REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rembang menggelar Rapat Koordinasi (rakor) dengan puluhan instansi yang akan ambil bagian dalam Mall Pelayanan Publik (MPP), Senin (14/11).
Pertemuan itu guna Kaepala Bidang PTSP pada DPMPTSP, Budiyono mengatakan pertemuan tersebut dilakukan guna mempersiapkan soft launching MPP oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz pada 22 November 2022 mendatang.
Sedangkan pada 1 Desember 2022 akan ada launching serenyak secara nasional oleh Presiden Joko Widodo bersama puluhan MPP dari berbagai kabupaten/ kota lainnya di Istana Negara.
“Setelah dilaunching oleh Bupati, otomatis masyarakat sudah bisa memanfaatkan MPP untuk berbagai urusan,” katanya.
Dalam rakor tersebut dijelasnkannya, DPMPTSP sebagai penyelenggara MPP mendapat sejumlah masukan dari calon mitra. Salah satunya terkait jam pelayanan MPP.
“Masukannya tadi misalnya soal tata tertib, yang awalnya rencana sampai jam 3 sore mesin antrian ditutup. Tapi tadi karena pertimbangan waktu, mesin antrian ditutup jam 2. Setelah itu pelayanan tetap diteruskan sampai pengambil antrian terakhir terlayani,” ungkapnya.
Selain tentang jam pelayanan, para calon mitra juga memberikan masukan tentang pembahasan nota kesepakatan.
Ia pun mengungkap bahwa mulai Selasa (14/11), pegawai dari 20 Instansi yang ambil bagian di MPP akan mulai mempersiapkan gerai-gerai yang ditempati. Mitra bisa melakukan uji coba pelayanan agar saat mulai dibuka tidak ada trouble.
“Ada kesempatan untuk menanamkan software di masing-masing komputer. Termasuk kita juga minta support Kominfo terkait jaringan internet yang untuk publik dan yang sifatnya privat,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkelanjutan sejak dibukanya MPP. Harapannya MPP bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. (Lingkar Network | R Teguh Wibowo – Harianmuria.com)











