• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

Sekar Sari by Sekar Sari
20 Oktober 2022
in Artikel, Lifestyle
536 11
Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

4.2k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

4. Dingklil Oglak Aglik

Selain bermain congklak, anak-anak zaman dahulu seringkali menghabiskan waktunya memainkan permainan dingklik oglak aglik. Istilah itu diambil dari cara menirukan bangku (dhingklik) yang keadaannya mudah goyah dan hampir roboh (oglak aglik).

Permainan ini hanya bisa dilakukan oleh minimal 3 anak dalam satu kelompok, lebih bagusnya lagi jika anggotanya memiliki postur tumbuh hampir sama atau seumuran. Sebab permainan ini yang dibutuhkan adalah kekompakan dan keseimbangan agar dhingklik yang dibuat tidak hancur.

Adapun cara memainkannya,  yaitu semua pemain harus berdiri saling berhadapan dan melingkar dengan menggandeng tangan sampingnya. Lalu orang pertama (A) akan masuk diantara dua orang yang lain (B dan C) sampai semuanya dalam posisi saling membelakangi.

Kemudian satu persatu meletakkan salah satu kakinya menggantung di atas tangan yang masih saling menggandeng. Setelah semua kaki saling bertumpukan di tengah, para pemain akan bertepuk tangan dan memutar sambil menyanyikan lagu dhingklik oglak oglik, yen kecelik adang gogik, yu yu mbakyu mangga dhateng pasar blanja, leh olehe napa, jenang jagung enthok-enthok jenang jagung, enthok-enthok jenang jagung, enthok-enthok jenang jagung.

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja? | Harianmuria
(YouTube/Harianmuria.com)

5. Jamuran

Biasanya di sore banyak anak berkumpul ke lapangan untuk bermain bersama. Dari semua jenis permainan tradisional, jamuran menjadi salah satu yang sering dimainkan. Sedangkan cara bermainnya misalnya ada 15 anak yang mengikuti  permainan akan saling pingsut atau suit jari sampai ditemukan pemain yang kalah.

Kemudian para pemenang akan memutari yang kalah sambil bergandengan tangan membentuk lingkaran dan menyanyikan sebuah lagu.

Jamuran ya gege thok, jamur apa, yo gege thok, jamur gajih mbejijih sa ara-ara, sira mbadhe jamur apa?

Setelah lagu selesai dinyanyikan, pemain yang ditengah akan menyebutkan salah satu nama jamur. Lalu dia akan menggelitik semua teman yang mengelilinganya. Jika ada yang tidak tahan dan tertawa, orang itulah yang akan menggantikan posisinya di tengah atau pengganti pancer.

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja? | Harianmuria
(YouTube/Harianmuria.com)

Dan masih banyak lagi permainan tradisional yang kini seolah hanya tinggal namanya saja. Diantaranya seperti ular naga panjang, bakiak, egrang, engklek, setenan, dan masih banyak lagi. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bola BekelCongklakCublak-cublak SuwengDingklil Oglak AglikJamuranPermainan TradisionalPermainan Tradisional jawa Tengah
SummarizeShare303SendShare
Previous Post

Bekali Manajemen Operasional, PMI Jepara Agendakan Program Pembinaan Sopir Ambulans di Tiap Desa

Next Post

Musrenbang di Dukuhseti, Camat Minta Kades Hati-hati Kelola Dana Desa

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

SERU: Anak-anak akan berlaga di lomba bathok saat Festival Dolanan Anak di Taman Dolanan KBPW Kudus pada Jumat (29/12/2023). (Ihza Fajar/Harianmuria.com)

Festival Dolanan Anak 2023 di Kudus Tanamkan Pendidikan Karakter lewat Permainan Tradisional

by Sekar Sari
30 Desember 2023
544

Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) yang tengah mengadakan Festival Dolanan Anak 2023. Kegiatan berlangsung dua hari tanggal 28-29...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
508
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
517
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • Anak PMI asal Gresik, Adil (kiri) bersama petugas KBRI di Malaysia Shohenudin. (Dok. pribadi)

    Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

3 Maret 2026
568
Dalam Suluk Maleman edisi 165, Anis Ba'asyin ingatkan penguasa bahwa rakyat bukan musuh, melainkan raksasa tidur yang bisa meledak jika ketidakadilan terus terjadi.

Suluk Maleman Edisi 165: Rakyat bukan Musuh

22 September 2025
549

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya