SEMARANG, Harianmuria.com — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) menegaskan komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional serta memperketat pengawasan lalu lintas komoditas impor.
Langkah ini menjadi momentum penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di kantor induk, Senin (17/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Karantina Jawa Tengah, Riswan Lasibo, menyampaikan bahwa pengetatan lalu lintas komoditas ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
"Saya kira umur 81 ini sudah cukup bagi bangsa Indonesia untuk terus bergerak ke depan. Kami, Balai Karantina Jawa Tengah dan Indonesia, tentu saja akan terus mendukung program pemerintah, salah satunya menuju Indonesia Emas dan juga menuju kedaulatan pangan Indonesia," ujar Riswan usai memimpin upacara di kantor induk, Semarang, Senin (17/8/2026).
Sebagai langkah nyata, Karantina Jawa Tengah mendukung penuh upaya Barantin Indonesia dalam mengawasi keluar masuknya barang di jalur perdagangan internasional agar tidak disalahgunakan.
Pengetatan ini sekaligus menjadi benteng pencegahan masuknya hama penyakit, seperti pada penanganan dugaan penggunaan sertifikat karantina palsu tepung kedelai asal Tiongkok di Pelabuhan Tanjung Emas baru-baru ini.
Tak hanya itu, Karantina Jawa Tengah dalam waktu dekat bakal membangun instalasi karantina hewan di Kota Cilacap guna mempermudah tempat pembongkaran dan pemeriksaan impor sapi dari Australia.
"Jadi ini akan mempersingkat waktu logistik atau penerimaan sapi dari Australia ke Indonesia. Selain efisiensi, nanti Balai Karantina Jateng akan dibentuk subservis yang dilengkapi dengan laboratorium. Sehingga saat sapi masuk dari Australia akan dikarantina dan diperiksa, setelah itu bisa langsung kita distribusikan ke tempat distribusinya," ungkap Riswan.
Ditambahkan Riswan bahwa peran Karantina Jawa Tengah sangat krusial dalam menjaga kelayakan produk pangan yang beredar di tengah masyarakat.
"Itu sudah jadi kewaijban kita untuk menjaga barang yang masuk maupun keluar dari Jawa Tengah itu terbebas dari hama penyakit, apakah itu tumbuhan, hewan, dan turunanya maupun produk-produk makanan lainya, kita balai karantina menjadi garda terdepan untuk melakukan bio security keamanan terhadap pangan tersebut sehingga bisa layak konsumsi untuk masyarakat," tegasnya.
Editor: Asih











