sarangan Versi Sederhana

Wisatawan menilai Waduk Greneng memiliki panorama alam yang menarik. Hal itu diungkapkan Fitriana, wisatawan asal Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, yang kerap berkunjung ke waduk tersebut.

“Menurut saya bagus, pemandangannya hampir mirip Sarangan, tapi versi sederhana. Bisa dibilang Sarangan-nya Blora,” ujar Fitriana.

Waduk Greneng Blora menyimpan potensi wisata alam mirip Sarangan, tapi belum dilirik oleh pemerintah untuk digarap maksimal.
Panorama Waduk Greneng di Desa/Kecamatan Tunjungan, Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Perlu Pembenahan Fasilitas dan Penataan

Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi, di antaranya keterbatasan sinyal komunikasi, minimnya penghijauan, penataan kawasan yang belum rapi, serta kebersihan yang belum optimal.

“Masih kurang hijau dan kurang tertata. Kebersihannya juga perlu ditingkatkan,” katanya.

Fitriana menilai Waduk Greneng merupakan pilihan wisata yang terjangkau dan cocok untuk melepas penat karena lokasinya yang relatif jauh dari keramaian kota.

Ia berharap ke depan kawasan waduk dapat ditata lebih baik, dilengkapi penghijauan di area tepian, fasilitas pendukung wisata, hingga pembangunan restoran atau penginapan yang memanfaatkan panorama waduk.

“Kalau ada resto atau fasilitas yang lebih bagus, pasti akan semakin narik,” tuturnya.

Baik pengelola maupun wisatawan berharap BBWS Pemali Juana dan Pemkab Blora dapat memberikan perhatian lebih agar potensi besar Waduk Greneng dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorakabupaten bloraWaduk Grenengwisata Blora
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Pertanian Modern di Blora: TnjFarm Panen 600 Melon Hidroponik di Lahan Terbatas

Next Post

Spot Foto Kincir Angin Percantik Wisata Linggo Asri Pekalongan, Jadi Magnet Libur Tahun Baru 2026

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

by Rosyid
18 Agustus 2026
545

BLORA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1 miliar dari Bank Jateng. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui...

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

by utia
18 Agustus 2026
530

BLORA, Harianmuria.com - Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen hingga Selasa, 18 Agustus 2026 belum selesai dikerjakan. Padahal proyek tersebut ditargetkan harus selesai pada 14 Juli 2026 sesuai kontrak atau...

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
669

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
521

BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora menerima remisi umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Dari jumlah...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
669
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pulau Panjang Jepara menjadi destinasi favorit untuk healing berkat pasir putih, laut tenang, dan suasana alami yang menenangkan.

Pulau Panjang Jepara, Destinasi ‘Healing’ Favorit dengan Pasir Putih dan Laut Tenang

6 Desember 2025
627
Kabupaten Blora yang menyimpan keindahan di wisata alamnya. (Instagram @nshoim/Harianmuria.com)

10 Wisata Alam di Blora yang Masih Asri dan Paling Menarik, Wajib Dikunjungi Wisatawan

19 Oktober 2022
1.2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya