BLORA, Harianmuria.com – Kodim 0721/Blora mencatat 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora telah melakukan transaksi sejak resmi beroperasi pada 16 Mei 2026. Tercatat rata-rata omzet harian setiap gerai mencapai Rp600 ribu hingga Rp1,2 juta.
Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf. Maningsun mengatakan setiap gerai memiliki omzet berbeda-beda tergantung pada kondisi dan ketersediaan barang yang tersedia. Menurutnya, beras, minyak goreng dan LPG subsidi jadi komoditas yang paling banyak dicari.
“Kalau secara rata-rata per hari omzetnya sekitar Rp1,2 juta. Namun, itu naik turun dan tergantung barang yang tersedia,” kata Maningsun, Jumat, 28 Agustus 2026.
Ia juga mengungkapkan dari 295 KDKMP yang telah berbadan hukum di Kabupaten Blora, sebanyak 233 titik telah terbangun 100 persen. Dari jumlah tersebut, baru 55 titik yang telah melakukan transaksi dan beroperasi sejak dilakukan launching serentak pada 16 Mei 2026.
Sementara 178 titik lainnya secara fisik telah selesai dibangun. Namun masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana serta distribusi barang dari pihak Agrinas sebelum dapat beroperasi.
“Nanti juga akan dilakukan launching secara serentak lagi,” bebernya.
Lebih lanjut, Maningsun mengakui ketersediaan stok menjadi salah satu kendala yang masih ditemui pada KDKMP yang telah beroperasi. Pasalnya, ketika persediaan barang menipis atau habis, pihaknya perlu meneruskan laporan tersebut kepada pihak terkait agar segera dilakukan pengisian di gerai kembali.
“Kalau stok barang di KDKMP sudah menipis bahkan habis, harapannya bisa segera diisi ataupun dikirim,” ujarnya.
Ia berharap seluruh KDKMP yang telah dibangun dapat segera beroperasi sehingga aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan dapat semakin berkembang.
Selain itu, dari total 295 KDKMP, masih terdapat 62 titik yang belum terbangun karena masih menunggu kesiapan lahan dan proses perizinan.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan lahan tersebut. Setelah persyaratan administrasi dan lokasi dinyatakan memenuhi ketentuan, usulan pembangunan akan dilaporkan kepada pihak Agrinas.
“Harapannya akhir tahun ini 295 koperasi merah putih di Blora dapat terbangun dan beroperasi sesuai target pemerintah pada akhir 2026,” harapnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Sekar











