BLORA, Harianmuria.com – Bupati Blora Arief Rohman meminta kepada seluruh OPD, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan lebih awal di tahun 2023 ini.
“Kami minta lelang-lelang proyek yang bisa dilaksanakan lebih awal, segera dilakukan. Pembangunan harus dilakukan lebih awal, utamanya pembangunan perawatan jalan raya. Jangan sampai jendol di akhir tahun. Tinggalkan kebiasaan lama! Apalagi lebaran semakin maju. April nanti sudah lebaran,’’ tegas Bupati Arief, di sela-sela penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2023 kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (6/1).
Penyerahan DPA 2023 tersebut dilakukan di Balai Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban yang dirangkaikan dengan peresmian sejumlah proyek pembangunan 2022. Salah satunya peresmian Jalan Panolan-Ketuwan, dan Panolan-Klagen yang baru selesai dibangun akhir Desember lalu.
Bupati Arief Rohman pun mendesak DPUPR Kabupaten Blora untuk segera melaksanakan tender dan juga memperbaiki kerusakan yang ringan dengan anggaran perawatan. Menurutnya, saat ini masyarakat telah lama menantikan kelanjutan pembangunan di Kabupaten Blora.
Untuk itu, dirinya meminta kepada OPD agar responsif dalam memberikan tanggapan dan menjelaskan tahapan pembangunan yang sedang disusun pemerintah kepada warga Blora.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Blora juga melakukan penandatanganan kontrak proyek pembangunan jalan kabupaten ruas Kunduran-Todanan yang akan segera dilaksanakan pada bulan Januari ini.
“Alhamdulillah sudah ada proyek pembangunan jalan yang bisa kita mulai awal. Salah satunya ini ruas Kunduran – Todanan. Kondisinya masih ada kerusakan panjang, sehingga kita berharap sebelum lebaran nanti sudah selesai karena Januari ini akan segera dimulai pembangunannya. Kita berharap proyek lainnya juga terus mengikuti,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DPUPR Blora, Samgautama Karnajaya menyampaikan, untuk pembangunan jalan kabupaten ruas Kunduran – Todanan tahun 2023 ini melanjutkan pembangunan tahun 2022 namun dengan anggaran APBD 2023.
“Kali ini dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2023. Pembangunan ruas jalan lainnya juga sedang kita siapkan dokumennya agar bisa segera dilakukan tender,” sebutnya. (Lingkar Network | Harianmuria.com)











