• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Jalan Kepoh-Balong Rusak Parah, Warga Minta Pemkab Blora Lakukan Perbaikan

Rosyid by Rosyid
26 Mei 2026
in Blora, News
70 1
Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang rusak parah. (Hanafi/Harianmuria.com)

Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang rusak parah. (Hanafi/Harianmuria.com)

549
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 12 kilometer.

Meski beberapa tahun lalu sempat mendapat anggaran revitalisasi berupa pengecoran di sejumlah titik, hingga kini sebagian besar ruas jalan masih belum layak dilalui. Warga menyebut sekitar 90 persen jalan dalam kondisi rusak, berlubang, berbatu, serta dipenuhi kubangan saat musim hujan.

Seorang pengguna jalan, Wahyu, mengaku kecewa karena perbaikan jalan dinilai berjalan lambat dibanding wilayah lain di Kabupaten Blora.

“Jalan selatan juga sudah banyak yang dicor, disini sampai sekarang tidak selesai-selesai. Ini kak jalan kabupaten,” ujarnya, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi jalan semakin menyulitkan masyarakat ketika hujan turun. Jalan berubah menjadi berlumpur dan licin sehingga membahayakan pengguna kendaraan.

“Setiap hari lewat jalan ini menuju ke Randublatung Antar anak sekolah, siapa yang gak jengkel,” imbuhnya.

Wahyu berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sesuai janji yang pernah disampaikan.

“Dulu Bupati juga sempat ke sini, tapi sampai sekarang ya belum ada (perbaikan),” katanya.

“Iya, saya tahu efisiensi. Tapi jalan yang lain saja dibantu, di sini tidak. Kalau tidak viral ya tidak dibantu,” tandasnya.

Keluhan serupa disampaikan warga Desa Kepoh lainnya, Mbah Jo. Ia mengatakan kerusakan jalan kerap menyebabkan pengendara terjatuh, terutama bagi pengguna jalan yang tidak memahami kondisi medan.

“Mereka yang bukan orang sini tidak kenal medan, jadi banyak yang jatuh,” ujarnya.

Minimnya penerangan jalan pada malam hari juga dinilai memperburuk situasi dan membuat aktivitas warga menjadi terbatas.

“Kasihan itu kalau malam-malam ada yang sakit harus ke rumah sakit, sudah gelap, jalan rusak, orang disini banyak yang mengeluh,” katanya.

Ia berharap pemerintah setidaknya melakukan pemerataan dan pengerasan jalan agar lebih aman dilintasi warga.

“Minimal rata tidak jeglong-jeglong, meski bukan aspal ataupun cor,” pungkasnya.

Perbaikan Jalan Terdampak Efisiensi Anggaran

Sementara itu, Kepala Desa Kepoh, Yulianto, membenarkan kondisi kerusakan jalan tersebut. Ia menegaskan ruas jalan itu merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Blora sehingga pemerintah desa tidak memiliki kemampuan anggaran untuk melakukan perbaikan besar.

“Biasanya setiap tahun kami juga bisa tambal sulam dengan grosok di titik yang kami anggap sangat tidak layak. Namun, tahun ini benar-benar tiarap karena pemangkasan anggaran yang luar biasa,” jelasnya.

Menurut Yulianto, pemerintah desa kerap menerima keluhan warga terkait kondisi jalan tersebut. Namun keterbatasan anggaran membuat penanganan belum bisa maksimal.

“Kami juga sudah jawab apa adanya terkait adanya efisiensi, namun, namanya juga orang banyak ada yang paham dan mengerti tetapi ada juga yang tidak paham,” sambungnya.

Ia menyebut dari total panjang jalan sekitar 12 kilometer, baru sekitar 1,5 kilometer yang telah dicor. Sisanya masih dalam kondisi rusak.

“Begitulah kondisinya, kami sendiri tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya.

Diketahui, kebijakan efisiensi anggaran tahun ini berdampak pada pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora. Anggaran infrastruktur disebut mengalami pemangkasan hingga Rp279 miliar dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, alokasi pembangunan jalan di Blora mencapai sekitar Rp300 miliar.

Jurnalis: Hanafi
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BloraBlora Hari Inijalan rusak
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Hari Terakhir Makan Rumput, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Kudus Dipastikan Sehat

Next Post

Bupati Blora Lirik Lahan Hutan UGM untuk Bangun Kawasan Industri

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

by Rosyid
18 Agustus 2026
523

BLORA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1 miliar dari Bank Jateng. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui...

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

by utia
18 Agustus 2026
523

BLORA, Harianmuria.com - Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen hingga Selasa, 18 Agustus 2026 belum selesai dikerjakan. Padahal proyek tersebut ditargetkan harus selesai pada 14 Juli 2026 sesuai kontrak atau...

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
549

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
521

BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora menerima remisi umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Dari jumlah...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
549
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
531
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ACARA : Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat ( Istimewa I Harianmuria.com )

Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

25 Oktober 2022
552
Desa Karangmulyo Kendal Difogging Usai 5 Anak Dilaporkan Demam Dengue

Desa Karangmulyo Kendal Difogging Usai 5 Anak Dilaporkan Demam Dengue

8 Mei 2026
565

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya