• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Jalan Kepoh-Balong Rusak Parah, Warga Minta Pemkab Blora Lakukan Perbaikan

Rosyid by Rosyid
26 Mei 2026
in Blora, News
72 2
Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang rusak parah. (Hanafi/Harianmuria.com)

Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang rusak parah. (Hanafi/Harianmuria.com)

568
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Kondisi jalan penghubung Dukuh Balong, Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menuju Desa Kepoh, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 12 kilometer.

Meski beberapa tahun lalu sempat mendapat anggaran revitalisasi berupa pengecoran di sejumlah titik, hingga kini sebagian besar ruas jalan masih belum layak dilalui. Warga menyebut sekitar 90 persen jalan dalam kondisi rusak, berlubang, berbatu, serta dipenuhi kubangan saat musim hujan.

Seorang pengguna jalan, Wahyu, mengaku kecewa karena perbaikan jalan dinilai berjalan lambat dibanding wilayah lain di Kabupaten Blora.

“Jalan selatan juga sudah banyak yang dicor, disini sampai sekarang tidak selesai-selesai. Ini kak jalan kabupaten,” ujarnya, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi jalan semakin menyulitkan masyarakat ketika hujan turun. Jalan berubah menjadi berlumpur dan licin sehingga membahayakan pengguna kendaraan.

“Setiap hari lewat jalan ini menuju ke Randublatung Antar anak sekolah, siapa yang gak jengkel,” imbuhnya.

Wahyu berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sesuai janji yang pernah disampaikan.

“Dulu Bupati juga sempat ke sini, tapi sampai sekarang ya belum ada (perbaikan),” katanya.

“Iya, saya tahu efisiensi. Tapi jalan yang lain saja dibantu, di sini tidak. Kalau tidak viral ya tidak dibantu,” tandasnya.

Keluhan serupa disampaikan warga Desa Kepoh lainnya, Mbah Jo. Ia mengatakan kerusakan jalan kerap menyebabkan pengendara terjatuh, terutama bagi pengguna jalan yang tidak memahami kondisi medan.

“Mereka yang bukan orang sini tidak kenal medan, jadi banyak yang jatuh,” ujarnya.

Minimnya penerangan jalan pada malam hari juga dinilai memperburuk situasi dan membuat aktivitas warga menjadi terbatas.

“Kasihan itu kalau malam-malam ada yang sakit harus ke rumah sakit, sudah gelap, jalan rusak, orang disini banyak yang mengeluh,” katanya.

Ia berharap pemerintah setidaknya melakukan pemerataan dan pengerasan jalan agar lebih aman dilintasi warga.

“Minimal rata tidak jeglong-jeglong, meski bukan aspal ataupun cor,” pungkasnya.

Perbaikan Jalan Terdampak Efisiensi Anggaran

Sementara itu, Kepala Desa Kepoh, Yulianto, membenarkan kondisi kerusakan jalan tersebut. Ia menegaskan ruas jalan itu merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Blora sehingga pemerintah desa tidak memiliki kemampuan anggaran untuk melakukan perbaikan besar.

“Biasanya setiap tahun kami juga bisa tambal sulam dengan grosok di titik yang kami anggap sangat tidak layak. Namun, tahun ini benar-benar tiarap karena pemangkasan anggaran yang luar biasa,” jelasnya.

Menurut Yulianto, pemerintah desa kerap menerima keluhan warga terkait kondisi jalan tersebut. Namun keterbatasan anggaran membuat penanganan belum bisa maksimal.

“Kami juga sudah jawab apa adanya terkait adanya efisiensi, namun, namanya juga orang banyak ada yang paham dan mengerti tetapi ada juga yang tidak paham,” sambungnya.

Ia menyebut dari total panjang jalan sekitar 12 kilometer, baru sekitar 1,5 kilometer yang telah dicor. Sisanya masih dalam kondisi rusak.

“Begitulah kondisinya, kami sendiri tidak bisa berbuat banyak,” pungkasnya.

Diketahui, kebijakan efisiensi anggaran tahun ini berdampak pada pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora. Anggaran infrastruktur disebut mengalami pemangkasan hingga Rp279 miliar dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu, alokasi pembangunan jalan di Blora mencapai sekitar Rp300 miliar.

Jurnalis: Hanafi
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BloraBlora Hari Inijalan rusak
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Hari Terakhir Makan Rumput, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Kudus Dipastikan Sehat

Next Post

Bupati Blora Lirik Lahan Hutan UGM untuk Bangun Kawasan Industri

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
550

BLORA, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora meminta Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan diri terhadap wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak otomatis naik kelas pada tahun...

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
526

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
523

BLORA, Harianmuria.com – SMP Negeri 1 Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mendapatkan alokasi anggaran revitalisasi Rp1,9 miliar tahun anggaran 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dengan...

Pemkab Rembang Tangani Jalan Rusak dengan Anggaran Rp35,5 Miliar Tahun Ini

Pemkab Rembang Tangani Jalan Rusak dengan Anggaran Rp35,5 Miliar Tahun Ini

by utia
16 Oktober 2026
520

REMBANG, Harianmuria.com - Pembangunan maupun pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Rembang tahun ini mendapat dukungan anggaran dengan total sekitar Rp35,5 miliar, tepatnya Rp35.531.147.957,46. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Penggalakan Eliminasi TBC, Puskesmas Plantungan Kendal Disambangi Kemenkes

Penggalakan Eliminasi TBC, Puskesmas Plantungan Kendal Disambangi Kemenkes

29 September 2026
668
Ilustrasi Ayah dan anak. (Freepik/Harianmuria.com)

Menguak Pentingnya Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

4 Juni 2023
615

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya