• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Targetkan Panen Padi Hingga 1 Juta Ton, Grobogan Kuatkan Penerapan Metode PM-AAS

utia by utia
2 Oktober 2026
in Grobogan, News, Politik dan Pemerintahan
71 2
Gerakan Tanam Bersama dengan metode PM-AAS digelar di lahan sawah Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Rabu (30/9/2026). (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

Gerakan Tanam Bersama dengan metode PM-AAS digelar di lahan sawah Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Rabu (30/9/2026). (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

565
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Grobogan menargetkan produksi padi mencapai 1 juta ton dalam sekali masa tanam. Salah satu langkah mewujudkna target tersebut adalah melalui penguatan penerapan metode Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS). 

Metode tersebut dinilai dapat mempercepat masa tanam, menekan biaya produksi, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi. Gerakan Tanam Bersama dengan metode PM-AAS digelar di lahan sawah Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, Grobogan, Rabu, 30 September 2026. 

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, Arif Surahman, mengatakan penerapan PM-AAS menjadi bagian dari upaya mempercepat tanam dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, secara nasional pada musim tanam hingga Desember ditargetkan penanaman mencapai 1 juta hektar. Sementara untuk Grobogan, alokasi penanaman mencapai sekitar 7.800 hektar dan target tersebut disebut telah tercapai.

“Benih telah tersalurkan dan selanjutnya dilaksanakan penanaman. Dukungan pembukaan saluran irigasi juga menjadi faktor positif dalam penerapan metode PM-AAS,” ujarnya.

Arif menjelaskan, PM-AAS bukan sekadar pola tanam, tetapi mengintegrasikan berbagai teknik pertanian untuk menghemat biaya, mempercepat proses tanam dan meningkatkan hasil produksi.

Metode tersebut juga telah diuji coba di 12 provinsi. Berdasarkan hasil uji coba, rata-rata produksi mencapai sekitar 10,4 ton per hektar, bahkan di sejumlah lokasi mampu mencapai sekitar 12 ton per hektar.

“Tujuan utama penerapan metode PM-AAS adalah meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta pendapatan dan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Di Grobogan, penerapan pertanian modern juga diarahkan pada penggunaan teknologi tanam yang lebih efisien. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Wakid Mutowal menyebut sistem tanam benih langsung (Tabela) maupun penggunaan drum seeder diharapkan mampu mempercepat proses tanam sekaligus mengurangi kebutuhan tenaga kerja.

Ia mengatakan peran penyuluh pertanian menjadi penting dalam memastikan teknologi tersebut dapat diterapkan secara tepat oleh petani. Saat ini, satu penyuluh di Grobogan rata-rata memiliki wilayah binaan tiga hingga empat desa.

“Kita melalui kerja keras dan sinergi seluruh penyuluh pertanian menargetkan produksi padi tahun depan mencapai 1 juta ton,” katanya.

Tak hanya padi, Pemkab Grobogan juga mulai mendorong diversifikasi komoditas. Salah satunya melalui pengembangan kedelai yang ditanam di sela-sela tanaman jagung.

Untuk 2027, pemerintah daerah merencanakan pengembangan budidaya kedelai seluas 5.000 hektar.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Grobogan Bidang Sosial, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kukuh Prasetyo Rusady, yang mewakili Bupati Grobogan, menegaskan transformasi pertanian menjadi kebutuhan untuk menjaga ketahanan pangan.

“Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk mendorong transformasi pertanian konvensional menuju pertanian modern yang produktif, efisien, berdaya saing dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, target swasembada pangan tidak dapat dicapai pemerintah sendirian. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha hingga masyarakat.

“Diperlukan langkah strategis melalui pendampingan kepada petani, peningkatan infrastruktur pertanian, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta pengembangan sistem pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita grobogan hari iniBerita Grobogan TerkiniPM-AAS
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Analis Apresiasi Prabowo Perkuat Perspektif Keamanan Pembangunan dengan Pelantikan Listyo Sigit Prabowo di KSP

Next Post

Program MBG di Kudus Sentuh 6 Ribu Kelompok 3B

utia

utia

Berita Terkait

Grobogan Raih Tiga Penghargaan JDIH Sekaligus, Bupati Tekankan Pengelolaan Dokumentasi

Grobogan Raih Tiga Penghargaan JDIH Sekaligus, Bupati Tekankan Pengelolaan Dokumentasi

by utia
5 Oktober 2026
529

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten Grobogan meraih tiga penghargaan dalam ajang Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun...

Kerjakan Proyek Drainase, Grobogan Uji Coba Lalu Lintas 2 Arah di Jalan R Suprapto

Kerjakan Proyek Drainase, Grobogan Uji Coba Lalu Lintas 2 Arah di Jalan R Suprapto

by utia
1 Oktober 2026
562

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten Grobogan mulai melakukan uji coba penerapan arus lalu lintas (lalin) dua arah di Jalan R. Suprapto. Percobaan ini dilakukan seiring dengan proyek drainase...

Karhutla Marak Terjadi saat Kemarau di Grobogan, Mayoritas Dipicu Kelalaian Manusia

Karhutla Marak Terjadi saat Kemarau di Grobogan, Mayoritas Dipicu Kelalaian Manusia

by utia
23 September 2026
548

GROBOGAN, Harianmuria.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai marak terjadi di Kabupaten Grobogan. Musim kemarau panjang tahun ini membuat kondisi lahan semakin kering dan mudah terbakar. Kabid...

15 Jabatan Lurah Kosong, DPRD Kota Semarang Sorot Pelayanan Publik

223 dari 273 Desa di Grobogan Bersiap Gelar Pilkades Tahun Ini

by utia
15 September 2026
538

GROBOGAN, Harianmuria.com - Sebanyak 223 dari total 273 desa di wilayah Kabupaten Grobogan tengah melakukan persiapan untuk menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun ini. Kabid Pemerintahan Desa Dispermades...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tradisi Meron Sukolilo Pati sebagai bentuk pagelaran memperingati Maulid Nabi. (YouTube/Harianmuria.com)

Mengulik Sejarah dan Makna Budaya Meron, Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Sukolilo Pati

3 Oktober 2022
1.3k
Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

23 Juni 2025
684

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya